Home » Headline » Mahasiswa Lebih Cerdas Dibandingkan Tim Ekonomi Prabowo

Mahasiswa Lebih Cerdas Dibandingkan Tim Ekonomi Prabowo

Dhio Justice Law 06 Jul 2025 268

Oleh: Ridwan Umar

(Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)

 

NasionalPos.com, Jakarta – Publik Tanah Air dibuat kecewa sekaligus sedih dan prihatin atas fakta yang terungkap dari hasil riset peneliti asal Republik Ceko, Vit Machacek dan Martin Srholek tentang ketidakjujuran akademik. Indonesia juara kedua dalam publikasi artikel ilmiah pada jurnal predator setelah Kazakstan. Hasil riset itu menemukan banyak artikel akademik Indonesia diterbitkan pada jurnal predator antara tahun 2015 – 2017.

 

Untuk diketahui, jurnal predator adalah publikasi ilmiah yang tidak memenuhi standar etika dan kualitas penulisan ilmiah. Jurnal ini tidak menerapkan standar ilmiah untuk memastikan kualitas, validasi dan orisinalitas karya sebelum dipublikasi atau dikenal publik dengan istilah jurnal ‘abal-abal’.

 

Bagi kalangan akademisi atau peneliti, publikasi karya ilmiah di sebuah jurnal itu penting. Tujuannya untuk memberikan referensi bagi siapapun yang menyusun karya ilmiah dengan tema yang sama atau yang ada hubungannya. Selain itu, bagi kalangan dosen bisa bertujuan untuk memenuhi syarat memangku jabatan akademik, syarat untuk program beasiswa, dan sertifikasi.

 

Belakangan, muncul kabar yang tampaknya bisa mengobati kekecewaan dan rasa sedih publik soal nasib pendidikan Tanah Air. Betapa tidak, ternyata Mahasiswa (civitas akademika) Indonesia itu jauh lebih cerdas dari orang-orang yang mengklaim diri hebat dan punya prestasi bagi negeri, seperti Tim Ekonomi Prabowo yang kini berkuasa.

 

Tagar #KaburAjaDulu

Pada Februari 2025 lalu, publik ramai membincangkan soal kemunculan tagar #KaburAjaDulu yang merupakan ekspresi kekecewaan anak-anak muda soal mahalnya biaya pendidikan Tanah Air. Para anak muda dan mahasiswa tentu tidak asal ‘bunyi’, mereka menjadi korban mahalnya biaya pendidikan sementara ketersediaan lapangan kerja minim.

 

Para mahasiswa dan anak muda khawatir akan masa depannya jika biaya pendidikan tinggi, sementara lapangan kerja tak tersedia. Jika, anak-anak muda tak punya kualitas pendidikan yang baik, maka itu berarti masa depan bangsa ini bisa dipastikan hancur dan Indonesia Emas tahun 2045 benar-benar hanya slogan atau ‘omon-omon’.

Baca Juga :  Artis Tasya Kamila, Apresiasi Konsep Posyandu Remaja Ala Banyuwangi

 

Faktanya, biaya pendidikan tinggi memang tak terhindarkan dengan kebijakan PTN-BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum). Dalam kebijakan ini, memberikan otonomi penuh bagi Perguruan Tinggi Negeri (milik pemerintah) termasuk menentukan besaran biaya kuliah dengan kata lain kampus-kampus negeri berubah jadi perusahaan yang berorientasi pada bisnis atau mengejar keuntungan materi. Tak sedikit mahasiswa yang memiliki prestasi akademik tinggi terancam drop out (DO) hanya karena tak mampu bayar kuliah.

 

Di sisi lain, lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) telah memprediksi tingkat pengangguran di Indonesia pada 2025 mencapai 5 persen. Indonesia posisi kedua tertinggi di Asia setelah Cina yang diproyeksi 5,3 persen.

 

Data dari World Economic Outlook edisi April 2025, IMF mencatat trend pengangguran (unemployment rate) terus naik. Pada tahun 2024 lalu 4,9 persen naik pada 2025 menjadi 5,0 dan diprediksi tahun depan menjadi 5,3 persen.

 

Dari data itu, maka publik bisa memaklumi mengapa anak-anak muda dan mahasiswa khawatir akan masa depannya hingga memunculkan tagar #KaburAjaDulu. Bukan sekadar permakluman, tapi publik juga menilai anak-anak muda dan mahasiswa ternyata jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Prabowo.

 

Anak Buah Prabowo Dukung #KaburAja Dulu ?

Tagar #KaburAjaDulu yang ramai di sosial media saat itu mendapat respon dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Pada acara Kumparan Economic Insight Navigating Uncertainty, Steering Growth di Jakarta, Rabu (19 Februari 2025), Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja dan tak perlu ada yang pergi keluar negeri.

Baca Juga :  Cegah Kenakalan Remaja, Polres Tegal Kota Gelar Sosialisasi di Sejumlah Sekolah

“Jadi kalau ada yang bilang itu Indonesia gelap, yang gelap kau bukan Indonesia. Jadi kita jangan terus mengklaim anak-anak muda pergi saja,” kata Luhut. justru

 

Namun belakangan, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding justru mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri. “Dialog saya saat seminar dengan mahasiswa Undip (Universitas Diponegoro), tidak ada pernyataan mengusir atau memaksa masyarakat bekerja diluar negeri. Saya mengatakan ada 1,6 juta job order diluar negeri, dan ini kesempatan mahasiswa dan masyarakat untuk mengisi lowongan ini,” kata Karding di Bandara Soetta, Minggu (29 Juni 2025).

