- daerahSambut HUT ke-25, Demokrat Sumbar Gelar Donor Darah dan Aksi Langit Biru
- daerahKawal Demokrasi Tingkat Pekon, Polsek Pesisir Utara Pastikan Kampanye Aman
- daerahPoros Rawamangun Desak Aparat Hukum, Usut Rp 50 Milyar APBD 2026 Pemprov DKI Jakarta, Untuk Pembangunan RSUD Cakung
- Top NewsHUT ke-59 RSIA Restu Ibu, Siapkan Pengembangan Menuju Rumah Sakit Umum
- daerahJaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

Menakar Kesejahteraan Buruh: Memperjuangkan Kesejahteraan Buruh,BUKAN diantara Kepentingan Karyawan pimpinan
Nasionalpos.com l Banyuwangi – indonetizen.id | Kesejahteraan, kemiskinan, dan marginalisasi merupakan isu yang selalu relevan dalam dunia perburuhan. Di PT Nusantara 1, kebijakan mutasi karyawan strata 3, 2, dan 1 antar regional menjadi topik hangat yang perlu dikaji dengan mendalam. Kebijakan ini, meskipun patut diapresiasi karena bertujuan untuk menilai performa karyawan secara objektif melalui Key Performance Indicators (KPI), juga membuka ruang diskusi mengenai dampaknya terhadap kaum buruh yang berada di strata lebih rendah, yakni KHT dan KHL.
Kebijakan mutasi karyawan antar regional di PT Nusantara 1 bertujuan untuk mengungkap performa karyawan secara lebih objektif. Dengan memindahkan karyawan strata 3, 2, dan 1, perusahaan dapat menilai siapa yang benar-benar kompeten dan siapa yang hanya mampu berbicara tanpa hasil nyata. Ini seharusnya mendorong karyawan untuk meningkatkan kinerja mereka, karena mereka tahu bahwa mereka akan dievaluasi di berbagai lingkungan kerja.
Namun, isu ini menjadi kontroversial ketika beberapa karyawan strata 3 ke atas melontarkan protes dengan slogan “Tolak Karyawan dari Luar Regional”. Desakan ini sering dikemas dalam flyer yang disebarkan melalui status WhatsApp. Pertanyaannya adalah, apakah protes ini benar-benar mewakili kepentingan kaum buruh atau hanya alat tawar-menawar politik oleh oknum pimpinan?
Kaum buruh KHT dan KHL sering kali dijadikan alat tawar-menawar politik oleh karyawan strata lebih tinggi. Mereka adalah tulang punggung perekonomian perkebunan, namun sering dipandang sebelah mata. Kehidupan mereka tak kunjung membaik meskipun mereka adalah penopang utama perusahaan.
Marginalisasi terhadap buruh terlihat dari upaya pimpinan yang memanfaatkan mereka sebagai komoditas politik. Isu seperti “Tolak Karyawan dari Luar Regional” tidak berdampak langsung pada kesejahteraan buruh KHT dan KHL. Kebijakan ini lebih sering digunakan oleh oknum pimpinan sebagai alat untuk memperkuat posisi mereka sendiri dalam negosiasi dengan manajemen
Kesejahteraan buruh tetap menjadi isu krusial yang perlu mendapat perhatian lebih. Kebijakan mutasi antar regional mungkin memiliki niat baik untuk meningkatkan kinerja, tetapi tidak menyentuh aspek kesejahteraan buruh secara langsung. Buruh KHT dan KHL tetap berada di posisi yang rentan, sering kali dengan upah yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Desakan untuk menolak karyawan dari luar regional sebenarnya lebih mencerminkan ketakutan kehilangan posisi oleh karyawan strata tinggi daripada memperjuangkan hak buruh. Ini adalah cermin dari bagaimana kepentingan politik internal perusahaan sering kali lebih dominan daripada upaya nyata untuk memperbaiki kondisi buruh.
Untuk mencapai kesejahteraan yang merata, PT Nusantara 1 perlu menerapkan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan. Mutasi karyawan antar regional bisa tetap dilaksanakan dengan memperhatikan dampak sosial dan ekonomi terhadap seluruh lapisan karyawan. Perusahaan harus memastikan bahwa kebijakan ini tidak hanya menguntungkan strata atas tetapi juga memperbaiki kondisi buruh KHT dan KHL.
Kebijakan mutasi karyawan strata 3, 2, dan 1 antar regional di PT Nusantara 1 memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Namun, keberhasilan kebijakan ini tidak boleh mengorbankan kesejahteraan buruh. Desakan “Tolak Karyawan dari Luar Regional” menunjukkan dinamika politik internal yang lebih mementingkan kepentingan pimpinan daripada nasib buruh. Untuk itu, PT Nusantara 1 harus mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil bersifat inklusif dan berkeadilan, demi kesejahteraan seluruh karyawan.
Penulis :
Noto Suwarno
———————
Ketua Forum Karyawan Putra Putri Pensiunan PT Perkebunan Nusantara Grup
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
- Banyuwangi
20 Okt 2026
BANYUWANGI, NASIONALIS. COM – Gelombang penyampaian aspirasi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi diperkirakan bakal menjadi sorotan. Kantor Hukum Rifki Pria Hartawan Usman, S.H. & Rekan secara resmi menyampaikan pemberitahuan aksi damai yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026, di depan Kantor Polresta Banyuwangi. Dalam surat pemberitahuan tertanggal 19 Oktober 2026 yang ditujukan kepada Kapolresta Banyuwangi, …
dito
19 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Transisi energi menjadi isu global yang mendesak karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak negatif perubahan iklim. Beberapa negara telah mempraktikkan transisi ke energi baru dan terbarukan (EBT) dengan baik, seperti Swedia, Jerman dan Selandia Baru, demikian di ungkapkan oleh narasumber tunggal: Dr Natalis Situmorang pada Webinar bertajuk Bedah Buku Transisi Energi di Indonesia, Sabtu, …
- Banyuwangi
19 Okt 2026
Banyuwangi, Nasionalis.com – Penanganan empat laporan polisi di Polresta Banyuwangi menjadi perhatian tim kuasa hukum yang mendampingi pelapor berinisial DPS dan IBP. Mereka meminta kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara yang mencakup dugaan tindak pidana terkait urusan keluarga, keuangan, dokumen hak atas tanah perusahaan, hingga penerimaan dana yang dipersoalkan. Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan …
dito
17 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Putusan Mahkamah Konstitusi yang mewajibkan revisi UndangUndang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer menjadi sorotan penting dalam peta reformasi hukum nasional. Putusan yang menyatakan bahwa prajurit TNI yang melakukan tindak pidana umum harus diadili di peradilan umum ini dinilai sebagai tonggak konstitusional yang menegaskan prinsip negara hukum: tidak ada satu pun …
21 Nov 2024 2.523 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.925 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.674 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.671 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.577 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.525 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.339 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.