Home » Nasional » Menabur Kebijakan Kontroversi, Kemenkominfo Menuai Kegaduhan & Protes Masyarakat

Menabur Kebijakan Kontroversi, Kemenkominfo Menuai Kegaduhan & Protes Masyarakat

dito 03 Agu 2022 270

Nasionalpos.com, Jakarta – Ingar bingar protes seputar pemblokiran beberapa platform digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pekan lalu dinilai bukan hanya berdampak pada kegiatan ekonomi saja, melainkan juga berdampak pada memicu munculnya sikap kritis masyarakat terhadap kinerja di lingkungan Kemenkominfo di bawah kepemimpinan Jhonny G. Plate, yang dinilai tidak aspiratif, tidak akomodatif dan bahkan diperparah dengan sikap tidak memahami permasalahan yang berkembang di masyarakat, khususnya mengenai urusan platform digital,yakni melalui  kebijakan Menkominfo Jhonny G. Plate yang akan membuat Platform untuk developer lokal, namun ironisnya disisi lain justru mereka (kominfo) mau langsung ngeblok resource utama para developer seperti Github, Gitlab, Codecademy, dan Maven yg berguna bagi developer program, mereka juga ngeblock Cloudflare, Digital Ocean, dan Microsoft Azure yang berguna untuk developer web, bahkan mereka juga memblok Blender, Autodesk, sampai Unreal Engine dan Unity yang merupakan resource utama para developer game, demikian disampaikan Gunga Baster seorang facebookers tercatat berasal dari Banjarmasin, berdomisili di Surabaya di halaman facebooknya

“Bahkan kalau bicara sejarah : The Greatfirewall China yang terkenal akan sensor dan pembatasan agresive internet di Cina sana, tidak berani memasukan resouce-resource penting developer ini dalam daftar blokingnya, karena pasti akan membunuh industri 4.0. Tapi sebaliknya Kominfo Indonesia justru dengan sombong  berani memblok resource developer itu sekaligus bacod akan membuatkan Plaftorm baru untuk developer anak bangsa,”ungkap Gunga Baster di halaman facebooknya.

Baca Juga :  107 Juta Orang Diprediksi Lakukan Perjalanan di masa Liburan Nataru

Sementara itu, kritik yang disampaikan Gunga Baster, nampaknya juga terkait dengan kinerja maupun kebijakan Menkominfo Jhonny G. Plate yang terindikasi amburadul tersebut, tidak hanya dirasakan pada permasalahan di sektor platform digital saja, melainkan juga dirasakan dan berimplikasi pada lahirnya keputusan pencabutan IAR (Izin Amatir Radio) terhadap Pengurus dan Anggota ORARI dengan sewenang-wenang dan menafikan ketentuan maupun alasan mengenai pencabutan IAR tersebut, yang mestinya berlandaskan pada Peraturan Menteri Kominfo nomor 17 tahun 2018, serta berpedoman pada AD/ART ORARI dan Kode Etik Amatir Radio, akan tetapi semua itu tidak diindahkan, bahkan dilanggar begitu saja, tanpa merasa bersalah, bahkan yang lebih mengherankan, adanya regulator merangkap sebagai operator, seperti terjadi di ORARI, yang tentunya dapat menimbulkan konflik of interest ( konflik kepentingan), nah situasi ini diperburuk dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menkominfo No.575 Tahun 2021 tentang Pengukuhan Kepengurusan Pusat Organisasi Amatir Radio Indonesia periode 2021-2026 tertanggal 28 Desember 2021, sehingga Keputusan dan Kebijakan Menkominfo tersebut mengakibatkan perpecahan di tubuh ORARI, situasi itu ternyata terulang kembali dengan adanya kebijakan Menkominfo mengenai pemblokiran platform digital, juga menimbulkan kegaduhan di masyarakat, yang dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap Kemenkominfo, dan bahkan tidak menutup kemungkinan dapat memunculkan kecurigaan masyarakat, dibalik terbitnya kebijakan tersebut demikian disampaikan Dr. John Resubun-YB9YZ, Ketua ORDA Papua, saat dihubungi awak media, Rabu, 3 Agustus 2022 di Papua.

Baca Juga :  KPK Ungkap 134 Pejabat Ditjen Pajak Pegang Saham Perusahaan Bermodus Catut Nama Istri

“Jangan-jangan Kemenkominfo menjadi lahan tumbuhnya oligarki politik, oligarki ekonomi/bisnis dan oligarki teknologi digital yang dikendalikan oleh kepentingan cartel, yang terindikasi dengan lahirnya kebijakan yang tidak aspiratif, tidak mengakomodir kepentingan masyarakat, serta diduga melanggar ketentuan peraturan, yang salah satu korbannya adalah kami anggota keluarga besar ORARI yang dicabut IARnya oleh Kemenkominfo,”tukas Dr. John Resubun-YB9YZ, Ketua ORDA Papua.

