Home » Top News » Seminar Pengembangan Profesi Kesehatan Lingkungan UIN Jakarta 2024

Seminar Pengembangan Profesi Kesehatan Lingkungan UIN Jakarta 2024

Dewi Apriatin 19 Des 2024 129

NasionalPos.com, Jakarta – Mahasiswa Peminatan Kesehatan Lingkungan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menggelar Seminar Pengembangan Profesi Kesehatan Lingkungan bertajuk “GREEN: Growing Awareness on Reducing Food Waste” 18/11. Berkolaborasi dengan beberapa mitra salah satunya LindungiHutan, kegiatan ini dihadiri lebih dari 2.000 peserta secara daring.

Kegiatan seminar pengembangan profesi kesehatan lingkungan diadakan sebagai wadah informasi yang terbuka bagi masyarakat secara umum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya food waste dan pengelolaannya.

Dalam seminar mengundang beberapa pembicara antara lain dr. Anas Ma’ruf, M.K.M (Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan) sebagai pembicara utama, Dr. Meti Ekayani, S.Hut., M.Sc. IPM (Dosen IPB University & Praktisi Pengelolaan Sampah dan Desa Rendah Karbon) dan Faizah Fauziyah, S.Si., M.M (Founder EcoDeen & Anggota LPLH SDA MUI) sebagai pembicara, Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes (Ketua Umum PP HAKLI & Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan K.H. Muhammad Cholil Nas, Lc., M.A., Ph.D (Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah Majelis Ulama Indonesia Pusat) sebagai penanggap.

Isu food waste menjadi perhatian global karena Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) mencatat 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahun, menyumbang 8% emisi gas rumah kaca. Menurut data UNEP 2021, Indonesia berada di peringkat ke-4 dunia dengan food waste terbesar, mencapai 20,9 juta ton per tahun.

Direktur Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr. Anas Ma’ruf, M.K.M, menyebutkan bahwa food waste memberikan 4 resiko besar terhadap lingkungan, yaitu peningkatan gas rumah kaca, pemborosan sumber daya, degradasi tanah, dan kelangkaan keanekaragaman hayati.  Pada akhir sesi, dr. Anas Ma’ruf, M.K.M menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peluang dalam pengelolaan food waste sebab memiliki banyak sumber sampah pangan yang dihasilkan, tersedianya sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi.

Perwakilan tim peneliti kesehatan lingkungan UIN Jakarta, Qonita Hanaah dan Pasha Fauziah Labrii Gavriela, menyampaikan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 45,46% civitas akademika UIN Jakarta masih memiliki perilaku food waste. Faktor religiusitas dan kemudahan layanan daring memiliki korelasi signifikan dengan perilaku ini.

Baca Juga :  Perkuat Organisasi, DHC BPK 45 Brebes Bentuk Garda Muda dan LBH

Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes menanggapi hasil penelitian tersebut dengan menyebutkan bahwa Indonesia memang berada dalam kondisi darurat sampah makanan. Hal ini juga menjadi tantangan serius dengan Indonesia menempati peringkat pertama penghasil sampah makanan rumah tangga di Asia Tenggara pada tahun 2023. Padahal, menurut survei GHI tahun 2020, tingkat kelaparan penduduk Indonesia mencapai 19.1% dan diperparah dengan data prevalensi stunting balita Indonesia yang mencapai 30.8%. Di sisi lain, Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes menyampaikan bahwa 13 juta ton sampah makanan pada dasarnya dapat memberi makan kepada lebih dari 28 juta orang di Indonesia.

Pada akhir sesi, Prof. Dr. H. Arif Sumantri, S.K.M., M.Kes memberikan rekomendasi sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil penelitian yaitu melakukan pengumpulan sampah makanan di seluruh fakultas, pemilahan, dan penyimpanan sampah untuk membentuk tempat pengelolaan sampah terpadu di lingkungan universitas.

Tanggapan hasil penelitian juga disampaikan oleh K.H. Muhammad Cholil Nas, Lc., M.A., Ph.D. Ia menyampaikan bahwa persoalan food waste merupakan hal penting dalam agama Islam karena hal ini menyangkut sikap mubazir yang merupakan tanda-tanda orang yang tidak bersyukur. Dengan demikian, norma dan keyakinan agama seharusnya dapat menjadi pengendali dari perilaku boros dan tidak bersyukur yang nantinya dapat berujung pada food waste.

K.H. Muhammad Cholil Nas, Lc., M.A., Ph.D menyampaikan bahwa cara pengendalian food waste diantaranya adalah mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta mengurangi pengeluaran yang tidak prioritas. Pengendalian perilaku mubazir makanan pula sesungguhnya sudah dicontohkan oleh Rasulullah, yaitu untuk makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang. Selain itu, kebiasaan puasa juga menjadi bentuk ibadah untuk bersyukur dan lebih menghargai makanan yang seharusnya dapat diimplementasikan oleh masyarakat muslim.

