Home » Nasional » daerah » Poros Rawamangun Desak Hentikan Represif Aparat kepolisian, Cegah Amuk Massa Semakin Meluas

Poros Rawamangun Desak Hentikan Represif Aparat kepolisian, Cegah Amuk Massa Semakin Meluas

dito 29 Agu 2025 871

NasionalPos.com, Jakarta-

Sebuah fakta mengerikan terungkap dari insiden tragis saat pembubaran aksi unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta. Sebuah mobil taktis Brimob, jenis Barracuda, yang melaju kencang di kawasan Pejompongan, ternyata tidak hanya melindas satu, melainkan dua driver ojek online (ojol) pada Kamis (28/8/2025) malam.

 

Namun, duka mendalam datang dari korban lainnya, yang diketahui bernama Affan Kurniawan. Affan dilaporkan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

 

Menanggapi insiden tersebut, Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan ia mengatakan bahwa pihaknya sangat mengecam atas tindakan represif aparat terhadap massa yang ikut dalam demonstrasi untuk menyalurkan aspirasi, sesungguhnya di lakukan secara aman dan damai.

 

” Saya menolak keras cara reffresif anggota polri dalam mengamankan aksi demo, saya mencermati massa ikut aksi itu tidak punya niat untuk melakukan tindakan anarkis ” ucap Rudy Darmawanto SH Ketum Poros Rawamangun kepada wartawan, Jumat 29 Agustus 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Heru Dampingi Presiden Tinjau Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Progres Melebihi Target

 

Menurut Rudy, dari pengamatan nya semua elemen masyarakat maupun mahasiswa yang melakukan aksi sudah mengikuti prosedur yang di tetapkan oleh Undang-undang tentang Penyampaian Pendapat di muka umum, mereka sudah membuat pemberitahuan aksi ke Polda Metro Jaya,

 

Namun pada realita di lapangan, aksi itu berujung keributan bukan di awali oleh para peserta aksi, melainkan di picu oleh para provokator yang juga memprovokasi aparat sehingga memicu emosi aparat kepolisian untuk melakukan pembubaran secara paksa aksi demonstrasi tersebut.

 

” saya mencermati bahwa sangat berlebihan dan terkesan tidak manusiawi ketika aparat kepolisian meng represif mahasiswa, masyarakat maupun ojol yang berpartisipasi dalam kegiatan demonstrasi tersebut “tandas Rudy.

Baca Juga :  Pengamanan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata Libatkan Komunitas Lintas Agama

 

Menurutnya tindakan represif aparat kepolisian tersebut justru tidak menciptakan situasi yang kondusif, akan tetapi dapat memicu kemarahan massa, sehingga menimbulkan chaos, yang tentunya bukan hanya merugikan pihak aparat kepolisian dan pihak peserta aksi, melainkan menimbulkan suasana rusuh, chaos yang merugikan masyarakat secara keseluruhan,

 

Lebih lanjut Rudy mengemukakan, untuk mencegah amuk massa semakin meluas dan tidak terkendali, maka ia sangat berharap aparat kepolisian harus segera bebaskan semua mahasiswa, ojol dan masyarakat peserta demo yang hingga malam ini masih ditahan oleh pihak kepolisian.

” Bukan hanya itu saya juga meminta DPR segera mengevaluasi tunjangan jabatan nya, dan kepada Presiden agar mengevaluasi menteri dan pembantunya agar bisa menghentikan semua ke kekacauan ini” pungkas Rudy Darmawanto SH.

Tags :

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga, Perkuat Ketahanan Keluarga di Kota Bandung

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NasionalPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga di Aula Kelurahan Cisaranten Kulon, Jalan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan penyakit menular. …

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebakaran untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung menggelar Bimbingan Teknis Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) tahun 2026

Legislator NasDem Tinjau Peluncuran Program Padat Karya di Batununggal, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Warga

Suryana Korwil Jabar

09 Jun 2026

Bandung, NasuonalPos.com – Upaya Pemerintah Kota Bandung dalam memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan partisipasi masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Program Padat Karya di Kecamatan Batununggal. Program yang melibatkan perwakilan warga dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Batununggal tersebut resmi diluncurkan di halaman Kantor Kecamatan Batununggal, Jalan Penus No. 6, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026). Kegiatan pembukaan dihadiri Wali …

Musyawarah Besar Buah Batu Corps Perkuat Soliditas Organisasi dan Rumuskan Program Kerja Berkelanjutan

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – Komunitas Buah Batu Corps (BBC) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) Pimpinan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Soliditas – Meningkatkan Komitmen Menuju Organisasi yang Lebih Bermanfaat” ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan. Musyawarah Besar tersebut …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

x
x