Home » Top News » Informasi Jakarta Berpenduduk 42 Juta Jiwa Di Luruskan Dinas Dukcapil Pemprov DKI Jakarta

Informasi Jakarta Berpenduduk 42 Juta Jiwa Di Luruskan Dinas Dukcapil Pemprov DKI Jakarta

dito 28 Nov 2025 295

NasionalPos.com, Jakarta-

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta meluruskan informasi yang beredar terkait klaim populasi Jakarta yang mencapai 42 juta jiwa.

 

Dinas Dukcapil DKI Jakarta menegaskan angka tersebut bukan jumlah penduduk resmi Jakarta, melainkan prediksi populasi fungsional versi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menggambarkan mobilitas harian masyarakat di wilayah metropolitan Jakarta.

Jumlah 42 juta jiwa merujuk pada Penduduk Fungsional (De Facto), yaitu jumlah orang yang melakukan aktivitas sehari-hari di Jakarta, termasuk komuter dari kota dan kabupaten penyangga.

Sementara, jumlah penduduk resmi Jakarta yang tercatat dalam administrasi kependudukan jumlahnya jauh lebih kecil.

Namun, berdasarkan data resmi Penduduk Administratif (De Jure) yang dirilis Dinas Dukcapil DKI Jakarta pada Semester I Tahun 2025, jumlah penduduk DKI Jakarta sebanyak 11.010.514 jiwa. Data tersebut dihitung berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang terdaftar resmi dan beralamat di Jakarta.

Baca Juga :  Mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi Berdendang di Acara Silaturahmi dan Diskusi Tokoh Budayawan di Tegal

Angka inilah yang menjadi acuan pemerintah dalam penyusunan kebijakan serta perencanaan layanan publik, dan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto memaparkan, jutaan orang datang ke Jakarta untuk bekerja, sekolah, kuliah, berbisnis, berobat, hingga mengurus layanan publik setiap hari. Mereka berasal dari delapan wilayah penyangga, yaitu Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

Mobilitas besar inilah yang membuat Jakarta terasa jauh lebih padat dibanding jumlah penduduk resminya,” ujar Denny, Jumat, 29/11/2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Update Data Corona (10/1/2022) Jumlah Pasien Positif 4.266.649 Orang dan Meninggal 144.136 Orang

Untuk itu, sambung Denny menjelaskan, adanya dua pendekatan data kependudukan yang sering digunakan dalam laporan internasional. Data PBB menggambarkan jumlah orang yang beraktivitas di wilayah Jakarta beserta kawasan sekitarnya. Pendekatan ini digunakan lembaga internasional dan estimasi metropolitan, yang menghasilkan angka 42 juta jiwa berdasarkan aktivitas harian, bukan penduduk ber-KTP Jakarta. Pendekatan ini bersifat de facto, yaitu berdasarkan siapa saja yang berada di area Jakarta.

Sebaliknya, Data Dukcapil mengacu pada data resmi negara yang menghitung penduduk ber-NIK Jakarta.

“Pendekatan ini bersifat de jure karena hanya mencatat mereka yang sah terdaftar sebagai penduduk Jakarta sesuai administrasi kependudukan.” Tandas Deny.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wawako Lubuk Linggau Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas Cereme Taba

Admin Redaksi

27 Feb 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi bersama tim melaksanakan Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Karya II, Kelurahan Cereme Taba, Jumat (27/2/2026). Dalam sambutannya, H. Rustam Effendi mengungkapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk menjalankan ibadah puasa hari kesembilan, bahkan ada yang sudah memasuki hari kesepuluh, serta dapat melaksanakan …

BAPERMEN Menduga Adanya Praktik Mafia Tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Solok

Primadoni,SH

26 Feb 2026

Kabupaten Solok, Nasionalpos .com – Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN) kembali mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang berada di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional pada Senin, 23 Februari 2026. Kedatangan ini merupakan yang kedua kalinya, guna mempertanyakan kepastian hukum atas proses penerbitan sertifikat tanah yang telah diajukan …

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat Hadir rapat paripurna 2026

Admin Redaksi

26 Feb 2026

Nasionalps.com/Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau dalam rangka penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Lubuk Linggau Tahun 2026, dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama antara Wali Kota dan DPRD Kota Lubuk Linggau, Senin (26/1/2026). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau, Yulian Effendi. …

Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi jajaran Bank Syariah

Admin Redaksi

26 Feb 2026

NasionalpsLUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Kota Lubuk Linggau, Rabu (25/2/2026). Dalam audiensi tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau ke depan akan menjajaki berbagai bentuk kolaborasi bersama BSI, khususnya di sektor kesehatan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan di …

Opini Maladministrasi 2025, Pemkab Pesisir Selatan Raih Kualitas Sedang

Primadoni,SH

25 Feb 2026

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com  — Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim menerima secara langsung perwakilan Ombudsman Republik Indonesia dalam rangka penyampaian opini hasil penilaian maladministrasi tahun 2025 terhadap Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, dan menjadi bagian dari agenda resmi evaluasi pelayanan publik …

Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi Bank BSI, Bahas Kolaborasi Bersama Bank BSI LUBUK LINGGAU-Wali

Admin Redaksi

25 Feb 2026

Nasionalpos.com/LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Kota Lubuk Linggau, Rabu (25/2/2026). Dalam audiensi tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau ke depan akan menjajaki berbagai bentuk kolaborasi bersama BSI, khususnya di sektor kesehatan. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pelayanan di …

x
x