Home » Ekonomi » Mensos Risma, Tepis Temuan BPK RI Terkait Bansos Salah Sasaran Rp 6,9 Trilyun

Mensos Risma, Tepis Temuan BPK RI Terkait Bansos Salah Sasaran Rp 6,9 Trilyun

dito 06 Jun 2022 101

NasionalPos.com, Jakarta – Diperoleh informasi dari sumber di BPK RI, yang menyampaikan di  dalam dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun 2021 diterbitkan BPK menyebutkan adanya temuan penetapan dan penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH),Program Sembako alias Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST) terindikasi tidak sesuai ketentuan sebesar Rp 6,93 triliun. Temuan ini muncul karena Kemensos menyalurkan ketiga program bansos tersebut kepada:

  1. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan Sembako/BPNT serta BST yang tidak ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Oktober 2020 dan usulan pemda melalui aplikasi Sistem Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).
  2. KPM yang bermasalah di tahun 2020 namun masih ditetapkan sebagai penerima bansos di Tahun 2021.
  3. KPM dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid.
  4. KPM yang sudah dinonaktifkan.
  5. KPM yang dilaporkan meninggal.
  6. KPM bansos ganda
Baca Juga :  Sekjen MUI Ajak Semua Pihak Perkuat Industri Keuangan Non Bank

Dalam dokumen yang diteken Ketua BPK pada Maret 2022 itu juga menyebutkan akibat dari  penyaluran bansos PKH, Sembako/BPNT, dan BST terindikasi tidak tepat sasaran sebesar Rp 6,93 triliun.

Mengenai temuan BPK tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pun menanggapinya dengan menjelaskan bahwa temuan itu muncul karena BPK mengacu pada data lama sebelum perbaikan,  temuan BPK tersebut mengacu pada data warga miskin atau yang dikenal dengan nama Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) per Oktober 2020. Sedangkan DTKS diperbaiki mulai Desember 2020, tepat setelah Risma diangkat menjadi mensos, dengan cara memadankan nama warga miskin dengan nomor induk kependudukan (NIK).

“Kami baru bisa menyelesaikan (perbaikan DTKS) pemadanan NIK itu pada bulan April 2021. Karena itu, BPK menemukan angka Rp 6,9 triliun (bansos tidak tepat sasaran),” ungkap Risma saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, (6/6/2022).

Baca Juga :  Dukung Kebijakan Pengurangan Emisi Karbon, Kementerian PUPR Bangun 50 Ribu Unit Rumah Berkonsep Green Building

Setelah laporan itu muncul, lanjut Risma, barulah BPK meminta Kemensos memberikan jawaban atau penjelasan, dalam kurun waktu empat hari, dan pihaknya sudah menyerahkan dokumen jawaban kepada BPK, yang isinya menunjukkan bahwa bansos Rp 6,9 triliun itu benar-benar disalurkan dan ada penerimanya.

“Sudah kita cek juga bersama BPK ke lapangan di Jabodetabek dan itu semua clear,dan buktinya Kemensos mendapatkan opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK,  karena kami bisa menjawab semua temuan BPK” pungkas Risma. (*dit)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pertama di Indonesia, Kemenko Pangan dan Pemkab Banyuwangi Bentuk Tim Tata Kelola Udang Berkelanjutan.

Indra

12 Des 2025

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Konservasi Indonesia (KI) dan Pemkab Banyuwangi telah membentuk Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan. Tim ini dibentuk untuk memperkuat tata kelola dan daya saing sektor budidaya udang yang ramah lingkungan di daerah. Tim tersebut dikenalkan secara resmi oleh Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budi Daya Bidang Koordinasi …

Perjalanan Karir I Made Cahyana Negara, Menginspirasi Generasi Muda Banyuwangi.

Indra

12 Des 2025

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – I Made Cahyana Negara bukan nama yang asing bagi masyarakat Bumi Blambangan. Dia merupakan putra asli Banyuwangi kelahiran Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro yang lahir pada 04 Maret 1979 atau 46 tahun lalu. Ia mengawali karier politik dari tingkat bawah sebagai Ketua Ranting Desa Ketapang, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kalipuro, Sekretaris Dewan …

Musyawarah Aktivis lintas sektoral Sepakati Demokrasi Pancasila Solusi Persoalan Bangsa”

dito

11 Des 2025

NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di Resto Handayani, Kamis, 11/12/2025, organisasi lintas sektoral antara lain GN 98, Forbes Bhineka tunggal Ika, Solidaritas Buruh Nasional, Serikat Jasa Angkutan Online Kerakyatan, Perserikatan Sosialisme Demokrasi Kerakyatan, dan GEMA PUAN menggelar Musyawarah Aktivis Lintas Sektoral . Acara yang di pandu oleh Agung aktivis 98 dan Maya aktivis 98, di awali dengan …

PPIR Berkolaborasi Dengan Pegiat Seni dan Universitas Paramadina Gelar Drusba Fest 2025

dito

10 Des 2025

Nasionalpos.com, Jakarta- Masih dalam rangkaian kegiatan Peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, dan dalam meningkatkan hubungan kerjasama Bangsa Indonesia dan Bangsa Rusia di bidang budaya, ekonomi, pariwisata dan teknologi digital, Maka Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Rusia (PPIR) berkolaborasi dengan Universitas Paramadina, Paramadina Asia and Pacific Institute, Masyarakat Penggiat Seni Indonesia (MPSI), Crimson TEATR, Paruski, FILeM, Yayasan Sanjeev, …

TNI AL Kerahkan Helikopter Panther Salurkan Bantuan Medis ke Tapanuli Tengah

Dame.T

10 Des 2025

Jakarta,NasionalPos.com– TNI Angkatan Laut terus mengintensifkan dukungan logistik dan layanan kesehatan bagi wilayah yang terisolasi akibat bencana alam. Helikopter AS 565 MBe Panther bernomor lambung HS-1305 dikerahkan dari KRI Semarang (SMR-594) untuk mengirimkan tim medis serta bantuan obat-obatan ke Lapan Lombu, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (10/12/2025). Dalam keterangan resmi, Dinas Penerangan TNI AL menyebutkan …

TNI AL Kirim 1,2 Ton Sembako ke Sibolga untuk Korban Bencana

Dame.T

10 Des 2025

Jakarta,NasionalPos.com– TNI AL mengerahkan Pesawat U-6208 jenis Cassa NC 212-200 Aviocar untuk mengirim logistik ke Sibolga, Sumatera Utara, Rabu (10/12/2025), sebagai bantuan bagi korban bencana. Dikutip dari keterangan tertulis Dispen TNI AL, bantuan kemanusiaan ini berupa 1,2 ton sembako untuk memastikan masyarakat di Sibolga menerima pasokan kebutuhan pokok yang memadai. Langkah ini sejalan dengan tugas TNI …

x
x