Home » Headline » Soal Penyebab Kematian Ajudan Pribadi Kapolda Kaltara, Pihak Keluarga Desak Kepolisian Agar Transparan

Soal Penyebab Kematian Ajudan Pribadi Kapolda Kaltara, Pihak Keluarga Desak Kepolisian Agar Transparan

dito 25 Sep 2023 214

NasionalPos.com, Jakarta- Kematian Brigadir Setyo Herlambang masih misteri, keluarga minta agar kasus kematian diusut tuntas dan kepolisian transparan dalam menangani meninggalnya ajudan Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Daniel Aditya Jaya tersebut.

Dari pemantauan awak media, Senin 25/9/2023 suasana kediaman Sutarto, orang tua almarhum Brigadir Setyo Herlambang di Desa Sumberagung, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, masih terlihat berduka, beberapa orang terlihat datang untuk mengungkapkan berbela sungkawa atas meninggalnya almarhum.

Beberapa kerabat dan saudara termasuk Wahyu Devi Fatmasari, istri Brigadir Setyo Herlambang tidak banyak berbicara, namun raut kesedihan terlihat jelas di wajahnya ketika menyalami pelayat yang datang, bahkan sesekali mengusapkan tangan ke wajah karena air matanya tumpah, terutama ketika melihat anaknya Muhammad Fabian Aldavi  duduk merenung.

Sementara itu Sutarto, bapak Brigadir Setyo Herlambang terlihat cukup tabah menghadapi cobaan ini, ia mengatakan komunikasi terakhir dengan putranya tiga hari sebelum mendapat kabar meninggalnya almarhum Jumat 22/9/2023. Bahkan dalam komunikasi itu, ungkap Sutarto, kepada  ibunya, Setyo bercerita kabar temannya yang meninggal tertembak KKB di Papua dan waktu itu  ibunya berpesan untuk selalu hati-hati dan jangan lupa salat.

Baca Juga :  Timnas Hockey Putri Indonesia Lolos Final SEA Games 2025, Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti

“Saya mendapat kabar meninggalnya Setyo dari mantan anggota DPRD Kendal, Dudu,” tambahnya.

Mendapatkan kabar duka ini, lanjut Sutarto, hanya bisa pasrah dan hanya disebutkan karena kecelakaan, hanya permintaan keluarga agar segera dapat dipulangkan untuk dimakamkan ke desa ini.

Sedangkan saat ditemui wartawan, Kakak ipar Brigpol Setyo Herlambang, Agus Dwi Jatmiko yang sejak awal terlihat mendampingi di RS Bhayangkara Semarang awalnya mendengar kabar duka itu, kepada wartawan ia  menyebutkan bahwa almarhum meninggal karena kecelakaan, namun kemudian dilakukan autopsi di rumah sakit polisi tersebut.

Baca Juga :  Di Acara HUT RSU Santo Antonius, Uskup Agustinus katakan Jangan Cepat Puas

“Harapan keluarga cuma minta supaya transparan, dibuka sejelas-jelasnya kenapa ada kejadian seperti itu,  saya kasihan sama adik saya mau melahirkan,” ujar kata Agus Dwi Jatmiko.

Komunikasi terakhir adik Setyo Herlambang dengan istri, demikian Agus Dwi Jatmiko, sebelum kejadian Jumat 22/9/2023 sekitar pukul 10.44 WIB, bahkan almarhum masih mengirim kabar lewat WhatsAp dan meminta agar istrinya makan teratur untuk menjaga kandungan.

“Waktu itu masih WA-nan dengan adik saya suruh makan yang banyak karena sedang hamil,” tambahnya.

Setelah itu tidak ada komunikasi lagi, ungkap Agus Dwi Jatmiko, namun sebelum waktu Salat Jumat atau sekitar pukul 11.15 WIB, keluarga mendapat kabar dari temanya melalui sambungan telepon bahwa Setyo Herlambang meninggal akibat kecelakaan meskipun tidak tahu kecelakaan seperti apa saat itu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Mengabdi pada Hukum dan Masyarakat : Kasat Reskrim Polres Pesibar Iptu Meidy Hariyanto Sandang Gelar Doktor

- Banyuwangi

28 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesisir Barat, Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., resmi meraih gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang promosi yang berlangsung di Ruang Sidang …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

Anak Dan Masa Depan Bangsa ( Refleksi Hari Anak Nasional 2026 )

dito

25 Jul 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kab. Bogor & Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta.       Dalam konteks Agama, anak adalah amanah Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dirawat, dibimbing dan dipenuhi seluruh hak – haknya, serta dilindungi dari segala bentuk kekerasan.   Kenapa harus dilindungi …

x
x