Home » Headline » Konsolidasi Pemuda Panca Marga, Kedepankan Generasi Muda Sebagai Pemimpin Organisasi dan Bangsa

Konsolidasi Pemuda Panca Marga, Kedepankan Generasi Muda Sebagai Pemimpin Organisasi dan Bangsa

dito 06 Jul 2025 159

NasionalPos.com, Palangkaraya-

Dalam rangka Konsolidasi internal maupun eksternal, Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga berkesempatan melakukan kunjungan ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 3-6 Juli 2025.

Kunjungan ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum Patriani Paramita Mulia, bersama Sekjen M. Taufik, Wasekjen Agussalim, dan Kabidhumas R. Selo

Pada kesempatan ini, Ketum PP PPM beserta rombongan bertemu PD PPM Kalteng dan sekaligus bersilaturahmi dengan tokoh senior PPM Kalteng, Bapak Yansen Binti, tokoh Kalteng, dan juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Dayak Indonesia serta aktif beraktivitas di dalam Dewan Adat Dayak setempat.

“Alhamdulillah puji syukur konsolidasi berjalan dengan lancar dan efektif. PPM Kalteng sudah solid dan bersatu di bawah pimpinan Ketua PD PPM Riswan Lautt dan bimbingan senior Kami, Bapak Yansen Binti. PPM Kalteng luar biasa dan sangat siap utk segera melanjutkan pengembangan PPM di Kalteng” ucap Paramita kepada wartawan, Minggu, 6 Juli 2025 di Palangkaraya.

Baca Juga :  Komnas HAM dorong pemerintah revisi RUU TNI dan Polri sesuai prosedur

Lebih lanjut Paramita mengatakan khusus mengenai konsolidasi PPM, pada kesempatan ini, Bapak Yansen Binti memberikan dukungannya kepada pihaknya, bahkan beliau berpesan agar PPM sebagai anak tidak boleh durhaka kepada LVRI, beliau juga mengajak keluarga PPM agar membesarkan kembali PPM di Kalteng dengan mengedepankan peran strategis maupun kontribusi dari kalangan generasi muda.

Hal inipun disetujui oleh Ketua PD PPM Kalteng Riswan yang menyatakan yang kemudian mengatakan sudah waktunya PPM Kalteng dipimpin oleh anak muda, generasi muda yang akan membawa PPM menjadi lebih besar lagi.

” PPM Provinsi Kalteng siap dan mempersiapkan diri untuk di pimpin kalangan generasi muda, sebagai penerus bangsa .” Tukas Riswan

Baca Juga :  Komisi Yudisial Harap 2024 Masyarakat Papua Dapat Layanan Hukum Prima

Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan konsolidasi, ketum PP Pemuda Panca Marga juga turut serta hadir dalam Rapimpurnas KNPI di Aula Gubernur Kalimantan Tengah, adapun terkait dengan kehadiran PPM di acara Rapimpurnas KNPI , Paramita menegaskan bahwa hanya ada satu PPM dibawah Kepemimpinan dirinya dan satu KNPI dibawah Ketum Ryano Panjaitan.

” PPM dan KNPI siap berkolaborasi memajukan pemuda pemudi Indonesia untuk Indonesia Emas 2045.” tandas Paramita.

Sedangkan dari hasil pantauan media, menyebutkan di sela-sela konsolidasi dan kegiatan KNPI yang sangat padat, rombongan Pemuda Panca Marga juga berkunjung ke Arboretum Nyaru Menteng. Nyaru Menteng adalah hutan kota sekaligus konservasi flora fauna Kalimantan seperti orang utan, bekantan, dan hewan-hewan lainnya.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Unjuk Rasa Terbesar? 5.000 Massa Siap Padati Kantor Bupati Banyuwangi

- Banyuwangi

25 Apr 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …

x
x