Home » Nasional » Menabur Kebijakan Kontroversi, Kemenkominfo Menuai Kegaduhan & Protes Masyarakat

Menabur Kebijakan Kontroversi, Kemenkominfo Menuai Kegaduhan & Protes Masyarakat

dito 03 Agu 2022 293

Nasionalpos.com, Jakarta – Ingar bingar protes seputar pemblokiran beberapa platform digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pekan lalu dinilai bukan hanya berdampak pada kegiatan ekonomi saja, melainkan juga berdampak pada memicu munculnya sikap kritis masyarakat terhadap kinerja di lingkungan Kemenkominfo di bawah kepemimpinan Jhonny G. Plate, yang dinilai tidak aspiratif, tidak akomodatif dan bahkan diperparah dengan sikap tidak memahami permasalahan yang berkembang di masyarakat, khususnya mengenai urusan platform digital,yakni melalui  kebijakan Menkominfo Jhonny G. Plate yang akan membuat Platform untuk developer lokal, namun ironisnya disisi lain justru mereka (kominfo) mau langsung ngeblok resource utama para developer seperti Github, Gitlab, Codecademy, dan Maven yg berguna bagi developer program, mereka juga ngeblock Cloudflare, Digital Ocean, dan Microsoft Azure yang berguna untuk developer web, bahkan mereka juga memblok Blender, Autodesk, sampai Unreal Engine dan Unity yang merupakan resource utama para developer game, demikian disampaikan Gunga Baster seorang facebookers tercatat berasal dari Banjarmasin, berdomisili di Surabaya di halaman facebooknya

“Bahkan kalau bicara sejarah : The Greatfirewall China yang terkenal akan sensor dan pembatasan agresive internet di Cina sana, tidak berani memasukan resouce-resource penting developer ini dalam daftar blokingnya, karena pasti akan membunuh industri 4.0. Tapi sebaliknya Kominfo Indonesia justru dengan sombong  berani memblok resource developer itu sekaligus bacod akan membuatkan Plaftorm baru untuk developer anak bangsa,”ungkap Gunga Baster di halaman facebooknya.

Baca Juga :  Alokasi Untuk IKN Bisa Dialihkan untuk Biayai Riset Daripada Korbankan Anggaran LPDP

Sementara itu, kritik yang disampaikan Gunga Baster, nampaknya juga terkait dengan kinerja maupun kebijakan Menkominfo Jhonny G. Plate yang terindikasi amburadul tersebut, tidak hanya dirasakan pada permasalahan di sektor platform digital saja, melainkan juga dirasakan dan berimplikasi pada lahirnya keputusan pencabutan IAR (Izin Amatir Radio) terhadap Pengurus dan Anggota ORARI dengan sewenang-wenang dan menafikan ketentuan maupun alasan mengenai pencabutan IAR tersebut, yang mestinya berlandaskan pada Peraturan Menteri Kominfo nomor 17 tahun 2018, serta berpedoman pada AD/ART ORARI dan Kode Etik Amatir Radio, akan tetapi semua itu tidak diindahkan, bahkan dilanggar begitu saja, tanpa merasa bersalah, bahkan yang lebih mengherankan, adanya regulator merangkap sebagai operator, seperti terjadi di ORARI, yang tentunya dapat menimbulkan konflik of interest ( konflik kepentingan), nah situasi ini diperburuk dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Menkominfo No.575 Tahun 2021 tentang Pengukuhan Kepengurusan Pusat Organisasi Amatir Radio Indonesia periode 2021-2026 tertanggal 28 Desember 2021, sehingga Keputusan dan Kebijakan Menkominfo tersebut mengakibatkan perpecahan di tubuh ORARI, situasi itu ternyata terulang kembali dengan adanya kebijakan Menkominfo mengenai pemblokiran platform digital, juga menimbulkan kegaduhan di masyarakat, yang dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap Kemenkominfo, dan bahkan tidak menutup kemungkinan dapat memunculkan kecurigaan masyarakat, dibalik terbitnya kebijakan tersebut demikian disampaikan Dr. John Resubun-YB9YZ, Ketua ORDA Papua, saat dihubungi awak media, Rabu, 3 Agustus 2022 di Papua.

Baca Juga :  Hari ini Resmi Dilantik Anggota DPR RI & DPD RI Hasil Pemilu 2024

“Jangan-jangan Kemenkominfo menjadi lahan tumbuhnya oligarki politik, oligarki ekonomi/bisnis dan oligarki teknologi digital yang dikendalikan oleh kepentingan cartel, yang terindikasi dengan lahirnya kebijakan yang tidak aspiratif, tidak mengakomodir kepentingan masyarakat, serta diduga melanggar ketentuan peraturan, yang salah satu korbannya adalah kami anggota keluarga besar ORARI yang dicabut IARnya oleh Kemenkominfo,”tukas Dr. John Resubun-YB9YZ, Ketua ORDA Papua.

Hal senada juga disampaikan Edo Chairany YB7USS Ketua ORDA Kalimantan Timur, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa saat ini kinerja maupun kebijakan Menkominfo Johny G Plate menjadi sorotan masyarakat, bahkan menimbulkan polemik dan kegaduhan di masyarakat, kondisi ini sebenarnya, sudah lama dirasakan oleh keluarga besar ORARI, yang menjadi korban kebijakan pencabutan IAR bagi amatir radio, tanpa alasan yang jelas.

“Kami ini menjadi korban dari kebijakan maupun kinerja Menkominfo beserta jajarannya, yang diduga amburadul, sewenang-wenang dan bahkan terkesan melabrak ketentuan peraturan, sehingga menimbulkan kegaduhan dan perpecahan di tubuh ORARI, sama halnya yang dialami oleh masyarakat pengguna platform digital yang diblokir oleh Kemenkominfo, kondisi ini dapat di gambarkan bahwa diduga Menebar Kebijakan Kontroversi Kemenkominfo Menuai Kegaduhan di masyarakat, baik di kalangan pengguna manfaat platform digital, maupun juga anggota Keluarga Besar ORARI yang berada di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, ”pungkas Edo Chairany YB7USS Ketua ORDA Kalimantan Timur kepada awak media, Rabu, 3/8/2022 di Banjarmasin. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x