Home » Headline » Satkar Ulama dan Dhasatra mengelar Ramadhan Berkah di bulan suci Ramadhan 1444H

Satkar Ulama dan Dhasatra mengelar Ramadhan Berkah di bulan suci Ramadhan 1444H

dito 20 Apr 2023 87

NasionalPos.com, Jakarta-Pada saat Ramadhan umat Islam diwajibkan untuk berpuasa pada siang hari. Selain puasa, mereka dianjurkan untuk banyak berbuat kebaikan, terutama berbagi di bulan Ramadhan yang mulia. Sebagai bulan suci bagi umat Muslim, karena dibulan Ramadan ini setiap amal dan perbuatan yang sesuai dengan tuntunan Rasul akan digandakan nilai pahalanya.

Hal itulah yang kemudian mendorong dan melatarbelakangi Dewan Pengurus Daerah Satkar Ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, menggelar kegiatan Ramadhan Berkah kepada masyarakat yang membutuhkannya, demikian disampaikan oleh H Moohammad Rudyanto Dharmawan Ketua Satkar Ulama Jakarta Barat kepada wartawan, Kamis, 20/4/2023  di Jakarta.

“Ya, ini merupakan suatu kegiatan rutin yang dilakukan tidak hanya di bulan Ramadhan, karena tujuannya adalah ibadah, maka setiap saat bisa kami lakukan, tapi karena bulan Ramadhan, maka kualitas acara ibadahnya diperbanyak maupun kuantitas sasaran pesertanya pun lebih ditingkatkan jumlahnya.” Ungkap H Moohammad Rudyanto Dharmawan.

Menurut H Moohammad Rudyanto Dharmawan, dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Satkar ulama Indonesia Kota Adm Jakarta Barat, tentunya membawa pesan edukatif spiritualitas, bahwa Berbicara mengenai ibadah, dalam Islam definisi mengenai ibadah tidak terbatas pada urusan hubungan manusia dengan sang pencipta saja atau yang dikenal sebagai hablumminallah.

Setiap ibadah yang diperintahkan oleh Allah bertujuan untuk meningkatkan hubungan vertikal dan horizontal secara berkesinambungan. Untuk itu ada pula hablumminannas yakni ibadah dalam bentuk kepedulian terhadap sesama manusia dalam menjaga hubungan kita sebagai makhluk sosial dan makhluk yang saling membutuhkan antara satu sama lainnya. Bentuk ibadah ini tidak boleh pula dilupakan begitu saja dan harus terus ditingkatkan selama bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Dansatgas Pamtas Yonif 645/GTY Sambut dan Dampingi Kunjungan Kerja Aster Panglima TNI di PLBN Entikong

“Karena itulah di kegiatan ini, selain ada kegiatan ceramah dan berbuka puasa bersama, kami juga melakukan santunan kepada beberapa anak yatim piatu dan membagikan beberapa paket sembako ke warga.”tukas H Moohammad Rudyanto Dharmawan atau karab biasa dipanggil dengan sebutan bang Moo.

Baca Juga :  Gugatan PDIP ke PTUN, Tidak Dapat Batalkan PKPU Nomor 23 Tahun 2023 Tentang Pencawapresan Gibran.

Lebih lanjut bang Moo mengatakan bahwa artinya dalam melakukan berbagai agenda kegiatan, selalu berkomitmen dalam hal kepedulian sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, karena itulah, untuk santunan kepada anak yatim piatu dan paket sembako yang dibagikan dengan harapan bisa membantu mereka dalam merayakan hari raya Idulfitri 1444 Hijriah.

“Ya, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi mereka yang membutuhkannya untuk mempersiapkan diri menyambut hadirnya hari Raya Idul Fihtri 1444H, inilah salah satu bentuk konkrit Berbagi kasih di Bulan Suci Ramadhan 1444H, terima kasih.”tukas Bang Moo.

Dalam kesempatan ini, Syamsul Herijanto dari Dhasatra Moneytransfer kepada awak media. Beliau mengucapkan terima kasih dan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444H Mohon Maaf lahir dan Bathin kepada seluruh warga Jakarta, khususnya masyarakat Jakarta Barat yang  telah membantu pelaksanaan kegiatan Ramadhan Berkah yg digelar oleh PT Dhasatra Moneytransfer bersama Satkar Ulama Indonesia. (*red)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x