- daerahDPW BARA Sumbar Dikukuhkan, Siap Himpun Generasi Muda Progresif dan Berdampak bagi Masyarakat
- Top NewsHUT IGRA ke 24 bukan Sekedar Ceremonial Tapi Momentum Refleksi dan Evaluasi
- daerahPeringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Risnaldi Ibrahim : Ajak Generasi Muda Pessel Patriotik, Gigih, dan Berempati
- HeadlineHari Sumpah Pemuda ke 98 Harapkan Pemuda Berjiwa Patriotik, Gigih, Berempati dan Berakhlak Mulya.
- HeadlinePoros Rawamangun Ingatkan Kadis Pendidikan DKI Jakarta, Jangan Main-Main Soal Dana Revitalisasi SDN 05 Baru PS Rebo”

Ritual Adat-Budaya dan Doa di Lahan 11 Hektar Labuhan Bajo. Siap Lawan Mafia Tanah Mohon Pertolongan Tuhan
Nasionalpos.com ll Manggarai Barat – Pada Sabtu 21 Desember 2024 seluruh turunan almarhum Haji Ibrahim Hanta (IH) dan almarhum Siti Lanung (SL) memanjatkan doa bersama di lokasi tanah warisan 11 hektar Keranga, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ritual adat budaya ini berintikan kehadiran bersama jiwa dari para almarhum dan juga jiwa dari anak cucu almarhum Ibrahim Abraham Hanta dan anaknya almarhum Nadi Ibrahim (ND).
“Mereka (red-almarhum) kini ada bersama Tuhan untuk berupaya mempertahankan kebenaran kepemilikan tanah ini. Kita mohon kepada Tuhan, agar mereka yang
sudah berada di seberang sana diizinkan, untuk turut membantu melawan orang-orang dzolim yang mencuri tanah hak keluarga,” kata Yakobus Syukur, Tua adat pemimpin ritual budaya ini.usai acara ritual, Sabtu (24/12/2024).
Kata Yakobus sapaan akrabnya, mreka (red-almarhum IH beserta istrinya SL dan almarhum ND, masih bekerja di alam yang tidak kelihatan. Dimana membantu kita sebagai anak cucu yang masih berada di dunia ini.
“Seperti diketahui bahwa IH dan SL semasa hidupnya bertani di tanah ini dan tinggal di pondok sederhana. Mereka (red-almarhum) tanam jagung, pelihara kambing, tanam kelapa, nangka dan jambu mente. Mereka tinggal di sini sejak perolehan tanah ini dari Haji Ishaka Fungsionaris Ulayat sejak 1973. Dengan cara hukum adat yang disebut kapu manuk lele tuak hingga meninggalnya pada tahun 1986,” jelas Yakobus.
Kemudian kata Yakobus, pengolahan lahan 11 ha ini dilanjutkan oleh anaknya almarhum Nadi Ibrahim dan keluarga turunan lainnya. Ketika mengurus SHM tanah tersebut ke BPN sejak tahun 2018, maka demi kebutuhan administrasi di BPN, dibuatlah Surat Keterangan Perolehan Hak Januari 2019 oleh Kuasa Penata Adat, Haji Adam Djuje.
“Haji Adam Djuje yang menerangkan bahwa tanah ini sudah dimiliki almarhum IH sejak tahun 1973,” tegasnya
Menurut Yakobus, ritual dan doa ini dihaturkan, karena pengolahan tanah pertanian ini mulai tak nyaman. Dikarenakan intervensi klaim hak Nikolaus Naput (NN), padahal orang ini bukan anggota masyarakat adat Nggorang sejak 2014.
“Pada awal tahun itu Niko Naput mengklaim memiliki tanah 40 hektar di Torolema/Keranga dan melakukan akta perikatan jual beli (PPJB) dengan pembeli dari Jakarta bernama Santosa Kadiman (SK) pada Januari 2014. Dan tanpa sepengetahuan pemilik yang sedang mengolah tanah 11 ha nya, tiba-tiba sudah ada sertifikat tanah hak milik (SHM) atas nama anak-anak NN diatas tanah itu seluas 5 ha lebih,” urainya menceritakan kronologisnya.
Menurut Jon Kadis, SH pengacara keluarga almarhum Ibrahim Hanta yang hadir saat acara ritual doa mengatakan, sosok dari SK diketahui sebagai orang yang mau mendirikan Hotel St. Regis di lokasi. Apalagi saat gunting pita peletakan batu pertama pendiriannya dibuka oleh Gubernur Viktor B. Laiskodat tahun 2022.
