Home » Nasional » daerah » Pengurus Forum RT-RW Menteng Sambangi DPRD, Usul Kenaikan Dana Operasional

Pengurus Forum RT-RW Menteng Sambangi DPRD, Usul Kenaikan Dana Operasional

dito 21 Agu 2024 145

NasionalPos.com, Jakarta-  Komisi C DPRD DKI Jakarta menerima audiensi Pengurus Forum Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Juru Bicara Pengurus Forum RT RW Kecamatan Menteng Tomy Tampatty menjelaskan, tujuan kedatangannya untuk meminta penambahan anggaran operasional.

Sebab sejak tahun 2018, anggaran operasional yang diterima pengurus RT dn RW masih sama. Besarannya yakni Rp2 juta per bulan untuk RT dan Rp2,5 juta per bulan untuk RW.

Apalagi fakta di lapangan, berbagai kegiatan dikerjakan selama 24jam untuk menjalin koordinasi lintas sektor.

Anggaran tersebut digunakan untuk menunjuang kegiatan RT dan RW bersama Kamtibnas, sosialisasi pencegahan penyakit, pencegahan bahaya Narkoba, pencegahan judi online, pencegahan tawuran, dan lain-lain.

Baca Juga :  Persiapan Akhir Jelang Ardex 2023

“Kami mewakili teman-teman dari forum RT-RW Kecamatan Menteng mengusulkan angka yang ideal untuk mendukung kegiatan itu minimal Rp6 juta per bulan,” ujar Tomy di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (21/8).

Tomy berharap, DPRD dapat merealisasikan usulan penambahan anggaran operasional tersebut. Sebab banyak RT dan RW yang mengeluhkan hal yang sama mengenai kurangnya anggaran operasional.

Bahkan tak jarang pengurus RT dan RW dalam setiap kegiatan menggunakan dana pribadi.

“Kami rasa langkah ini bisa mendorong ke depan agar ini ditinjau, karena bagaimanapun harus kita sadari keberhasilan Pemda DKI, baik gubernur, walikota, camat dan lurah itu kuncinya ada di RT dan RW,” tutur Tomy.

Baca Juga :  Di Duga Klaim Bantuan dari Kemenkes, Oknum Anggota DPR Bakal dilaporkan ke MKD

Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta Rasyidi memyampaikan, hal yang sudah disampaikan Forum RT-RW Kecamatan Menteng sudah menjadi rekomendasi DPRD.

Hanya saja, usulan DPRD itu belum menjadi konsentrasi pada Perubahan APBD 2024.

Rasyidi juga meminta Forum RT-RW menyandingkan secara rinci di dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) berdasarkan bersaran angka yang diajukan.

Tujuannya agar bisa menjadi usulan pada APBD 2025. “Karena bicara anggaran, harus jelas nominal Rp6 juta itu apa. Jadi kita minta rinciannya, harus ada terlebih dahulu,” tutur dia.

“Kemudian sebelum akhir Desember 2024, harus segera dimasukkan kembali dan ke Komisi C atau langsung ke ketua DPRD DKI,” tukas Rasyidi.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BAZNAS Pesisir Selatan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagari Painan

Primadoni,SH

03 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com –– Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesisir Selatan, Yose Leonardo, SH., M.Kn., menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan di Nagari Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (3/6/2026). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Nagari Painan, Bambang Sriyanto, di Kantor Wali Nagari Painan. …

Pengukuhan dan Pelantikan LPM Kelurahan Se-Kecamatan Kiaracondong Masa Bhakti 2026–2031

Suryana Korwil Jabar

03 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Kecamatan Kiaracondong menggelar Pengukuhan dan Pelantikan Ketua dan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan se-Kecamatan Kiaracondong masa bhakti 2026–2031 dengan tema “Meningkatkan Sinergitas dan Peran LPM dalam Mendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (3/6/2026). Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan …

Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

x
x