Home » Ekonomi » Mengupas Tren Pemasaran 2025 Bersama Indigo dan HIPMI Bantul

Mengupas Tren Pemasaran 2025 Bersama Indigo dan HIPMI Bantul

Dewi Apriatin 06 Jan 2025 93

NasionalPos.com, JakartaKolaborasi Indigo dan HIPMI Bantul bahas transformasi pemasaran dan cara pelaku usaha menghadapi perubahan nilai pelanggan. Telkom Indonesia melalui Indigo berkolaborasi dengan HIPMI Bantul menyelenggarakan diskusi panel bertajuk Ngobrol Bisnis dengan tema “Outlook 2025: Memahami Tren Pemasaran dan Pergeseran Nilai Pelanggan.” Acara ini digelar pada 4 Desember 2024 di Atrium Galeria Mall, Yogyakarta, dan bertujuan memberikan wawasan kepada pelaku usaha mengenai perubahan lanskap pemasaran di tahun-tahun mendatang.

Acara ini menjadi ajang diskusi strategis mengenai pentingnya digitalisasi, keberlanjutan, dan personalisasi dalam menarik perhatian pelanggan. Konsumen kini tidak hanya melihat kualitas produk, tetapi juga nilai yang diusung merek, pengalaman yang diberikan, serta komitmen terhadap isu sosial dan lingkungan. Melalui acara ini, Indigo dan HIPMI Bantul berupaya mendukung pelaku usaha untuk beradaptasi dengan tren ini dengan menciptakan solusi inovatif yang relevan dan berkelanjutan.

Acara diawali dengan sambutan oleh Rendra Prasetya, S.T., M.Eng., Penyuluh Perindustrian Ahli Madya dari Disperindag, yang menekankan pentingnya memahami tren pemasaran sebagai dasar pertumbuhan bisnis. Diskusi panel menghadirkan pembicara utama Raden Agoeng Bhimasta, dosen pemasaran dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Yosep Andi Setyawan, pemilik Joyfulbaby.

Raden Agoeng Bhimasta memaparkan bahwa perubahan ekonomi global dan nasional akan membawa dampak besar pada pola konsumsi masyarakat. Ia menyoroti peran teknologi dan nilai keberlanjutan sebagai faktor kunci yang memengaruhi nilai pelanggan. “Sektor bisnis yang mengintegrasikan teknologi dan keberlanjutan memiliki peluang besar untuk berkembang di masa depan,” ujar Agoeng.

Baca Juga :  Delapan Sektor Prioritas Telah Ditetapkan Pemerintah Untuk APBN 2023

Di sisi lain, Yosep Andi Setyawan berbagi pengalaman nyata sebagai pelaku bisnis dalam menghadapi perubahan nilai pelanggan. Ia menegaskan pentingnya personalisasi dan pemasaran berbasis data untuk memenangkan hati konsumen. “Keberlanjutan adalah strategi jangka panjang yang tidak hanya menciptakan nilai untuk pelanggan, tetapi juga perusahaan,” tambah Yosep.

Diskusi ini menyoroti peluang besar yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha di tahun 2025, seperti:

Pemanfaatan kecerdasan buatan untuk personalisasi pemasaran.

Strategi berbasis data untuk memahami kebutuhan pelanggan.

Integrasi nilai keberlanjutan dalam strategi bisnis.

Namun, tantangan seperti meningkatnya persaingan, ekspektasi pelanggan yang semakin kompleks, dan kebutuhan untuk terus berinovasi juga menjadi perhatian utama.

Sebagai program inkubator dan akselerator startup di bawah Telkom Indonesia, Indigo melihat kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya mendukung inovasi dalam ekosistem bisnis lokal. Dengan memadukan wawasan praktis dari pelaku usaha dan pandangan strategis dari akademisi, Indigo berharap acara ini dapat membantu pelaku usaha menciptakan strategi pemasaran yang relevan, adaptif, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Triwulan II 2023 Naik Jadi 5,13 Persen

“Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. Melalui diskusi ini, kami berharap dapat menginspirasi pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi yang relevan dengan kebutuhan pasar,” ujar Patricia Eugene Gaspersz, Senior Manager Indigo.

Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Indigo telah membina lebih dari 200 startup digital yang mencakup berbagai sektor, termasuk pendidikan. Dengan menyediakan pendanaan, pendampingan, dan peluang kolaborasi dengan Telkom Indonesia, Indigo terus mendukung startup untuk menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui diskusi ini, Indigo bersama HIPMI Bantul mengajak pelaku usaha untuk terus belajar, berkolaborasi, dan berinovasi demi menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era digital. Indigo percaya bahwa sinergi antara bisnis, asosiasi, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem yang tangguh dan berdaya saing tinggi di masa depan.

About Indigo

Indigo adalah program inkubasi dan akselerasi startup digital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Melalui berbagai program pendukung, Indigo membantu startup digital mencapai potensi maksimalnya dan memperkuat daya saing mereka di pasar global.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Iyut Ermawati - Karawang

24 Feb 2026

nasionalpos .com -Karawang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Karawang bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini akan berlangsung di Lapangan Karang Pawitan, Kabupaten Karawang, pada Selasa (24/02/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Komitmen Bersama Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa …

Forum RT-RW Jakarta Pusat, Beraudensi ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Sampai kan Beberapa Usulan

dito

29 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) merupakan lembaga kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, penataan administrasi kependudukan, penguatan kohesi sosial, serta penyaluran aspirasi masyarakat secara bottom up, demikian di sampaikan Ketua Forum RT-RW Jakarta Pusat H.M Joko Hardoyo, kepada wartawan, Kamis, 29 Januari …

H-6 Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Terpantau Meningkat Menjelang Natal 2025

Dame.T

20 Des 2025

Jakarta,NasionalPos – Jelang libur Natal 2025, tepatnya H-6 pada 19 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu Lintas Jabodetabek Total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 218.138 unit, naik 3,33% dibanding hari normal 211.105 kendaraan. Lonjakan terjadi di empat gerbang tol utama: GT Cengkareng (arah Bandara Soekarno-Hatta): 87.150 kendaraan (+3,43%). GT …

Realisasi PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Target 2025 Masih Bisa Tercapai

ardi

19 Des 2025

Jakarta,NasionalPos.com– Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM mencapai Rp228,05 triliun per 18 Desember 2025. Angka ini menegaskan sektor energi dan mineral tetap menjadi salah satu tulang punggung penerimaan negara. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, …

x
x