- HukumPolresta Sumenep Sikapi Pengaduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta dalam Penanganan Perkara Narkotika
- Top NewsKadispora Buka Event Tournamen Mobile Legend Bang Bang Silampari Wali Kota Cup
- HukumPolsek Talango Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pria Diamankan
- daerahGagal Insaf, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polres Pesibar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Utara
- HeadlineBlunder Politik Gibran Buah Konspirasi Ketum Partai

LA Connextion Kupas Ketahanan Ekonomi di Tengah Badai Geopolitik Global
NasionalPos.com, Jakarta- Sekelompok masyarakat yang pernah berkuliah di berbagai kampus di Kota Los Angeles dan berbagai kota lainnya di Amerika Serikat, menggelar Talkshow, Rabu 20 Mei 2026 lalu di peringatan hari Kebangkitan Nasional di ruang Jimbaran hotel Gran Melia, Jakarta Selatan, Acara ini di hadiri sebanyak 85 orang peserta
Saat ini pada umumnya mereka yang pernah kuliah di negeri Paman Sam itu, telah menjadi pengusaha berhasil di bidangnya, misalnya industri pertambangan, industri perhotelan, restoran, dan berbagai bidang lainnya. Juga bekerja dalam bidang finance, konsultan, dan bidang jasa lainnya.
Adapun kegiatan ini mengambil tema ” Ketahanan Ekonomi di Tengah Badai Geopolitik Global,” dikarenakan tema tersebut mengupas dinamika global yang semakin kompleks menuntut Indonesia untuk memperkuat ketahanan nasional, baik dari aspek ekonomi, pertahanan, hukum, maupun pembangunan sumber daya manusia.
Diskusi ini bertujuan memberikan perspektif dari berbagai sektor dalam menghadapi tantangan global yang berkembang.
Ada empat narasumber pada hari itu yang berbagi pengalamannya, yaitu: Dr. Kris Wijoyo Soepandji, dosen Fakultas Hukum UI yang juga staf khusus Menhan RI, Bernardino M. Vega, alumni USC dan Providence College, Johannes Soerjadjaja, alumni American College art LA, Radju Munusamy, Harvard Business School.
Sebagai moderator dalam acara talkshow adalah Faisal Saleh, Political Science USC.

Sebagai pembicara pertama adalah Dr. Kris W. Soepandji. Dalam paparannya mengatakan pentingnya Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian dan dinamika global saat ini dan di masa mendatang.
Dikatakan juga pemerintah berorientasi pada konsep national interest (kepentingan nasional). Dua nilai fundamental yang mengakar dalam masyarakat Indonesia yaitu komunalitas (gotong royong) dan spiritualitas (keberadaan Tuhan YME).
Konsep Defense Support Economy menempatkan sektor pertahanan sebagai instrumen yang mendukung pembangunan ekonomi nasional sesuai amanat UUD 45 Pasal 33.
Tantangan baru yang dihadapi bangsa adalah Narrative and Legal Warfare (NLW), yaitu penggunaan narasi dan instrumen hukum untuk mempengaruhi opini publik serta melemahkan legitimasi negara.
“Saat ini Kementerian Pertahanan mengembangkan konsep Defense Intellectual Management (DIM), yaitu penguatan intelektual bangsa untuk menghadapi Narrative and Legal Warfare (NLW) melalui peningkatan daya pikir kritis, ketahanan nasional, semangat belajar, dan kecintaan terhadap tanah air.” Ucap Dr Kris W. Soepandji
Selanjutnya pembicara kedua Bernardino M. Vega yang juga sebagai Wakil Ketua Hubungan Internasional KADIN Indonesia mengatakan pentingnya memahami arah kebijakan pemerintah saat ini dan masa mendatang. Indonesia harus berpegang pada prinsip kedaulatan nasional dan tidak bergantung pada negara lain.
Banyak tantangan yang dihadapi terkait pembatasan ekspor dan pengelolaan komoditas strategis, khususnya nikel.
Ketahanan energi dan ketahanan pangan menjadi fondasi penting bagi kemandirian bangsa. Kepemimpinan nasional perlu menunjukkan kemandirian dan kepercayaan diri dalam forum internasional.
“Generasi senior memiliki tanggung jawab untuk membimbing generasi muda dalam membangun masa depan bangsa.” Tukas Bernardino M Vega.
Sebagai pembicara ketiga adalah Johannes Soerjadjaja, pengusaha dalam bidang perhotelan dan properti. Hal-hal penting yang dikatakannya adalah dunia usaha saat ini menghadapi tantangan besar akibat konflik geopolitik seperti perang Rusia–Ukraina, konflik Timur Tengah, dan perang dagang.
Indonesia belum sepenuhnya mampu memanfaatkan peluang perpindahan investasi global yang muncul akibat ketidakpastian global. Perubahan konfigurasi politik dan ekonomi dunia berdampak pada pola investasi internasional.
Investor asing masih memiliki keraguan terhadap kepastian hukum di Indonesia. Pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh menurunnya tingkat kepercayaan investor terhadap iklim investasi nasional.
Penguatan supremasi hukum menjadi solusi utama untuk meningkatkan kepercayaan investor.
“Indonesia perlu membangun kesamaan visi nasional agar mampu menjadi negara yang maju, mandiri dan berdaulat.”tandas Johannes Soerjadjaja
Sedangkan pembicara terakhir dalam acara talkshow ini adalah Radju Munusamy yang sehari-harinya sebagai penyedia jasa konsultan.