“Adapun Ritual Adat Budaya ini digelar, karena keluarga keturunan almarhum Ibrahim Hanta dizolim. Niko Naput dan Santosa Kadiman, diintimidasi, ditipu, sebagaimana diucapkan oleh salah satu orangtua dalam keluarga almarhum IH, Mikael Mensen,” tandas Job Kadis.
Adapun upaya-upaya dzolim tersebut sebagaimana disampaikan Muhamad Rudini selaku ahli waris sebagai berikut;
1. Intimidasi. Sejak tahun 2014 kami diintimidasi. Suatu ketika datang sekelompok orang beserta para preman yang kemudian kami tahu mereka adalah orang bayaran NN, untuk mengukur tanah, ikut serta juga juga Haji Ramang Ishaka, Camat Komodo dan Lurah Labuan Bajo. Kami mengusir mereka keluar.
2. Surat palsu tandatangan orang mati, yaitu almarhum IH. Ketika kami mau mengajukan sertifikat tanah ini di BPN mulai tahun 2018, menemui banyak hambatan. Pada waktu sidang mediasi 2020, orang BPN, bernama Herman menghadang dengan memperlihatkan surat penyerahan tanah oleh Ibrahim Hanta kepada Nikolaus Naput tahun 2019 sebagai alasan BPN untuk penerbitan SHM atas nama anak-anak dan ponakan NN. Dan, saudara, itu surat palsu, yaitu surat tandatangan almarhum Ibrahim Hanta yang sudah meninggal tahun 1986. Lalu kami disarankan oleh Kepala Kantor BPN Bapak Abel Asa Mau untuk gugat perdata.
3. Gugatan Perdata dari perkara perdata yang berproses di Pengadilan, ternyata NN dan SK mendasarkan klaim mereka di tanah 11 hektar milik almarhum IH ini adalah bagian di dalam 40 ha itu, khususnya dari surat alas hak mereka 10 Maret 1990 dari Nasar Supu 16 hektar. Dalam proses perkara, akhirnya ahli waris almarhum IH menang dan tetap sah memiliki 11 hektar tanah almarhum IH ini.
4. Naik banding NN dan SK tetap tidak terima. Mereka tidak perduli dengan laporan hasil pemeriksaan. Satgas Mafia Tanah Kejagung RI, bahwa 2 (dua) SHM yang diam-diam terbit atas nama anak NN di tanah almarhum IH ini tidak sah, termasuk juga 3 SHM yang tanahnya diluar batas tanah 11 hektar, yaitu cacat yuridis, salah lokasi dan tanpa alas hak. Kejagung sudah bersurat kepada Kementrian ATR/BPN tanggal 23/9/2024, tembusan kepada Kakan BPN di Labuan Bajo, agar 5 SHM tersebut dibatalkan, tapi BPN pasif saja. Hal ini bisa diartikan sebagai upaya “membunuh kami”, karena waktu konflik diperpanjang. Ingat, sudah 10 tahun kami tidak mengolah tanah pertanian ini.
5. Surat alas hak 10 Maret 1990 bagi anak-anak NN dan Santosa Kadiman. Surat itu adalah surat setan mafia tanah dan mereka naik banding karena surat itu. Padahal surat itu tidak diakui satgas Kejagung untuk penerbitan ke-5 SHM itu. Batas-nya mereka tidak tahu saat sidang pemeriksaan setempat. Bahkan dapat diduga kuat surat alas hak 16 hektar itu palsu bikinan mereka sendiri.
6. Ritual dan doa ini bertujuan, agar bersama jiwa dari alm.IH & SL, serta anaknya almarhum Ibrahim Hanta, almarhum Nadi Ibrahim yang kami yakini saat ini bersama Tuhan. Kami memanjatkan doa kepada Tuhan Sang Kebenaran Sejati. “Tuhan, tolonglah kami yang yang meratapi tangis dalam derita”. Dalam ritual adat-budaya ini, hewan kurban berupa seekor kambing putih, seekor ayam berbulu putih dan seekor berbulu coklat. Darah kambing, ayam, ditumpahkan ke tanah, sebagai sumpah kepemilikan tanah secara adat-budaya yang dipertahankan sampai mati. Dan siapapun yang menyerobot tanah ini, maka mereka juga akan berhadapan langsung jiwa-jiwa dari orang tua kami, almarhum Haji Ibrahim Hanta, serta anak-anaknya yang lain yang sudah berada di sana. Dan yang lebih dalam adalah mereka berhadapan dengan Tuhan Yang Maha Adil.
