Home / Ekonomi / Headline / Nasional

Minggu, 19 Juni 2022 - 18:03 WIB

Pasar Murah di TTIC, Dipastikan Mentan SYL, Digelar Secara Rutin

NasionalPos.com, Jakarta– Kegiatan pasar murah di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dipastikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menjadi kegiatan rutin yang biasa dilakukan setiap ada kenaikan harga bahan pokok. Terlebih menjelang perayaan hari besar seperti Idul Adha mendatang.

“Sebenarnya apa yang kita lakukan ini adalah aktivitas rutin dalam menghadapi dinamika-dinamika harga pada kebutuhan masyarakat, karena pada hari-hari tertentu atau waktu tertentu seperti Idul Fitri, Idul Qurban, Natal dan Tahun Baru seperti itu adanya,” ujar SYL, Minggu, (19/6/2022) di Jakarta

Menurut SYL, pasar murah penting dilakukan untuk mempersiapkan kebutuhan pangan dasar yang berkualitas bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Apalagi, saat ini, harga cabai dan bawang dalam keadaan fluktuasi yang cenderung menguntungkan petani.

Baca Juga  Mengenal Sosok Para Tokoh Taliban Calon Pemimpin Afghanistan

“Ini tidak lain untuk mem-back up sesama menteri dalam mempersiapkan kebutuhan pangan dasar yang ada, kebutuhan ini memang ditentukan sebagai kita berusaha untuk mengendalikan secara maksimal. Kita tahu, harga cabai melonjak dan bawang biasanya seperti itu,” katanya.

Meskipun begitu, kata dia, pasokan cabai dan bawang memang mengalami gangguan terhadap serangan hama. Akan tetapi, menurut SYL, ketersediaan kedua komoditas ini dalam keadaan cukup.

“Hari ini, dengan melihat pasar tani yang ada, dan kemudian petani-petani yang berada di Wonosobo dan Temanggung mengambil panggung disini untuk mengakatakan sebenarnya bawang dan cabai produktivitas memang terganggu oleh iklim, tetapi ketersediaan standar kebutuhan dari data yang kita miliki cukup tersedia,” katanya.

Baca Juga  Jalan Trump Kandas, Biden Menang di Michigan

Disisi lain, SYL menegaskan ketersediaan daging sapi dalam menghadapi hari raya idul adha dalam keadaan cukup. Tidak ada pasokan yang tersendat atau gangguan lain akibat wabah PMK. Menurutnya, PMK tetap ada namun pengawasan yang dilakukan sudah begitu ketat.

“Sapi-sapi dari daerah yang tidak kena PMK juga masih sangat besar, kita cukup supplynya dan terus masuk ke DKI, mungkin malam ini juga informasinya Pak Gubernur DKI akan menerima langsung apa-apa yang ada dan daerah sapi dari kantong supply itu sudah dilakukan pemeriksaan bahkan ada yang dikarantina, sampai disini juga diatas kapal apa perlakukan kesehatan dan turunnya juga seperti itu,”pungkasnya (*dit)

 

Share :

Baca Juga

Imam Besar Al Azhar di Kairo Mesir Ahmad Al Tayeb

Headline

Imam Besar Al-Azhar Tegaskan Ikhwanul Muslimin Bukan Teroris
Direktur Krakatau Steel

Nasional

KPK tetapkan Direktur Krakatau Steel Tersangka Suap
suasana rapat paripurna

Megapolitan

Naik Rp 4 Miliar, Anggaran Catering DPRD DKI Diduga Mark Up
crisis ekonomi

Ekonomi

Pemerintah Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif di Kuartal IV-2020
KPK jujur

Headline

KPK Bisa Menyadap Jika Ada Izin Dewan Pengawas
9d3c4ddc 4b9d 4a3b 99f3 6ffab264ea48 169

Headline

Diduga Mata-mata Rusia, Seorang Perwira Militer Prancis Ditangkap
Posko BPBD Bali edit

Headline

Dukung GPDRR 2022, BPBD Provinsi Bali Siagakan Tiga Posko Satgas Evakuasi
MUI

Headline

Ini Fatwa MUI Soal Paramedis Tangani Pasien Corona Boleh Sholat Tanpa Wudhu