Home » Ekonomi » *Sumbang 6,9 Persen PDB, Wamenekraf Temui 13 Nadi Bahas Ekosistem Konten Digital *

*Sumbang 6,9 Persen PDB, Wamenekraf Temui 13 Nadi Bahas Ekosistem Konten Digital *

Iyut Ermawati - Karawang 15 Mar 2025 179

nasionalpos.com -*Jakarta, 12 Maret 2025* – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) terus berupaya memperkuat ekosistem digital, khususnya dalam regulasi dan monetisasi konten digital.

Hal tersebut dikarenakan survei dan monitoring internal, tercatat lebih dari 1.100 kreator konten dengan total subscriber mencapai 3,1 miliar orang. Saat ini, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 6,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Upaya ini menjadi topik utama dalam diskusi bersama 13 Nadi, sebuah platform yang menjadi rumah bagi kreator konten di berbagai bidang, mulai dari musik, vlog, tutorial, hingga berbagai sektor kreatif lainnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, menekankan pentingnya kerja sama lintas kementerian dalam menciptakan regulasi yang lebih baik bagi para kreator.

“Kami ingin membangun framework yang memungkinkan kerja sama antara Kemenekraf, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), serta kementerian terkait lainnya. Harapannya, kreator konten dapat mengakses pendampingan hukum yang lebih kuat dan memiliki kesempatan untuk memanfaatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) mereka sebagai aset ekonomi, termasuk dalam program pembiayaan bagi musisi rekaman,” ujar Irene.

Baca Juga :  Harga ETH Tembus $3.2K, Resmi Kalahkan Bank of America dalam Kapitalisasi Pasar!

Lebih lanjut, Irene menegaskan perlunya komunikasi dengan platform digital, seperti YouTube, untuk meningkatkan efektivitas pemberian konten ID bagi kreator. Saat ini, Kemenekraf tengah memperdalam pendataan guna menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.

CEO 13 Nadi, Gio Winandi, mengungkapkan bahwa banyak kreator masih memiliki keterbatasan literasi digital, terutama dalam memahami pemanfaatan berbagai platform.

“Banyak kreator hanya menguasai satu platform, seperti YouTube atau TikTok, tanpa menyadari bahwa mereka bisa memperluas jangkauan ke platform lain seperti Spotify atau Instagram. Selain itu, masalah utama lainnya adalah kurangnya mekanisme untuk melindungi karya mereka dari penggunaan tanpa izin oleh pihak lain,” jelas Gio.

Sebagai solusi, 13 Nadi menerapkan teknologi digital fingerprint untuk melacak HAKI kreator. Tiga aspek utama yang menjadi perhatian adalah identifikasi dan perlindungan konten digital melalui fingerprint, pemanfaatan ekonomi digital, serta pengawasan terhadap pelanggaran hak cipta.

Baca Juga :  IndonesianGP 2025: Harga Tiket Spesial Periode Early Bird

Dalam diskusi ini, Irene menekankan bahwa ekosistem digital harus didukung dengan regulasi yang kuat agar para kreator dapat berkembang secara optimal.

“Audiensi ini memberikan wawasan baru bagi kami dan menjadi landasan untuk menyusun kebijakan yang lebih efektif. Saya berharap koordinasi ini tidak hanya terbatas pada Kemenekraf, tetapi juga melibatkan kementerian lain agar ekosistem kreator Indonesia semakin maju,” ungkap Irene.

Kemenekraf berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan industri dalam memperkuat regulasi dan menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat bagi para kreator di Indonesia. Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan industri konten digital di Tanah Air dapat berkembang pesat dan bersaing di tingkat global.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Muhammad Neil El Himam, serta Plt. Direktur Aplikasi, Yuana Rochma Astuti.

*Kiagoos Irvan Faisal*

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Industri Tekstil Indonesia dan India Siap Kerjasama Menghadapi Kenaikan Biaya Energi Dunia dan Disrupsi Rantai Pasok Tekstil Garmen

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Di tengah kekhawatiran akan kenaikan harga energi dunia dan dinamika konflik geopolitik yang memengaruhi rantai pasok tekstil garmen dunia, Indonesia dan India bekerjasama untuk mewujudkan pertumbuhan utama industri tekstil dan garmen dunia. Gejolak perang Iran dengan US dan Israel telah mengakibatkan melambungnya harga bahan bakar dunia, termasuk meningkatkan harga bahan baku …

27 Warga Jakarta Utara Gagal berangkat Umroh, Jemaah gruduk rumah sekaligus kantor travel PT. Travel Arrasyid Amanah

dito

12 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Perwakilan dari 27 calon jamaah umroh yang gagal berangkat ke tanah suci , dengan di Damping Kuasa Hukum dari LBH Madani Berkeadilan kembali mendatangi kediaman Rodianah selaku Pemilik PT. Arrasyid Amanah Travel  yang beralamat di Jl. H. Taimin No. 14 Kelurahan Tugu Selatan Kecamatan Koja Jakarta Utara, untuk menuntut hak-haknya yang sampai …

Polres Karawang Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Iyut Ermawati - Karawang

24 Feb 2026

nasionalpos .com -Karawang – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Karawang bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Program ini akan berlangsung di Lapangan Karang Pawitan, Kabupaten Karawang, pada Selasa (24/02/2026) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. Komitmen Bersama Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Jawa …

Forum RT-RW Jakarta Pusat, Beraudensi ke Ketua DPRD DKI Jakarta, Sampai kan Beberapa Usulan

dito

29 Jan 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) merupakan lembaga kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam sistem pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan publik, penataan administrasi kependudukan, penguatan kohesi sosial, serta penyaluran aspirasi masyarakat secara bottom up, demikian di sampaikan Ketua Forum RT-RW Jakarta Pusat H.M Joko Hardoyo, kepada wartawan, Kamis, 29 Januari …

Pembangunan Underpass Cibitung Diharapkan Atasi Kemacetan dan Tingkatkan Perekonomian

Dewi Apriatin

08 Jan 2026

Pembangunan Underpass Cibitung Diharapkan Atasi Kemacetan dan Tingkatkan Perekonomian ‎KABUPATEN BEKASI – Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, DR. H. Mohammad Amin Fauzi, S.H., M.Si menilai pembangunan underpass di Perumahan Metland Cibitung merupakan solusi efektif untuk mengurai kemacetan di wilayah Kecamatan Cikarang Barat dan Kecamatan Cibitung. ‎Hal itu disampaikan Politisi Senior Partai Golkar tersebut kepada para awak …

H-6 Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Terpantau Meningkat Menjelang Natal 2025

Dame.T

20 Des 2025

Jakarta,NasionalPos – Jelang libur Natal 2025, tepatnya H-6 pada 19 Desember 2025, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat peningkatan volume lalu lintas di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat. Lalu Lintas Jabodetabek Total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 218.138 unit, naik 3,33% dibanding hari normal 211.105 kendaraan. Lonjakan terjadi di empat gerbang tol utama: GT Cengkareng (arah Bandara Soekarno-Hatta): 87.150 kendaraan (+3,43%). GT …

x
x