Home » Ekonomi » Soal BSI, Pengamanan Digital Harus Diprioritaskan

Soal BSI, Pengamanan Digital Harus Diprioritaskan

dito 14 Mei 2023 115

NasionalPos.com, Jakarta; Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya mengatakan konsekuensi dari data yang bocor adalah sangat berat. Dia menyarankan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) segera mengganti kata sandi/password, dan pin. Untuk selanjutnya bila nasabah ada mengalami kerugian dan tidak bisa menerima gangguan dalam mengakses rekening BSI dan ada tuntutan hukum, menurutnya, bisa ditindaklanjuti.

Untuk selanjutnya bila nasabah ada mengalami kerugian dan tidak bisa menerima gangguan dalam mengakses rekening BSI dan ada tuntutan hukum, menurutnya, bisa ditindaklanjuti.

“Karena itu sudah urusan hukum,” kata Alfons kepada awak media, Minggu 14/5/2023.

Dia menjelaskan di dunia internet ada hukum sekali data bocor, maka akan berada di dunia maya selamanya. Data bocor bukan seperti ban bocor yang bisa ditambal. Siapa saja bisa membuat salinannya dimana-mana.

Baca Juga :  Jelang Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia, PPIR Gelar Pameran Foto Dokumenter Jejak Persahabatan Indonesia-Rusia

Dia jelaskan peretas LockBit 3.0 telah mengumumkan dan memberi bukti direktori nama-nama dokumen, data saldo dan lainnya. Proses infeksi ransomware biasanya ada karena tab patching yang tidak ditutup, sehingga membuat celah keamanan.

“Kemungkinan kedua, ada remote dekstop yang tidak diamankan dengan baik. Ketiga, pengamanan dari pusat tidak baik. Misalnya kalau user dari dalam bank seharusnya tidak boleh ada akses internet memakai intranet bank,” ungkap Alfons.

Diharapkan industri perbankan, Bank Syariah Indonesia (BSI) khususnya OJK menjaga agar kasus serupa tidak terjadi lagi.

Baca Juga :  Pengurus RW Diajak Pj Gubernur Heru, Untuk Bersinergi Turunkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Dia menyarankan OJK membuat gebrakan membentuk tim keamanan siber, yang harus menerapkan standar keamanan. Kemudian pada setiap mingguan atau bulanan harus ada monitoringnya dan ada nilai atau score keamanan untuk setiap bank. Apalagi bila BSI mau bersaing dengan bank-bank syariah negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia.

“Ini kan mau bersaing dengan negara lain di regional Singapura dan Malaysia, kita ingin BSI kalo bisa berikan devisa dan menarik bagi masuknya investasi. Tapi kalau ada kasus seperti ini value perusahaan Indonesia jadi turun. Bank-bank harus dipantau terus karena sekarang sistem menjadi digital. Maka keamanan digital menjadi sangat penting,” tukas Alfons.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Wali Kota Serahkan Bantuan Modal Usaha kepada 120 Pelaku UMKM

Andi Ledi Lubuk Linggau

19 Agu 2026

NASIONALPOS.COM-LUBUK LINGGAU-Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menyerahkan bantuan modal usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Kota Lubuk Linggau, Rabu (19/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, H Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa bantuan modal usaha UMKM telah memasuki tahap ketiga. Pada tahap pertama, bantuan disalurkan kepada 40 pelaku usaha, tahap kedua sebanyak 35 pelaku …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

Ical Syamsudin, S,Sos, S.H: 81 Tahun Merdeka, Penegakan Hukum Masih Sebatas Retorika

dito

18 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Di usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, penegakan hukum masih menghadapi tantangan ketimpangan antara hukum di atas kertas dan realitas sosial di masyarakat.   Untuk itulah dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045 mendatang, di perlukan berbagai perbaikan, terutama dalam hal integritas aparat, konsistensi regulasi, dan keadilan substansial menjadi kunci utama mewujudkan negara hukum …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Di HUT ke-81 RI, FSAB Menyerukan Untuk Bersatu dan Berkarya Bagi Kemajuan Bangsa

dito

17 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta-  Pada Tanggal 17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tahun ini, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.   Sebuah perjalanan panjang yang dipenuhi dengan perjuangan, pengorbanan, serta tekad untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo …

x
x