Hal senada juga disampaikan Edo Chairany YB7USS Ketua ORDA Kalimantan Timur, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa saat ini kinerja maupun kebijakan Menkominfo Johny G Plate menjadi sorotan masyarakat, bahkan menimbulkan polemik dan kegaduhan di masyarakat, kondisi ini sebenarnya, sudah lama dirasakan oleh keluarga besar ORARI, yang menjadi korban kebijakan pencabutan IAR bagi amatir radio, tanpa alasan yang jelas.

“Kami ini menjadi korban dari kebijakan maupun kinerja Menkominfo beserta jajarannya, yang diduga amburadul, sewenang-wenang dan bahkan terkesan melabrak ketentuan peraturan, sehingga menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di tubuh ORARI, sama halnya yang dialami oleh masyarakat pengguna platform digital yang diblokir oleh Kemenkominfo, kondisi ini dapat di gambarkan bahwa diduga Menebar Kebijakan Kontroversi Kemenkominfo Menuai Kegaduhan di masyarakat, baik di kalangan pengguna manfaat platform digital, maupun juga anggota Keluarga Besar ORARI yang berada di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, ”pungkas Edo Chairany YB7USS Ketua ORDA Kalimantan Timur kepada awak media, Rabu, 3/8/2022 di Banjarmasin. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Wali Kota Lubuk Linggau Terima Audiensi IKPM, Dukung Peringatan 1 Abad IKPM

Andi Ledi Lubuk Linggau

09 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menerima audiensi Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Modern (IKPM) di kediaman pribadi Wali Kota, Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan Pemkot Lubuk Linggau akan selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan IKPM. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan ulama, khususnya para alumni Pondok Modern …

Wali Kota Buka Sosialisasi Pengelolaan LB3 Bagi Pelaku Usaha Penghasil LB3

Andi Ledi Lubuk Linggau

07 Sep 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat membuka Sosialisasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) bagi pelaku usaha penghasil LB3, baik medis maupun nonmedis, di Cinema Hall Lantai 5 Pemkot Lubuk Linggau, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Wujudkan Lubuk Linggau Bersih, Sehat, Aman, Nyaman, Maju dan Sejahtera – Lubuk Linggau Juara”. Dalam …

Di Momentum Hari Udara Bersih International, Biru Voice Desak Pemerintah Menjaga Udara Bersih Yang Sudah Semakin Polutif

dito

07 Sep 2026

National pos.com. Jakarta- Mengingat sifat polusi udara yang lintas batas, semua pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab untuk melindungi atmosfer bumi dan memastikan udara yang sehat bagi semua orang.     Bekerja bersama, melintasi batas dan batas, antar sektor dan melampaui silo, akan membantu mengurangi polusi udara, meningkatkan keuangan dan investasi untuk langkah-langkah dan solusi kualitas …

Masyarakat Nahdliyyin tidak Hendaki Muktamar NU ke 35 menuju ke 2029

dito

07 Sep 2026

NasionalPos.com-Jakarta Pasca terselenggaranya Muktamar NU ke 35 di Tambak Beras Jombang Jawa Timur, tentunya memicu terjadinya pihak yang tidak setuju dengan hasil Muktamar NU ke 35, terkesan ada campur tangan penguasa hari ini, demikian di sampaikan ustadz Damuri Fikri kepada wartawan, Senin, 7/9/2026 di Jakarta.   “Ya, kesan muktamar NU ke 35 menjadi ajang mencari …

Ketua Dewan Pembina Persatuan Golf Indonesia terima kunjungan Panitia LA Connection charity golf tournamen

dito

05 Sep 2026

NasionalPost.com, Jakarta- Panitia LA Connection charity golf tournamen yang merupakan komunitas para alumni yang pernah kuliah di kota Los Anggeles dan kota kota lain di Amerika Serikat, berencana menggelar kegiatan LA Connection charity golf tournamen di pondok indah golf course pada 28 Oktober 2026 mendatang, demikian disampaikan oleh ketua panitia Sofyan Saleh kepada wartawan, Sabtu, …

Sambut Hari Kejaksaan Nasional, Advokat Andi Darwin R Ranreng, SH, MH Soroti Pentingnya Reformasi Kejaksaan demi Kembalikan Kepercayaan Publik

dito

02 Sep 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Menyambut peringatan Hari Kejaksaan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 September, Advokat senior sekaligus pengamat hukum Andi Darwin R Ranreng, S.H., M.H kepada wartawan, Rabu, 2 September 2026 di Jakarta, ia menyampaikan pandangan kritis namun konstruktif mengenai perjalanan dan tantangan Kejaksaan Republik Indonesia di usianya yang ke-81 tahun.   Tokoh hukum yang juga …

x
x