Home » Nasional » daerah » RSUD Dr. M. Zein Painan Gelar Penyuluhan tentang Penyakit Kantung Empedu bagi Pengunjung Poliklinik

RSUD Dr. M. Zein Painan Gelar Penyuluhan tentang Penyakit Kantung Empedu bagi Pengunjung Poliklinik

Primadoni,SH 17 Nov 2025 84

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — RSUD Dr. Muhammad Zein Painan kembali menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi para pengunjung serta pasien yang menunggu layanan di Ruang Pendaftaran Poliklinik. Program edukatif ini menghadirkan dokter magang angkatan 2025 di bawah bimbingan dr. Andriyan Sulin sebagai pemateri utama.

Penyuluhan kali ini mengangkat tema “Penyakit Kantung Empedu: Kenali Gejala dan Pencegahannya”. Tema tersebut dipilih karena kasus batu empedu masih menjadi keluhan yang cukup sering ditemui di fasilitas kesehatan, namun pengetahuan masyarakat mengenai gejala dan faktor risikonya masih terbatas.

Kegiatan edukasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUD Dr. Muhammad Zein Painan dalam memperluas pemahaman publik mengenai penyakit yang kerap tidak menunjukkan tanda jelas pada tahap awal.

Dalam materinya, dr. Andriyan Sulin menjelaskan fungsi kantung empedu sebagai organ penyimpan cairan empedu yang membantu mencerna lemak. Ia juga memaparkan bagaimana batu empedu terbentuk akibat pengendapan kolesterol atau bilirubin di dalam kantung empedu.

Gejala batu empedu sering kali muncul berupa nyeri perut kanan atas setelah makan, mual, muntah, pusing, hingga nyeri yang menjalar ke bahu dan punggung. Gejala inilah yang menjadi perhatian utama peserta selama penyuluhan berlangsung.

Antusiasme peserta terlihat jelas melalui berbagai pertanyaan yang diajukan. Pengunjung ingin mengetahui jenis makanan yang dapat memicu keluhan, langkah pencegahan yang dapat dilakukan setiap hari, hingga metode pemeriksaan yang tersedia di rumah sakit.

Baca Juga :  Ikan Nila Rangu Jumbo Menjadi Pemikat Stand Kodim Ciamis di Pameran Inovasi Kodam III Siliwangi

Interaksi dua arah antara peserta dan pemateri membuat suasana penyuluhan terasa hidup dan informatif. Banyak peserta mengaku baru memahami pentingnya mengenali gejala awal penyakit kantung empedu setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Selain menjelaskan gejala, pemateri juga memaparkan sejumlah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami batu empedu. Faktor tersebut antara lain pola makan tinggi lemak, obesitas, usia di atas 40 tahun, riwayat keluarga, dan risiko yang lebih tinggi pada perempuan.

Kurangnya aktivitas fisik turut disebut sebagai faktor pemicu yang tidak boleh diabaikan. Menurut pemateri, gaya hidup sedentari dapat mempercepat pembentukan batu empedu pada individu dengan risiko tertentu.

Selanjutnya, peserta diberikan panduan pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pencegahan tersebut meliputi pengaturan pola makan dengan gizi seimbang, menjaga berat badan ideal, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta rutin melakukan aktivitas fisik.

Tim dokter juga menekankan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan harian dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan risiko penyakit kantung empedu. Edukasi tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sistem pencernaan mereka.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, dr. Dona Hamrita, M.Kes, menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan penyuluhan ini. Ia menilai program edukatif seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit yang sering tidak terdeteksi sejak dini.

Baca Juga :  Berkomitmen Beri Pelayanan Terbaik, Pos Pelayanan Sat Polairud Polres Pessel di Apresiasi Pengunjung

Menurutnya, semakin banyak masyarakat memahami gejala dan tindakan pencegahan, semakin besar peluang untuk menangani penyakit secara tepat waktu. Ia berharap penyuluhan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesisir Selatan.

Kegiatan penyuluhan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Banyak pengunjung menyampaikan bahwa program seperti ini membantu mereka memperoleh pengetahuan kesehatan yang sebelumnya sulit didapatkan.

