Home » Nasional » Proyek Siluman, Gerindo Minta BPK Turun Gunung

Proyek Siluman, Gerindo Minta BPK Turun Gunung

Syamsul Bahri 15 Des 2024 84

 

Nasionalpos.com ll Bengkulu

I*Yan Pitter*: _Menurut Undang -undang keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) nomor 14 tahun 2008 serta Perpres ( peraturan presiden ) nomor 54 tahun 2010 dan nomor 70 tahun 2012, mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai oleh Negara, wajib memasang papan nama proyek yang memuat jenis dan lokasi kegiatan, nomor kontrak, waktu pelaksanaan serta jangka waktu dan lama pelaksanaan._

Sejak Indonesia Merdeka telah dipatenkan Negara memiliki simbol burung Garuda dengan terpatri lima Sila. Salah satunya yakni sila kelima ” _Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”_

Melalui dana kelurahan yang berasal dari APBN yang masuk dalam pos dana alokasi umum (DAU) yang berguna untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan serta kegiatan pemberdayaan masyarakat kelurahan.

Berdasarkan Undang -undang nomor 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang kemudian mendistribusikannya ke desa -desa wilayahnya. Sementara itu kelurahan memperoleh anggaran langsung dari Pemerintah kota yang tercatat pada APBD. Dana kelurahan akan dianggarkan dalam pos DAU ( dana alokasi umum ) sehingga masuk dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ).

Baca Juga :  Kemenhub Terapkan Digitalisasi Layanan Kapal di 45 Pelabuhan

Hasil investigasi tim Gerindo di jalan Pari 4 RT 4 kampung Kepiri kelurahan Berkas kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu ( 10/12), tampak kejanggalan yang telah dilakukan oleh pekerja proyek.

Dari pantauan pekerjaan yang dilaksanakan tidak transparan dalam melakukan kegiatan pekerjaan pembangunan tambal jalan setapak tersebut. Sepanjang jalan dilokasi tidak adanya papan pengumuman proyek, Notabene Sudah jelas diatur oleh undang-undang, Namun tidak berlaku bagi pemborong maupun pemilik proyek dikelurahan Berkas tersebut.

Ketua harian Gerindo Yan Pitter mengutuk keras apa yang telah dilakukan oleh pemborong maupun pihak kelurahan yang diduga adanya kongkalingkong fee pekerjaan proyek.

Setiap pekerjaan harus dilaksanakan sesuai RAB dan bahan bahan bermutu, pekerjaan yang dilaksanakan di wilayah kelurahan Berkas tersebut disinyalir ada permainan memperkaya diri sendiri.

“Dari pantauan dilapangan tampak jelas bahan yang digunakan kurang bagus dan tidak sesuai dengan pekerjaan bangunan lainnya
1. Diduga Pekerja mengaduk pasir dan semen tanpa menggunakan batu split
2. Tidak adanya landasan tanah yang disiram dengan air, adukan langsung ditumpahkan diduga tidak adanya kekuatan semen tersebut.
3. Pada tepi jalan hanya di poles acian semen agar tampak seakan di cor.
4. Bis / plan lama tidak dikupas namun langsung di tambal adukan semen dipastikan tidak adanya kekuatan
5. Kubikasi pekerjaan diduga asalan

Baca Juga :  Penemuan Jenazah Emmeril Khan Mumtadz, Disambut Doa Mengharukan dari Sang Ayah

“Kami dari Gerindo, meminta BPK (badan pemeriksa keuangan ) serta APH (aparat penegak hukum ) untuk dapat langsung turun kelapangan melihat pekerjaan proyek *Siluman* yang kami duga untuk memperkaya diri sendiri yang ada di kelurahan Berkas.

Yan Pitter juga menyampaikan pihaknya telah mempertanyakan kepada warga mengapa tidak bekerja pada pekerjaan diwilayah nya, namun sangat disayangkan pemborong hanya mempekerjakan orang dari kelurahan Bumi Ayu yaitu tukang dari luar kelurahan Berkas.

Gerindo “Menduga disinyalir adanya Indikasi peebuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pemborong maupun perangkat kelurahan”.

Red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

x
x