Home » Ekonomi » Kopdes Merah Putih Bisa Tanggulangi Pengangguran di Pedesaan

Kopdes Merah Putih Bisa Tanggulangi Pengangguran di Pedesaan

dito 27 Jul 2025 776

Nasionalpos.com, Malang-

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Jawa Timur menunjukkan progres yang sangat positif pasca di-launching secara serentak pada Senin (21/7/2025) lalu. Ada 26 Kopdes Merah Putih di Jatim yang sudah beroperasi dan memiliki omzet hingga puluhan juta rupiah.

 

Hasil pantauan media, diantaranya adalah Kopdes Merah Putih di Randugading Malang, yang sejak di resmikan hingga saat ini, nampak rame di kunjungi warga untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

 

Sementara itu, salah seorang warga pengunjung koperasi tersebut, Suyanti (35) kepada wartawan yang menemuinya, ia mengatakan bahwa keberadaan koperasi desa merah putih ini sangat membantu dirinya bersama warga di sekitar kelurahan Randugading, di karenakan harga nya jauh lebih murah di bandingkan harga di toko kelontong.

Baca Juga :  Musda VI FSP Farkes-KSPSI Memilih Kembali Citra R Prayitno Sebagai Ketua Pimpinan Daerah FSP Farkes - KSPSI Jawa Timur periode 2025-2030

 

” Kami sangat terbantukan dengan koperasi Merah Putih ini, mas, selain harga nya murah banget, pelayanannya bagus dan juga ada edukasi tentang pengetahuan koperasi, mas” ungkap Suyanti (35) kepada wartawan, Minggu, 27 Juli 2025 di Malang Jawa Timur.

Baca Juga :  Nonton Piala Dunia Sepak Bola 2022 Bareng Bang Zaki, Ajang Silahturahmi & Berdayakan UMKM

 

Menurutnya selain itu, keberadaan koperasi ini juga bisa membantu meringankan beban hidup warga, melalui pemberian layanan pinjaman kepada warga, untuk modal usaha, tanpa jaminan apapun, tentunya ini sangat bermanfaat bagi warga yang ingin berwirausaha.

 

” Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi, yang telah menciptakan program memberdayakan ekonomi masyarakat, serta menanggulangi pengangguran di pedesaan melalui koperasi desa Merah Putih ini.” Tandas Suyanti (35).

 

Comments are not available at the moment.

Sorry, the comment form has been disabled on this page/article.
Related post
40 Perusahaan China Jangan Ditutupi Pergantian Menteri

Dhio Justice Law

19 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – isu 40 perusahaan asal China diduga tidak mematuhii kewajiban pajak tidak boleh berakhir sebagai pernyataan pejabat yang kemudian tenggelam dalam pergantian kekuasaan.Pemerintah tidak boleh diam. Jika dugaan tersebut memiliki dasar pemeriksaan dan data yang dapat dipertanggungjawabkan, maka pemerintah wajib menjelaskan kepada publik. Bukan …

Akademisi dan Aktivis Ajak Bersatu Lawan Impunitas Di Acara Aksi Kamisan ke 925

dito

18 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pada aksi massa kamisan ke 925 , di depan istana Negara Jakarta, Kamis, 17 September 2026 kemarin. Selain di hadiri oleh ratusan orang dari kalangan aktivis Hak Azasi Manusia, mahasiswa, akademisi, para pencari keadilan Hak Azasi Manusia, hadir juga seorang dosen senior Paulus Januar, yang menyampaikan kuliah jalanan. Dalam orasinya, Paulus Januar menyampaikan …

KPK Didesak Klarifikasi Status Hukum Jaksa Syahrul

Dhio Justice Law

15 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk terbuka soal status hukum Jaksa Syahrul dalam perkara korupsi yang menjerat Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), Abdul Wahid. “Kami baru saja menyerahkan surat perihal Permintaan Klarifikasi dan Tindak Lanjut Hukum dalam Putusan Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Bjm. Surat ini juga kami tembuskan kepada Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda …

PERISTIWA POLITIK DAN PENGARUH GEOPOLITIK GLOBAL.

dito

14 Sep 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Dr Kristiya Kartika        Salah satu Pengamat Politik dan Mantan Pejabat Pemerintah Moch. Said Didu menganalisis secara terbuka bahwa dalam gejolak politik akhir-akhir ini, peran tokoh politik dan mantan Penguasa yang didukung Oligarki domestik dan asing cukup strategis.   Jaringan aktivitas pergerakan regional dan domestik menurutnya juga …

Saat Akademisi Tak Berjarak dengan Kekuasaan

Dhio Justice Law

13 Sep 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – laki)   NasionalPos.com, Jakarta – Dulu, kampus adalah tempat yang paling sering digunakan untuk mempertanyakan kekuasaan. Di ruang dan forum akademik, kebijakan penguasa dibedah, angka diuji, narasi resmi dicurigai, dan keputusan politik diperdebatkan dan ditantang dengan argumen ilmiah Ironis, kini kampus justru semakin sering diminta berjalan searah …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

x
x