RSUD Dr. Muhammad Zein Painan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program penyuluhan diharapkan menjadi langkah preventif dalam menekan angka kejadian penyakit kantung empedu.

Melalui rangkaian kegiatan edukatif ini, rumah sakit berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan pencernaan. Upaya promotif dan preventif ini menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan berakhirnya kegiatan penyuluhan, peserta pulang dengan pengetahuan baru yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. RSUD Dr. Muhammad Zein Painan berencana terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai penyakit umum maupun penyakit kronis lainnya.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Jaga Kondusivitas Pilratin, Kasat Reskrim Polres Pesibar Ingatkan Masyarakat Hindari Konflik dan Pelanggaran Hukum

Taufik Hidayat

23 Okt 2026

  Pesisir Barat –  Kontestasi Pemilihan Peratin (Pilratin) di sejumlah pekon di Kabupaten Pesisir Barat tak lama lagi akan dimulai. Tahapan pesta demokrasi di tingkat pekon tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang akan mengemban amanah dan membawa arah pembangunan pekon ke depan. Menjelang pelaksanaan Pilratin, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan dengan …

Resmi Dibuka ; Warga Kini Bisa Lapor Langsung ke Kapolda Lampung Lewat Hotline Ini

Taufik Hidayat

22 Okt 2026

Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membuka layanan pengaduan masyarakat melalui hotline “Lapor Pak Kapolda Lampung”. Layanan tersebut menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, informasi, maupun aspirasi secara langsung. Informasi mengenai layanan tersebut disampaikan melalui materi publikasi Polda Lampung menampilkan Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani. Dalam publikasi itu, masyarakat dapat menghubungi hotline pengaduan …

Perkuat Kualitas Penegakan Hukum, Polres Pesisir Barat Jalani Supervisi Semester II Ditreskrimum Polda Lampung

Taufik Hidayat

21 Okt 2026

Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan Supervisi Semester II TA 2026 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung pada hari Rabu (21/10/2026) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di Aula Polres Pesisir Barat. Kegiatan supervisi tersebut diikuti oleh seluruh personel Reskrim dari Polres Pesisir Barat dan Polres Lampung Barat yang dipusatkan di …

Sentuhan Perubahan Irwan Hakim: Membangun Gunung Kemala Melalui Musyawarah dan Transparansi

Taufik Hidayat

20 Okt 2026

Pesisir Barat — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Peratin (PilPeratin) Kabupaten Pesisir Barat yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026, suasana demokrasi mulai terasa di tengah masyarakat kabupaten Pesisir Barat, termasuk di Pekon Gunung Kemala, Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Selasa (20-10-2026). Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam kontestasi tersebut adalah Irwan Hakim, calon …

Beri Motivasi dan Edukasi, Waka Polres Pesisir Barat Pimpin Upacara Bendera di MAN 1 Pesisir Tengah

Taufik Hidayat

19 Okt 2026

Pesisir Barat – Dalam rangka pembinaan generasi muda dan pencegahan kenakalan remaja, Polres Pesisir Barat melaksanakan kegiatan menjadi Pembina Upacara di MAN 1 Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Senin (19/10/2026) Pukul 07.30 WIB. Kegiatan upacara bendera tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Pesisir Barat *Kompol Sugeng Sumanto, S.E., M.H.* sebagai Pembina Upacara, didampingi …

Ahli Waris Tegaskan Lahan Bersejarah Jl. Ince Nurdin dan Jejak Aset Lainnya, Sah Miliknya, Berdasarkan Data Eigendom Verponding yang Diakui UUPA

dito

19 Okt 2026

NasionalPos.com, Makassar- Sengketa lahan di Jalan Ince Nurdin No. 37, Kelurahan Baru, Kota Makassar yang mencuat ke publik menjadi titik awal penelusuran lebih luas atas aset tanah peninggalan Pangeran Cornelis Demunic. Demikian disampaikan oleh Kuasa hukum ahli waris, A. Darwin R. Ranreng, kepada wartawan, Senin, 19/10/2026 di Makassar   “Hari Senin ini, kami tegaskan bahwa …

x
x