Home » Nasional » daerah » RSUD Dr. M. Zein Painan Gelar Penyuluhan tentang Penyakit Kantung Empedu bagi Pengunjung Poliklinik

RSUD Dr. M. Zein Painan Gelar Penyuluhan tentang Penyakit Kantung Empedu bagi Pengunjung Poliklinik

Primadoni,SH 17 Nov 2025 59

Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — RSUD Dr. Muhammad Zein Painan kembali menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bagi para pengunjung serta pasien yang menunggu layanan di Ruang Pendaftaran Poliklinik. Program edukatif ini menghadirkan dokter magang angkatan 2025 di bawah bimbingan dr. Andriyan Sulin sebagai pemateri utama.

Penyuluhan kali ini mengangkat tema “Penyakit Kantung Empedu: Kenali Gejala dan Pencegahannya”. Tema tersebut dipilih karena kasus batu empedu masih menjadi keluhan yang cukup sering ditemui di fasilitas kesehatan, namun pengetahuan masyarakat mengenai gejala dan faktor risikonya masih terbatas.

Kegiatan edukasi tersebut bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUD Dr. Muhammad Zein Painan dalam memperluas pemahaman publik mengenai penyakit yang kerap tidak menunjukkan tanda jelas pada tahap awal.

Dalam materinya, dr. Andriyan Sulin menjelaskan fungsi kantung empedu sebagai organ penyimpan cairan empedu yang membantu mencerna lemak. Ia juga memaparkan bagaimana batu empedu terbentuk akibat pengendapan kolesterol atau bilirubin di dalam kantung empedu.

Gejala batu empedu sering kali muncul berupa nyeri perut kanan atas setelah makan, mual, muntah, pusing, hingga nyeri yang menjalar ke bahu dan punggung. Gejala inilah yang menjadi perhatian utama peserta selama penyuluhan berlangsung.

Antusiasme peserta terlihat jelas melalui berbagai pertanyaan yang diajukan. Pengunjung ingin mengetahui jenis makanan yang dapat memicu keluhan, langkah pencegahan yang dapat dilakukan setiap hari, hingga metode pemeriksaan yang tersedia di rumah sakit.

Baca Juga :  Tambang Ilegal Milik Hj Sapa Atun Berdampak Pada Masyarakat Sekitar Mengganggu Produkpitas Pertanian dan menghambat sumur Air Bersih

Interaksi dua arah antara peserta dan pemateri membuat suasana penyuluhan terasa hidup dan informatif. Banyak peserta mengaku baru memahami pentingnya mengenali gejala awal penyakit kantung empedu setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Selain menjelaskan gejala, pemateri juga memaparkan sejumlah faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami batu empedu. Faktor tersebut antara lain pola makan tinggi lemak, obesitas, usia di atas 40 tahun, riwayat keluarga, dan risiko yang lebih tinggi pada perempuan.

Kurangnya aktivitas fisik turut disebut sebagai faktor pemicu yang tidak boleh diabaikan. Menurut pemateri, gaya hidup sedentari dapat mempercepat pembentukan batu empedu pada individu dengan risiko tertentu.

Selanjutnya, peserta diberikan panduan pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pencegahan tersebut meliputi pengaturan pola makan dengan gizi seimbang, menjaga berat badan ideal, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta rutin melakukan aktivitas fisik.

Tim dokter juga menekankan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan harian dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan risiko penyakit kantung empedu. Edukasi tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan sistem pencernaan mereka.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur RSUD Dr. Muhammad Zein Painan, dr. Dona Hamrita, M.Kes, menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan penyuluhan ini. Ia menilai program edukatif seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit yang sering tidak terdeteksi sejak dini.

Baca Juga :  Pusat dan Daerah Akan Menghentikan Siaran Analog

Menurutnya, semakin banyak masyarakat memahami gejala dan tindakan pencegahan, semakin besar peluang untuk menangani penyakit secara tepat waktu. Ia berharap penyuluhan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesisir Selatan.

Kegiatan penyuluhan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari seluruh peserta. Banyak pengunjung menyampaikan bahwa program seperti ini membantu mereka memperoleh pengetahuan kesehatan yang sebelumnya sulit didapatkan.

RSUD Dr. Muhammad Zein Painan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program edukasi kesehatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Program penyuluhan diharapkan menjadi langkah preventif dalam menekan angka kejadian penyakit kantung empedu.

Melalui rangkaian kegiatan edukatif ini, rumah sakit berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan pencernaan. Upaya promotif dan preventif ini menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan berakhirnya kegiatan penyuluhan, peserta pulang dengan pengetahuan baru yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. RSUD Dr. Muhammad Zein Painan berencana terus mengadakan kegiatan serupa secara berkala untuk mengedukasi masyarakat tentang berbagai penyakit umum maupun penyakit kronis lainnya.***

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung Hadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, TBC, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

23 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, sebagai narasumber utama. …

Perkuat Kapasitas Pengawas, Dinas Koperasi Kota Bandung Dorong Terwujudnya Tata Kelola KKMP yang Profesional dan Akuntabel

Suryana Korwil Jabar

22 Jun 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola koperasi terus di lakukan Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian bagi Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kota Bandung Tahun 2026. Yang berlangsung di Hotel Grandia, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Senin (22/06/2026).   Kegiatan tersebut …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

DP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga

Suryana Korwil Jabar

18 Jun 2026

KOTA BANDUNG, NasionalPos – Dinasù Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Bandung, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., jajaran DP3A Kota …

x
x