 

Karding menjelaskan banyak keuntungan bekerja diluar negeri, selain gaji besar, memperluas jaringan, transfer skill dan lainnya. Ia menyebut gaji perawat di Jepang sebesar Rp25 juta dan gaji sebesar itu bisa dikumpulkan selama 5 bulan bekerja di Jakarta.

 

Dari pernyataan Menteri P2MI itu, maka publik bisa menilai bahwa tampaknya kini pembantu Presiden Prabowo akhirnya mendukung tagar #KaburAjaDulu. Meski sebelumnya, Ketua DEN, Luhut Binsar Panjaitan keberatan dengan tagar #KaburAjaDulu yang dimotori para anak muda dan mahasiswa.  Bahkan, Luhut mengklaim Indonesia baik-baik saja, sehingga tak perlu kabur ke luar negeri.

 

Kalau sudah begini, publik pun bisa menilai bahwa ternyata mahasiswa itu jauh lebih cerdas dari Tim Ekonomi Presiden Prabowo. Mahasiswa bahkan bisa memprediksi kondisi ekonomi Tanah Air akan semakin terpuruk dan berdampak pada pendidikannya. Karena itu, mahasiswa ingin kabur ke luar negeri sebagai solusi mengatasi masalah. Mahasiswa bukan kabur sebagai pengecut, tapi kabur dan akan kembali ke Tanah Air dengan menyandang gelar akademis yang bisa membanggakan dan mengabdi pada negeri.

Wallahualam bissawab.

 

(Tulisan ini digali dari beragam sumber)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Amien Rais Putus Asa

dito

11 Mei 2026

Di tulis dan di sampaikan Oleh: Doni Istyanto Hari Mahdi Ketua Bidang Politik Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) Jagat maya tersengat oleh pernyataan Amien Rais yang merendahkan Mensekab Teddy Indra Wijaya, melalui pernyataan publik yang sangat tidak pantas dan sama sekali tidak mendidik. Rasanya perlu mengingatkan kita semua jika salah satu …

Tawarkan Fasilitas Modern, Sahid Mahata Genteng Banyuwangi Tampil Elegan dan Representatif

- Banyuwangi

11 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Industri pariwisata dan perhotelan di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan aktivitas bisnis di daerah. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan fasilitas penginapan yang nyaman, modern, dan representatif. Menjawab kebutuhan tersebut, Sahid Mahata Genteng Banyuwangi hadir sebagai salah satu hotel unggulan di Banyuwangi Selatan dengan menawarkan pelayanan profesional, …

Desa Cibiru Wetan Meriahkan Milangkala Ke-42 dengan Ragam Seni Budaya dan UMKM

Suryana Korwil Jabar

09 Mei 2026

Kabupaten Bandung, NasionalPos.com – Pemerintah Desa , Kecamatan , menggelar perayaan Milangkala ke-42 yang berlangsung meriah pada 9–10 Mei 2026. Kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di wilayah Desa Cibiru Wetan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemerintahan, budayawan, tokoh pemuda, hingga para tamu undangan lainnya, Sabtu (9/5/2026). Perayaan Milangkala tahun ini menghadirkan beragam rangkaian …

Sinergitas AWI Bersama Camat Kota Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Informasi dan Pelayanan Publik

- Banyuwangi

08 Mei 2026

BANYUWANGI, Nasinalpos.com  – Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjalin sinergitas dengan Camat Kota Banyuwangi, Andi Basuki, sebagai upaya memperkuat kemitraan antara insan pers dan pemerintah dalam penyampaian informasi publik yang edukatif dan berimbang, pada Jum’at (8/5). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri Ketua AWI DPC Banyuwangi, Indra atau yang akrab disapa Boncel, bersama jajaran …

Seragam Operator SPBU 54.694.11 Kalianget Curi Perhatian Publik

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

07 Mei 2026

NASIONALPOS.com | Sumenep, Jatim – Sejumlah pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) Pertamina 54.694.11 Kalianget, berlokasi di Jalan Raya Kalianget, Dusun Asemnunggal wilayah Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep sukses curi perhatian publik, karena mereka gunakan seragam dengan paduan jeans.   Hal yang tak biasa ini memicu gelombang perhatian publik, sehingga …

IndoBuildTech Bandung 2026 Resmi Digelar, Dorong Inovasi Industri Bangunan dan Arsitektur di Jawa Barat

Suryana Korwil Jabar

07 Mei 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pameran material bangunan, arsitektur, dan desain interior di Indonesia, IndoBuildTech Bandung 2026, resmi dibuka pada Rabu, 7 Mei 2026 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung, dan akan berlangsung hingga 10 Mei 2026. Sebagai bagian dari rangkaian IndoBuildTech, kehadirannya di Bandung menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan ke pasar Jawa Barat yang terus berkembang …

x
x