Home / Ekonomi

Rabu, 16 Februari 2022 - 21:53 WIB

Kementan: Di Tengah Pandemi, Indonesia Kembali Ekspor Telur Tetas Ayam ke Myanmar

NasionalPos.com,JakartaKementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan apresiasi terhadap pelaku usaha yang terus melakukan peningkatan ekspor di tengah pandemi. Hal tersebut disampaikan oleh Nasrullah, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (16/02/2022).

“Üpaya yang dilakukan oleh para pelaku usaha ini tentunya sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk mendorong peningkatan ekspor”, kata Nasrullah. Ia katakan, di tengah pandemi saat ini ekspor komoditas peternakan Indonesia tumbuh positif dan mampu menembus pasar internasional ke-97 negara.

Ia sampaikan, Setelah kemarin Kementan melepas ekspor perdana Suplemen Pakan Ternak PT. Nutricell ke Denmark. Sebelumnya PT. Intama Taat Anugerah, kembali melakukan ekspor Telur Tetas Final Stock (HE FS) Layer (Ayam Petelur) Strain ISA Brown ke Negara Myanmar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor komoditas peternakan tahun 2021 tercatat senilai USD 1 Miliar atau setara Rp. 15,1 triliun. Menurut Nasrullah, hasil ini apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 (YoY) meningkat sebesar 11,94%. “Pertumbuhan ini melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 3,69%”, tambahnya.

Baca Juga  Pembekalan Danseskoal Kepada Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke- 60 TA.2022

“Dengan adanya program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (GRATIEKS), kami targetkan pertumbuhan nilai ekspor peternakan pada tahun 2024 naik 300% menjadi 1,9 Milyar USD atau setara Rp27 triliun ke 100 Negara tujuan,” ungkap Nasrullah.

Sementara itu, bertempat di penetasan telur (hatchery) Direktur Utama PT Intama Taat Anugerah, Tjandra Srimulianingsih menyampaikan, pelepasan pengiriman Telur Tetas Final Stock (HE FS) Layer Strain ISA Brown ke Negara Myanmar sebanyak 30.000 butir telur telah dilakukan pada Jumat (11/02). Tjandra menyampaikan terima kasih karena ditengah kasus semakin meningkatnya kembali covid-19, dipermudah proses perijinan, sehingga dapat segera melakukan ekspor HE ke Myanmar.
PT Intama Taat Anugerah merupakan salah satu unit usaha dari Taat Indah Bersinar Group, dimana usahanya meliputi pembibitan ayam kampung jenis KUB-2, pembibitan ayam petelur (layer), dan penetasan telur (hatchery).
“Seperti kita ketahui bersama, Negara Myanmar sebagai salah satu Negara di ASIA yang sangat membutuhkan banyak suplai akan telur karena keterbatasan produksi dalam negeri akan hasil peternakan,” kata Tjandra.
Tidak hanya Negara Myanmar, lanjutnya, Negara ASIA lainnya juga bisa dijadikan peluang bagi Negara Indonesia untuk meningkatkan nilai ekspornya terkait hasil peternakan ini. Perlu kerjasama dari berbagai pihak untuk dapat merealisasikannya. Dukungan dari Pemerintah, sudah kami rasakan betul dalam meningkatkan nilai ekspor produk peternakan.

Baca Juga  Harga Minyak Terus Naik, Ancaman Defisit Perdagangan Masih Nyata

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Subang, Bambang Suhendar menyampaikan, kinerja dari PT Intama Taat Anugerah perlu diapresiasi. “Di tengah kondisi kasus covid-19 yang kembali meningkat, justru PT. Intama Taat Anugerah dapat melakukan ekspor ke Myanmar”, ujar Bambang.

“Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir, kedepan Negara-negara lain bisa dijadikan target pasar oleh Intama, dan ekspor ke Myanmar terus berlanjut untuk dapat meningkatkan devisa Negara,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Garuda Indonesia

Ekonomi

Utang BUMN Jatuh Tempo Tahun Ini, Garuda Harus Bayar 500 Juta Dollar AS
Haji

Ekonomi

Pemerintah Buka Penerbangan Umroh Mulai 1 November 2020
victor edit

Megapolitan

Raihan WTP Pemprov DKI Jakarta Bisa Jadi Budaya di Daerah Lain
foodstation edit

Ekonomi

Omzet Puluhan Juta di Jakarta Fair 2022 Diraih PT Food Station Tjipinang Jaya
1a24dda3 542a 407e 8ff9 2c8d7deaf153

Ekonomi

BI Umumkan Posisi Cadangan Devisa Per Akhir Februari 2019
Mendag Agus Suparmanto

Ekonomi

Mendag Yakin RCEP Beri Spill Over Effect Kinerja Ekspor
IMG 20190322 WA0014 640x427

Ekonomi

Menko Luhut Dorong Investasi Bidang Industri Guna Siapkan Lapangan Kerja Untuk Generasi Muda
IMG 20190709 WA0008 303x252

Ekonomi

Ketua YDN: Kebijakan Ekspor Amran Sukses Angkat Pamor Durian Lokal, Neraca Perdagangan Durian Surplus