Home » Headline » Pelantikan Yogi Rusyogi Affandi Sebagai Ketua PDK 2 Kosgoro Jaksel, Diapresiasi Bang Moo Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar no.10 Dapil Jakarta 9

Pelantikan Yogi Rusyogi Affandi Sebagai Ketua PDK 2 Kosgoro Jaksel, Diapresiasi Bang Moo Caleg DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar no.10 Dapil Jakarta 9

dito 09 Feb 2024 354

NasionalPos.com, Jakarta- Bertempat di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta,  Kamis 8/2/2024 kemaren telah digelar acara Pelantikan Pengurus Kosgoro 1957 Kota Administrasi Jakarta Selatan  dan doa bersama untuk para calon legislatif yang akan maju dalam pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024.

Dalam sambutannya, Ketua PDK 2 Kosgoro 1957 Kota Administrasi Jakarta Selatan Yogi Rusyogi Affandi (YRA)mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan PDK Kosgoro 1957 dan tak lupa untuk mengingat jasa senior yang telah membesarkan organisasi Kosgoro 1957, dirinya pun tak lupa menyampaikan  visi dan misi serta program kerja ke depan

“Kami bahu membahu membesarkan PDK 2 Kosgoro 1957 bersama Sekretaris Rena Suhaeni, dan Bendahara Erma Zein serta pengurus lain, insyaallah dapat memberikan manfaat kepada organisasi, kader-kader dan juga memberikan sumbangsih kepada masyarakat khususnya di Jakarta Selatan, dan tentunya kami juga bertekad berkonstribusi memenangkan Partai Golkar pada pemilu serentak 14 Februari 2024 mendatang serta juga turut memenangkan pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran  di wilayah Kota Adm Jakarta Selatan.”ucapnya.

Baca Juga :  RUALB Apartemen Puri Kemayoran Tahap 2 Secara Demokratis Menetapkan Pengurus & Pengawas Baru P3SRS Periode 2023-2026

Selain itu, dirinya juga berharap acara Pelantikan dan doa bersama ini untuk memohon agar Allah SWT senantiasan memberikan kelancaran dan keberkahan serta kesuksesan bagi seluruh calon legislatif serta dukungan untuk melaju di Pemilu 2024.

Dalam acara ini hadir Ketua PDK 1 Kosgoro 1957 DKI Jakarta, H. Chairul Azhar Purba, Bendahara Dimaz Raditya, Wakil Ketua OKK, Teuku Iskandar, Wakil Dewan Penasihat, H. Baskara Harimukti, Davis salah satu wakil Ketua, Ketua Koperasi PPK Kosgoro 1957, Nurhafidz serta Calon legislatif dan calon DPD RI dari Partai Golkar khususnya yg berasal dari Ormas Kosgoro 1957, Caleg DPRD DKI Dapil 7 (H.M. Asyraf Ali dan Dienis Haning Savitri)

Baca Juga :  Politisi PDIP Desak Bapanas Segera Bereskan Carut-Marut Pangan Nasional

Sementara itu, N Rudyanto Dharmawan yang juga akrab dipanggil Bang Moo (Ketua Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat), kepada wartawan, ia mengatakan dirinya sangat mengapresiasi atas dilantiknya  Yogi Rusyogi Affandi sebagai Ketua PDK 2 Kosgoro 1957 Kota Adm Jakarta Selatan, dan sekaligus memberikan selamat kepada Yogi Rusyogi Affandi beserta jajarannya yang telah dilantik secara resmi untuk menunaikan amanah, tugas dan tanggungjawabnya sebagai PDK 2 Kosgoro 1957 Kota Adm Jakarta Selatan.

“Ya, saya sampaikan selamat kepada sdr Yogi Rusyogi Affandi yang telah dilantik secara resmi sebagai Ketua PDK 2 Kosgoro 1957 Kota Adm Jakarta Selatan, semoga dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik dan sukses. Amin” tandas N Rudyanto Dharmawan yang juga terpanggil sebagai sebagai caleg DPRD DKI Jakarta no. 10  dari Partai Golkar di dapil Jakarta 9 (Kec.Kalideres, Kec.Cengkareng dan Kec.Tambora).

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

x
x