Home » Nasional » Pemasangan Kabel Fiber Optic (FO) Jaringan WiFi Di Tiang Listrik Di Duga Tanpa Izin Resmi Dari Instansi Dan Pihak Berwenang

Pemasangan Kabel Fiber Optic (FO) Jaringan WiFi Di Tiang Listrik Di Duga Tanpa Izin Resmi Dari Instansi Dan Pihak Berwenang

Eni 23 Okt 2024 610

 

Banyuwangi – NASIONALPOS.com ll pemasangan Kabel Fiber Optic (FO) di jalur kota maupun pedesaan yang terpasang di tiang listrik milik PT PLN Persero di duga tidak ada ijin resmi dari pihak instansi dan pihak berwenang.

Pentingnya jaringan internet bagi seluruh Masyarakat, petinggi pemerintahan juga kalangan masyarakat menengah ke bawah, sehingga pemasangan jaringan internet jenis WiFi di area kota maupun desa semakin beludak, kemajuan teknologi jaringan WiFi sangat pesat yang kini juga di rasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pemasangan kabel Fiber Optic (FO) jaringan WiFi yang menurut salah satu awak media terlihat semrawut di kota maupun di pedesaan yang terutama di Dusun Blangkon, Desa Kebaman Srono, Kabupaten Banyuwangi.

Adapun kebutuhan yang serba internet, membuat perusahaan provider lebih banyak masuk ke berbagai plosok untuk memperluas jangkauan, akhirnya setiap tiang listrik yang berada di Dusun Blangkon Desa Kebaman Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi di penuhi kabel Fiber Optic (FO)yang bergelantungan di berbagai tempat yang di duga masih banyak yang belum berizin dari pihak Dinas tersebut.

Baca Juga :  Strategi Pengusutan Laporan Brigjen Endar, Dibahas Dewas KPK Pekan Depan

Rendra ketua PAC.Macsn Asia Indonesia mengungkapkan “Seharusnya pemerintahan Desa mengontrol adanya kegiatan tersebut, pemasangan kabel Internet yang membentang dan melintang terlihat semrawut, juga menggunakan tiang listrik sebagai tumpangan yang seharusnya menggunakan tiang sendiri supaya lebih aman, jika jaringan masuk pemukiman warga maupun pedesaan, minimal mereka juga harus tetap minta ijin pada pihak RT dan RW setempat, kelurahan juga kecamatan, sepertinya juga di sengaja dengan diam tanpa ada laporan karena perusahaan provider menghindari ‘cost social’ yang lebih tinggi,”ujarnya.

Di tempat yang sama Rendra juga menyampaikan permintaan kepada pemerintah Dinas terkait, Dinas Pekerjaan Umum, Kominfo,juga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) harus proaktif dalam menangani masalah ini terutama kami berharap agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) lebih tanggap dan merespon masyarakat juga awak media, kalo memang tidak berijin harus di tindak tegas lagi untuk pemasangan kabel Internet tersebut,”Tutup Rendra tegas.

Demi aman dan kenyamanan semua masyarakat alangkah baiknya jika kabel Internet di pasang dengan rapi dan dengan tiang tersendiri, agar tidak menggangu aktivitas masyarakat di saat ada acara atau hajatan yang menggunakan Tarup, Penjor dan lain-lain, dengan banyaknya kabel optik yang terpasang di depan rumah membuat kesulitan masyarakat di saat ada kegiatan dan pemasangan Tarub.

Baca Juga :  Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Timur Selenggarakan Pameran Mall Pelayanan Publik

Gofur Ableh salah satu warga Dusun Blangkon Desa Kebaman Kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi sekaligus Humas PAC.Macan Asia Indonesia menyampaikan,
“Keberadaan kabel-kabel internet yang saat ini banyak di keluhan oleh masyarakat, karena terlihat dalam satu tiang listrik banyak kabel provider WiFi yang nempel juga bergelantungan tidak tertata dengan benar, yang terlihat di depan rumah warga sangat menggangu pemandangan dan juga bisa membahayakan warga jika kabel putus tidak segera di perbaiki, sudah pernah terjadi dengan adanya kabel putus mengakibatkan Pengendara yang melintas jatuh,”ujarnya.

Awak media pun mencoba melakukan penelusuran siapa sebenarnya pemilik atau vendor WiFi yang melakukan pemasangan kabel WiFi di tiang listrik milik PT. PLN Persero tersebut untuk di minta penjelasan,tapi belum berhasil.(Red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Hari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.   Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …

Poros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

dito

28 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …

Tutup Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI: Ini Pesan Ketum PPM-LVRI Berto

dito

27 Okt 2026

NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026).   Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …

Poros Rawamangun Sorot Kualitas Kinerja Inspektorat Pemprov DKI Jakarta Terhadap Dua Proyek Pengadaan di DKI Jakarta

dito

27 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK.   …

Momentum Peringatan Hari Santri Nasional, Jadikan Santri Berani dan punya Kemampuan Hadapi Tantangan Zaman

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional  melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri.   Terkait dengan situasi …

Raport Merah Penegakan Hukum selama 2 Tahun Pemerintah Prabowo-Gibran”

dito

21 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta.   Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum.   …

x
x