Dia mengatakan ketahanan nasional itu terdiri dari tiga lapisan utama, yaitu kedaulatan strategis yang menjadi tanggung jawab pemerintah, kedaulatan produksi yang dijalankan sektor swasta dengan pemerintah sebagai fasilitator. Kemudian fondasi sosial yang harus dibangun secara kolaboratif oleh seluruh elemen bangsa.
Terdapat tiga indikator dalam mengukur kekuatan ekonomi, yaitu Shock Test, kemampuan menghadapi guncangan; Sovereignty Test, mengukur tingkat ketergantungan terhadap pihak luar; dan Inclusion Test, memastikan manfaat pembangunan dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Dikatakan olehnya, bahwa tidak ada negara akan maju tanpa dukungan sektor swasta yang kuat. Kepercayaan (trust) merupakan fondasi utama dalam pembangunan ekonomi dan dunia usaha.
Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar namun masih menghadapi tantangan dalam membangun kepercayaan investor. Kebijakan ekonomi juga harus memperhatikan pelaku UMKM dan usaha mikro.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inflasi yang terkendali belum tentu berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Kolaborasi seluruh elemen bangsa menjadi syarat utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.” Tegas Radju Munusamy
Setelah para pembicara menyampaikan paparan materi, dilanjutkan sesi penyampaian opini dan tanggapan peserta. Beberapa hal penting yang dibicarakan oleh peserta:
• masalah Research and Development (R&D) yang harus ditingkatkan agar mampu bersaing di level ASEAN dan level internasional. Banyak juga yang menanggapi sistem hukum nasional, karena ini juga menjadi kendala dalam iklim usaha.
• Kesiapan menghadapi konflik global, isu keamanan energi, pangan dan kesiapan teknologi informasi.
• Peserta juga mengomentari soal SDM dan peningkatan kualitas SDM.
• Juga Tingkat kepercayaan publik yang akan terus menurun sehingga komunikasi harus dibangun transparan.
• Pemerintah harus terus memberi penjelasan tentang strategi pembangunan nasional agar dicapainya visi dan gerak bersama dalam mencapai tujuan negara sejahtera.
• Disinggung pula soal peranan perempuan dalam membangun ketahanan nasional melalui pendidikan keluarga dan generasi muda.
Para pembicara menanggapi komentar peserta, menekankan keberhasilan ASEAN mempertahankan stabilitas kawasan selama beberapa dekade menunjukkan pentingnya kerja sama regional.
Indonesia memiliki peran strategis sebagai pemimpin kawasan dalam menjaga perdamaian dan stabilitas.
Selain kekayaan sumber daya alam, tantangan utama terletak pada pembangunan budaya kompetensi, inovasi dan riset. Pemerintah perlu meningkatkan dukungan terhadap program penelitian dan pengembangan (R&D), serta memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Kepercayaan (trust) menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekonomi, pertahanan maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tanpa kepercayaan, berbagai program pembangunan akan sulit berjalan secara optimal.
Konsep Defense Intellectual Management (DIM) dipandang penting dalam membangun ketahanan intelektual bangsa untuk menghadapi ancaman Narrative and Legal Warfare (NLW). Penguatan ketahanan harus didukung oleh pengelolaan sektor strategis seperti pangan (food), energi dan air (water).
Terkait perempuan, disampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembentukan karakter bangsa. Perempuan memiliki peran sentral dalam pendidikan anak sejak masa kandungan hingga dewasa.
Dalam aspek hukum, para narasumber menekankan pentingnya peningkatan integritas, kepastian hukum dan penegakan hukum yang adil sebagai prasyarat utama pembangunan ekonomi dan investasi. Permasalahan hukum yang tidak terselesaikan dengan baik dapat menghambat investasi dan kesejahteraan masyarakat.
Para pembicara juga menegaskan bahwa nasionalisme Indonesia harus dibangun secara inklusif, yaitu yang memperkuat kepentingan bangsa tanpa merugikan bangsa lain, sehingga tetap selaras dengan semangat kerja sama internasional.
Setelah selesai tanggapan para pembicara, Faisal Saleh sebagai moderator dengan memberikan beberapa komentar.
Secara umum kegiatan menghasilkan berbagai gagasan strategis mengenai pentingnya sinergi antar pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
“Badai global geopolitik akan selalu datang, karena itu kesiapan selalu harus dijaga, kesiapan satu langkah dalam kebijakan, satu gerak dalam eksekusi di lapangan dan satu visi dalam tujuan. Perspektif global mengingatkan bahwa ketahanan itu bukan soal bertahan saja, tapi soal bergerak lebih cepat dan lebih cerdas.”pungkas Faisal Saleh
Dhio Justice Law
15 Okt 2026
NasionalPos. com – Jakarta — Pengamat kebijakan publik Chazali H. Situmorang (CHS) menilai desakan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus diarahkan kepada para ketua umum partai politik, bukan semata-mata kepada fraksi-fraksi di DPR RI. Menurutnya, para ketua umum memiliki pengaruh besar dalam menentukan sikap politik partai sehingga harus bertanggung jawab atas keputusan maupun sikap …
dito
13 Okt 2026
NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …
Taufik Hidayat
12 Okt 2026
Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …
- Banyuwangi
11 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …
- Banyuwangi
08 Okt 2026
PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …
21 Nov 2024 2.474 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.899 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.651 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.649 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.548 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.510 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.325 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.