Home » Headline » Muhamad Rijal Abdilah Sumbang Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Youth Games 2025

Muhamad Rijal Abdilah Sumbang Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Youth Games 2025

Dame.T 27 Okt 2025 417

Bahraain,NasonalPos.com – Atlet muda angkat besi Indonesia, Muhamad Rijal Abdilah, sukses mempersembahkan medali emas kedua bagi kontingen Tanah Air di ajang Asian Youth Games Bahrain 2025. Rijal tampil gemilang di kelas boys 60kg dengan angkatan clean and jerk 143 kg.

“Alhamdulillah, saya sangat bangga. Kerja keras dan latihan selama satu tahun di pemusatan latihan nasional akhirnya terbayar. Meninggalkan keluarga di rumah tidak sia-sia,” ujar Rijal dalam keterangan resmi, Senin (27/10/2025).

Pertarungan di nomor clean and jerk berlangsung ketat. Rijal memulai dengan angkatan 136 kg dan 139 kg pada percobaan pertama dan kedua. Persaingan memanas ketika atlet Tiongkok, Xunfa Chen, berhasil mengangkat 141 kg, diikuti atlet India, Maharajan Arumugapandian, dengan 142 kg

Baca Juga :  Ratas Bersama Presiden Soal Angkutan Massal Perkotaan Dihadiri PJ Gubernur

Atlet muda angkat besi, Muhamad Rijal Abdilah, sukses mempersembahkan medali emas kedua bagi Tim Indonesia di ajang Asian Youth Games Bahrain 2025.

Dengan tenang, Rijal menaikkan beban menjadi 143 kg, dan angkatannya sah oleh juri, memastikan medali emas bagi Indonesia. “Angkatan ini di atas angkatan saat latihan. Di pelatnas, angkatan terbaik saya 141 kg, tapi di sini bisa mencapai 143 kg,” kata atlet asal Kabupaten Bandung itu.

Baca Juga :  Aneh, Kepindahan Tugas Ketua Majelis Hakim yang Menangani Perkara 457/PTT.d/2023/PN.JktTim secara Mendadak

Di nomor snatch, Rijal menempati posisi keempat dengan angkatan 107 kg. Posisi teratas diraih Xunfa Chen (Tiongkok) 120 kg, Maharajan Arumugapandian (India) 114 kg, dan Ayu Higa (Jepang) 110 kg.

Meski bukan peraih medali di snatch, prestasi Rijal tetap istimewa. Asian Youth Games 2025 menjadi multievent internasional pertamanya, dan ia berhasil naik podium setelah sebelumnya gagal di World Youth Championship di Peru.

“Saya ingin terus latihan lebih keras, lebih disiplin, dan patuh pada pelatih. Target saya selanjutnya adalah lolos ke Olimpiade,” tutup Rijal.

Setiap penampilan Tim Indonesia di Asian Youth Games 2025 mendapat dukungan dari Mills, BAIC Indonesia, Aice, Kings Travel, TikTok, Perumnas, dan SVRG. (*)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

x
x