Ini Bukti Kasus Munarman Sarat Politik, Noel Dicopot Dari Komut BUMN

- Editor

Kamis, 24 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azis Yanuar, Pengacara Munarman

Azis Yanuar, Pengacara Munarman

NasionalPos.com, Jakarta – Tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar menilai pencopotan Ketua relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer atau Noel dari komisaris utama PT Mega Eltra menjadi bukti adanya kepentingan politik dalam kasus kliennya. Sebab, Noel dicopot setelah menjadi saksi meringankan terhadap Munarman.

Diketahui, pada Rabu (23/2/2022)) Noel sempat menjadi saksi atas kasus dugaan terorisme dengan terdakwa Munarman  di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Belakangan Noel dicopot dari posisinya selaku Komut PT Mega Eltra atau anak perusahaan BUMN PT Pupuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahwa dengan dicopotnya Immanuel Ebenezer dari jabatan Komisaris Utama di anak usaha BUMN diduga hanya karena hadir sebagai saksi yang meringankan klien kami semakin membuktikan hukum di Indonesia khususnya terhadap klien kami diduga adalah jelas 1.000% ditunggangi oleh kepentingan politik yang zalim, diskriminasi, penuh rekayasa, fitnah dan melanggar HAM,” kata Aziz dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3/2022).

Baca Juga :   Anies Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Dalam Penamaan Fasilitas Publik di Pantai Kita dan Pantai Maju

Aziz menandaskan bahwa sejatinya kehadiran Immanuel sebagai saksi yang meringankan dalam sidang Munarman dinilai hak konstitusional warga negara yang dijamin konstitusi. Ia menambahkan peradilan yang baik semestinya dilaksanakan tanpa unfair trial, diskriminasi, rekayasa, fitnah, dan pelanggaran HAM.

“Bahwa dengan demikian semakin terang benderang rakyat dan masyarakat serta umat tahu siapa dalang dan biang kerok kriminalisasi ulama dan aktivis serta mafia perusak hukum dan makelar konflik yang menginginkan Indonesia terus gaduh,” jelas Azis.

Untuk itu, Azis memberikan ultimatum kepada pihak yang dinilai merampas hak konstitusional bangsa.

Baca Juga :   Politisi PKS Desak Tanggung Jawab Kementerian BUMN Atas Dugaan Bocornya 15 Juta Data Nasabah BSI

“Kami mengultimatum kepada tangan-tangan jahat untuk berhenti melakukan tindakan-tindakan yang melawan, merampas, dan memperkosa hak-hak konstitusional anak bangsa, dan kami menyerukan untuk seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu menjaga keutuhan dan kedamaian NKRI,” ujarnya.

Sebelumnya, Noel menyatakan pencopotannya dari jabatan komisaris utama PT Mega Eltra terkait adanya dendam di lingkaran Jokowi dan erkaitan pula dengan dirinya yang menjadi saksi meringankan Munarman.

“Saya lihat motifnya saya lihatnya ada dendam di lingkaran Jokowi terhadap saya, pintu masuknya kasus Munarman gitu, dan Munarman pun dituntut 8 tahun, tuntutannya 8 tahun, kalau Munarman benar-benar teroris, Munarman akan dihukum mati atau hukuman setidaknya seumur hidup,” kata Noel pada Rabu (23/3/2022) kemarin. (*)

Loading

Berita Terkait

492 Catar Akpol Gladi Bersih Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi
MENDALAMI NASIB BANGSA KEDEPAN (Sebuah Perenungan Obyektif).
Dua Narapidana dari Lapas kelas IIA Jember di pindahkan ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi.
PDIP Bakal Pertimbangkan Usung Kaesang Pada Pilkada Jateng 2024
Diduga Kepengurusan Yayasan Trisakti Bikinan Pemerintah, Melakukan Pembohongan Publik”
Keputusan PKS Pasangkan Anies-Sohibul, Dianggap Partai Gerindra Itu Belum Pasti
Ating Rusnatim Cocok Mendampingi Ruhimat di Pilkada Subang
Soal Tawaran Cawagub, Pakar Menilai Posisi PKS di Pilkada Jakarta Strategis

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 14:07 WIB

492 Catar Akpol Gladi Bersih Tes Akademik dan Asesmen Mental Ideologi

Selasa, 9 Juli 2024 - 21:52 WIB

MENDALAMI NASIB BANGSA KEDEPAN (Sebuah Perenungan Obyektif).

Sabtu, 6 Juli 2024 - 06:28 WIB

Dua Narapidana dari Lapas kelas IIA Jember di pindahkan ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Selasa, 2 Juli 2024 - 20:52 WIB

PDIP Bakal Pertimbangkan Usung Kaesang Pada Pilkada Jateng 2024

Minggu, 30 Juni 2024 - 13:41 WIB

Diduga Kepengurusan Yayasan Trisakti Bikinan Pemerintah, Melakukan Pembohongan Publik”

Rabu, 26 Juni 2024 - 22:14 WIB

Keputusan PKS Pasangkan Anies-Sohibul, Dianggap Partai Gerindra Itu Belum Pasti

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:29 WIB

Ating Rusnatim Cocok Mendampingi Ruhimat di Pilkada Subang

Selasa, 18 Juni 2024 - 20:33 WIB

Soal Tawaran Cawagub, Pakar Menilai Posisi PKS di Pilkada Jakarta Strategis

Berita Terbaru