Dr. Meti Ekayani, S.Hut., M.Sc. IPM memberikan saran untuk menggiatkan kampanye “No Food Waste” dan menerapkan denda makanan bersisa di kantin. Selain itu, Dr. Meti Ekayani juga memberikan saran pemanfaatan food waste dalam bentuk pemberian ke pihak Food Bank yang dapat menampung makanan sisa untuk dialokasikan menjadi pangan hewan.

Baca Juga :  Wako-Wawako Hadiri Rapat ParipurnaPenyampaian Rekomendasi Terhadap LKPJ Wali Kota 2025

Pada akhir sesi pemaparan materi, Dr. Meti Ekayani, S.Hut., M.Sc. IPM menyampaikan pentingnya riset untuk baseline data dan monitoring berkala, menetapkan kebijakan dan komitmen dari top manajemen, tata kelola dan sarana prasarana yang mendukung perubahan perilaku food waste, kampanye dan edukasi holistik pada minimal 3 generasi mahasiswa, serta aksi bersama seluruh komponen kampus dan menjadikannya bagian dari kehidupan kampus.

Pada akhir sesi, Faizah Fauziyah S.Si., M.M menyampaikan bahwa menjaga lingkungan dan mengurangi sampah, serta melakukan pengomposan sampah merupakan bagian dari ibadah. Berkaitan dengan sampah makanan sendiri, MUI sudah mengeluarkan fatwa 41 tahun 2014 tentang pengelolaan sampah yang isinya menyatakan bahwa setiap Muslim wajib menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan barang-barang gunaan untuk kemaslahatan serta menghindari diri dari sifat tabzir dan israf.

Tentang LindungiHutan

LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 898 ribu pohon telah ditanam bersama 580 brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 41 lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti The Green CSR, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset. Tentang Seminar Pengembangan Profesi Kesehatan Lingkungan Kegiatan tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh Mahasiswa Peminatan Kesehatan Lingkungan, Program Studi Kesehatan Masyarakat, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini merupakan wadah untuk menyajikan hasil penelitian mengenai isu terkini kesehatan lingkungan dalam bentuk seminar. Dalam pelaksanaannya, Seminar Pengembangan Profesi Kesehatan Lingkungan menghadirkan ahli kesehatan lingkungan dan tenaga kesehatan lain sebagai pembicara dan juga peserta.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dosen Dipecat Laporkan Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Naim ke Polda Metro Jaya

dito

11 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta –  Berangkat dari persoalan PHK sepihak tanpa pemberitahuan dan tanpa pesangon, yang di duga dilakukan oleh pihak Universitas Trisakti dan di dukung oleh Yayasan Trisakti pimpinan Ainun Na’im terhadap seorang dosen senior berinisial NIS, dengan alibi tidak dibayarkannya hak tersebut di karenakan yang bersangkutan masih dikategorikan sebagai calon dosen tetap selama 2015-2025, Serta …

Predikat AA Istimewa, Pesisir Selatan Raih Nilai 98,80 pada Indeks Reformasi Hukum 2026

Primadoni,SH

09 Agu 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ,kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi hukum. Berdasarkan hasil penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) Tahun 2026 oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat, Pesisir Selatan memperoleh nilai 98,80 dengan predikat AA (Istimewa). Hasil penilaian tersebut menjadi gambaran atas pelaksanaan reformasi hukum yang berlangsung …

Sambut HUT ke-81 RI, Robi Binur Imbau Warga Kibarkan Merah Putih

Primadoni,SH

08 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Robi Binur, mengimbau masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) umumnya, khususnya Kecamatan Koto XI Tarusan untuk memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Imbauan tersebut …

UPERTIS Resmi Buka Dies Natalis ke-6, Usung Tema “Green Campus, Green Integrity”

Primadoni,SH

05 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com – Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) resmi membuka rangkaian peringatan Dies Natalis ke-6 pada Senin, 3 Agustus 2026, di Kampus I UPERTIS, Jalan Batipuh Panjang, Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Perayaan tahun ini mengusung tema “Green Campus, Green Integrity” sebagai wujud komitmen kampus dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, pelestarian alam, serta penguatan …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

SMAN 3 Painan Juara I Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Tingkat Sumbar, Siap Wakili Provinsi ke Ajang Nasional

Primadoni,SH

01 Agu 2026

PADANG, Nasionalpos.com  – SMAN 3 Painan berhasil meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berhak mewakili Sumatera Barat ke tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih setelah tim SMAN 3 Painan mengungguli SMAN 1 Padang dan SMA IT ICBS Payakumbuh pada babak final yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera …

x
x