Home » Headline » Cegah Lahirnya Koruptor, Mari Dukung Himbauan KPK, Hajar Serangan Fajar di Pemilu 2024

Cegah Lahirnya Koruptor, Mari Dukung Himbauan KPK, Hajar Serangan Fajar di Pemilu 2024

dito 18 Sep 2023 152

NasionalPos.com, Jakarta- Fenomena politik uang atau money politic tetap menjadi ancaman serius menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Karenanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program ‘Hajar Serangan Fajar’ mengimbau masyarakat ikut mengawal Pemilu dengan menentang dan menolak praktik politik uang yang dapat menjelma menjadi korupsi, himbauan itu juga disebarkan dan terpampang di pamlet di beberapa tempat, termasuk diantaranya terpasang di stasiun MRT di kawasan Blok M Plaza Jakarta Selatan.

Himbuan KPK tersebut, juga direspon oleh berbagai kalangan masyarakat, salah seorang diantaranya adalah H. Mohammad Rudyanto Dharmawan Ketua Satkar Ulama Kota Adm Jakarta Barat, saat di temui wartawan, ia mengatakan sudah bukan menjadi rahasia lagi jika setiap penyelenggaraan Pemilu baik tingkat nasional maupun tingkat daerah masih dikotori dengan politik uang.

Apabila masyarakat dengan senang hati menerima politik uang, maka perilaku tersebut dapat memberatkan para kepala daerah serta wakil rakyat. Sebab, ongkos politik/demokrasi yang tergolong sangat mahal dapat memicu kepala daerah/wakil rakyat melakukan tindak pidana korupsi.

“Oleh karena itu, Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh KPK, melalui sosialisasi pencegahan money politik, atau suap politik yang bakal terjadi di setiap momentum demokrasi, seperti pada pemilu serentak pilpres dan pemilu legistaif, tanggal 14 Februari 2024 mendatang, apalagi sosialisasi itu dengan Bahasa sederhana mudah dicerna, menggelitik dan bagusnya dipasang di ruang publik”ucap H. Mohammad Rudyanto Dharmawan kepada wartawan, pada hari Senin, 18 September 2023 di Stasiun MRT di kawasan Blok M Plaza, Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Sekda Buka FGD Jakarta Productivity Forum

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh KPK tersebut, hal itu merupakan tindakan edukatif untuk memberikan kesadaran kepada Masyarakat agar mencegah terjadinya suap politik di penyelenggaraan pemilu, aktivitas suap politik itu biasa disebut serangan fajar.

Adapun serangan fajar ini merupakan bagian dari penyakit pemilu yang bersumber dari politik uang. Orang membayar uang, membayar jasa, dan membayar janji-janji agar seseorang memilih atau melirik calon yang diinginkan oleh penerima,

Hal inilah yang menyebabkan dari pemilu ke pemilu tidak lagi berkualitas, dan bahkan di tengarai pemilu tidak melahirkan wakil rakyat yang tidak amanah, serta kemudian melahirkan seorang koruptor, sehingga tanpa disadari Masyarakat yang memiliki hak suara tidak lagi menjadi subyek untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan amanah, melainkan malahan menjadi obyek penderita yang hanya dimanfaatkan untuk mendapatkan suara dukungan oleh para pencari kursi kekuasaan.

“Bagaimana bisa memerangi korupsi kalau masyarakat yang memiliki hak politik menerima suap politik?, hal itu tanpa disadari pemilih sudah terlibat korupsi sejak awal, tanpa disadari mendorong lahirnya koruptor baru, uang rakyat di korupsi agar bisa balik modal, modal yang di pakai untuk menyuap rakyat, kondisi ini jelas yang rugi adalah rakyat, rakyat lagi-lagi jadi korban, ini yang harus dicegah.”tukas H. Mohammad Rudyanto Dharmawan yang biasa disebut Bang Moo sebagai panggilan akrabnya.

Baca Juga :  Aksi SPAI di Kemenaker, Di Duga Ada Kejanggalan

Karena itulah, lanjut Bang Moo, untuk mencegah terjadinya suap politik atau sering disebut dengan istilah serangan fajar tersebut, bukan hanya melalui penerapan hukum saja, melainkan juga melalui menciptakan kesadaran Masyarakat untuk menolak berbagai bentuk suap politik, dengan alasan terima duitnya menderita selama lima tahun, ya, kalau tidak ingin menderita kehidupan maupun penghidupan selama lima tahun, ya, sudah seharusnya rakyat menolak berbagai bentuk suap politik.

“Untuk itulah, mari kita dukung KPK, bersama-sama memerangi korupsi dengan menolak politik uang, dan hajar serangan fajar, Pilihlah  calon wakil rakyat maupun calon presiden berdasarkan karakter, kepeduliaannya, empatinya, sikap keberpihakannya kepada rakyat, gagasannya, rekam jejak yang baik, jangan karena uang, Sudah bukan zamannya lagi memberikan hak pilih karena uang, tapi gunakanlah hak pilih untuk memilih  orang yang amanah karena orang yang amanah tidak bakal korupsi.”pungkas H. Mohammad Rudyanto Dharmawan yang juga terpanggil sebagai Bacaleg DPRD DKI Jakarta Partai Golkar di dapil 9 Jakarta ( Kec Cengkareng, Kec. Tambora & Kec Kalideres)

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Tantangan Menteri Pertahanan RI ditengah Isu Agama dan Konflik Papua

Dhio Justice Law

22 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera)   NasionalPos.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir, negeri tercinta ini dihadapkan pada isu sensitif soal agama dan masalah konflik Papua . Jika pemerintah salah atau abai dalam menangani hal tersebut, maka kedaulatan NKRI taruhannya. Ironisnya, isu agama dan kondisi Papua mencuat di tengah konflik global akibat perang Iran Vs …

Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

Hery

21 Mar 2026

Bekasi,NasionalPos — Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Izzatul Islam, kawasan Grand Wisata, berlangsung khidmat dan aman berkat dukungan pengamanan dari komunitas lintas agama yang tergabung dalam Forum Persaudaraan Kerukunan Umat Beragama Grand Wisata (FPKUB GWS). Sejak pagi hari, ratusan jamaah telah memadati area masjid untuk menunaikan ibadah Sholat Ied. Di …

x
x