Home » Headline » Pengamat : Jangan-Jangan Program Makan Siang & Minum Susu Gratis, Justru Menambah Beban Negara & Rakyat?

Pengamat : Jangan-Jangan Program Makan Siang & Minum Susu Gratis, Justru Menambah Beban Negara & Rakyat?

dito 26 Des 2023 159

NasionalPos.com, Jakarta-Pada acara debat cawapres pilpres 2024 yang di gelar pada Jumaat, 22/12/2023 pekan lalu, Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka kembali mengemukakan mengenai program makan siang gratis dan minum susu gratis sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kebutuhan gizi Masyarakat terutama anak-anak usia sekolah.

Sontak saja, apa yang kemukakan Gibran tersebut, kembali menjadi sorotan dari berbagai kalangan Masyarakat, salah seorang diantaranya adalah Agus Yohanes Pemerhati Sosial, kepada wartawan yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa  tawaran program makan siang gratis dan minum susu gratis itu dianggap suatu kegiatan yang diduga merendahkan kemartabatan rakyat, pasalnya program itu menempatkan rakyat pada posisi obyek, dan menganggap rakyat semua miskin, tidak mampu memenuhi kebutuhan makan siang putra-putrinya yang menunaikan pendidikannya di Sekolah.

“Padahal realitasnya, rakyat Indonesia tidak terlalu miskin kehidupannya, dibandingkan rakyat di India, akan tetapi justru di miskinkan oleh para konglomerat, kapitalisme yang menguasai semua aspek kehidupan sehingga peluang rakyat untuk berusaha maupun bekerja menjadi semakin sempit, sehingga berakibat hidup rakyat semakin miskin.”Agus Yohanes kepada awak media, Selasa, 26 Desember 2023 di Jakarta.

Baca Juga :  Panglima TNI Didesak Tarik Anggota Puspom dari Kejagung

Program makan siang dan minum susu gratis itu, lanjut Agus Yohanses bukanlah solusi untuk membangun infrastruktur sosial untuk mengatasi kemiskinan, dan juga bukan pula langkah solusi untuk memperbaiki gizi anak-anak usia sekolah, untuk kemudian dipersiapkan sebagai generasi emas bagi mewujudkan Indonesia Emas 2045 mendatang, selain itu, program pemberian makan siang dan minum susu gratis juga tidak dapat menyelesaikan persoalan pencegahan stunting atau kekurangan gizi di kalangan anak-anak usia sekolah, karena diragukan asupan gizinya, dan keberadaan susu yang diberikan juga tidak jelas kualitasnya, sehingga jika hal itu dilaksanakan maka anak-anak yang menerimanya justru menjadi korban pelaksanaan program tersebut.

“ Dengan demikian progam makan siang dan minum susu gratis itu, dapat dikatakan sangat sulit direalisasikan secara Nasional, dan bahkan rentan terhadap terjadinya tindak pidana korupsi, dan tidak mendidik rakyat.”tukas Agus Yohanes.

Menurut Agus Yohanes, program tersebut program tersebut tak dapat diterapkan nasional, pasalnya secara objektif kebutuhan dasar setiap daerah sangat berbeda, kalau toh di laksanakan oleh pemerintah daerah, mungkin bisa saja di laksanakan, meskipun program itu akan jadi beban APBD serta rentan korupsi karena sangat lemah pengawasannya, seperti yang terjadi di Depok, beberapa waktu lalu terbongkar adanya korupsi pada penyediaan menu makanan untuk balita dalam rangka mengatasi stunting, adapun menu yang ada pada pagu anggaran, pada realitasnya tidak sama dengan menu makanan yang diterima masyarakat, terutama ibu-ibu dan anak-anak .

Baca Juga :  KPK Janji Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi di Kementan

“Ya, sudah bukan rahasia umum lagi, cawapres pasalon nomor urut 2 punya usaha catering di Solo, lho, nah jangan-jangan program makan siang dan minum susu gratis ini, dijalankan oleh usaha cateringnya? Selain itu,  Saya dengar program itu dalam setahun menghabiskan biaya Rp400 Trilyun, duit dari mana? Jangan-jangan bebani APBN lagi, atau nambah hutang Luar Negri, atau dari menaikkan pajak , wuaduh, pokoknya kalau program makan siang dan minum susu gratis diterapkan , justru  beban negara dan rakyat bakal bertambah”pungkas Agus Yohanes.

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

x
x