7. Dan ritual adat budaya dan doa ini merupakan sumpah kami di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk mempertahankan tanah milik kami. Kami siap mati darah tercecer di tanah ini.
Selanjutnya Jon Kadis, sebagai Penasehat Hukum ahli waris, dirinya juga merupakan tokoh adat Budaya Manggarai turunan Tua Golo. Pewaris nilai-nilai budaya ini, mengatakan dari hasil pengalaman & pengamatannya, bahwa dalam ritual adat-budaya dan doa karena alasan ini, ditemui hal-hal sebagai berikut :
1. Ini adalah ritual suci dan sakral untuk membongkar penghalang jahat dalam kehidupan masyarakat adat-budaya Manggarai.
2. Para pelaku ritual seperti ini berada dalam kesesakan dan tak berdaya, dan sudah siap mempertahankan kebenaran.
3. Darah hewan korban ditumpahkan ke tanah sebagai perjanjian siap mati melawan penyerobot tanah yang jahat dan nyawa dipertaruhkan.
4. Dalam ritual adat budaya ini, amat sangat dalam penyatuan manusia yang masih hidup dengan jiwa keluarga yang juga masih hidup di alam seberang dan dengan Tuhan Sang Pencipta.
5. Dalam konteks kasus ini, maka para pihak yang terlibat dalam kasus tanah 11 ha ini akan terkena dampaknya. Jika para pihak yang berniat jahat tetap ngotot dengan nafsunya, nanti “kekuatan alam semesta akan” menimpanya. “Dalam upacara ritual adat budaya & doa ini hadir semua turunan alm.Ibrahim Hanta, pria-wanita, anak mantu turunannya, sekitar 60 orang. Semua menyatu hati dalam hajatan yang diadakan ini,” pungkas Jon Kadis. (Red)
dito
28 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- 98 tahun yang lalu para pemuda Indonesia mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa. Semangat tersebut dinilai harus tetap hidup dan mewujud dalam pembangunan manusia, begitu pula yang di sampaikan Oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Propinsi DKI …
dito
28 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Revitalisasi gedung SDN Baru 05 Pagi di Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang kondisi gedungnya sangat memprihatinkan itu, ditargetkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di mulai September 2026 ini, setelah proses perencanaannya berjalan sejak 2023, Akan tetapi hingga saat ini, revitalisasi yang sudah di siapkan dananya Rp 101 Milyar tersebut, belumlah berjalan pembangunan …
dito
27 Okt 2026
NasionalPos.com, Binjai- Tim Taekwondo Tiger Sumatra Binjai meraih juara umum Kejuaraan Taekwondo Piala Dansat Siber TNI yang ditutup Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izak Deko, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Binjai, Jalan Jambi, Minggu (25 Oktober 2026). Kejuaraan perdana yang digelar Tiger Sumatra Binjai itu diikuti atlet, pelatih, dan penonton dengan antusias. …
dito
27 Okt 2026
NasionalPos. com, Jakarta- Tekad Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, untuk membersihkan di kalangan Pemprov DKI Jakarta dari tindak pidana korupsi, ternyata masih terganjal dengan adanya temuan dua kasus yang hingga saat ini belum ada penetapan tersangka nya, yakni Dua proyek pengadaan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang di temukan oleh BPK. …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Gagasan awal mengenai Hari Santri diusulkan oleh kalangan pesantren, yang kemudian diperkuat usulannya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), yang kemudian di resmikan oleh Presiden Jokowi, bahwa tanggal 22 Oktober di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015 guna mengenang jasa para ulama dan santri. Terkait dengan situasi …
dito
21 Okt 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, masyarakat Indonesia merasakan mengenai upaya penegakan hukum, maka terkait dengan hal itu Ralian Jawalsen, S.H seorang praktisi hukum. kepada wartawan, Rabu, 21/10/2026, di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Prabowo- Gibran selama dua tahun ini telah terjadi kemunduran dalam penegakan hukum. …
21 Nov 2024 2.548 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.959 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
28 Jul 2025 1.699 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
17 Mei 2022 1.689 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
23 Jul 2025 1.599 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.546 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.349 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.