Home / daerah / Headline / Religi / Top News

Minggu, 13 November 2022 - 14:17 WIB

Temu Anak Asuh Yayasan Martinus de Porres, Bertema Lahirkan Cinta yang Saling Meneguhkan

NasionalPos.com, Mempawah– Di bawah naungan Yayasan Santo Martinus de Porres, ini kali pertamanya usai Covid-19 di Indonesia persis dari tanggal 12 hingga 13 November 2022 Yayasan ini mengadakan jumpa kasih yang bertujuan untuk menguatkan, saling mendengar hingga saling curhat antar satu anak asuh dengan anak asuh lainnya.

Sebanyak 50 anak asuh yang ikut dalam permainan kasih yang dipandu oleh semangat Dominikan diantara kelompok tersebut ada Asrama Beata Imelda, Anak Asuh dari Yayasan Martinus De Porres Pontianak dan Ngabang, Anak Asuh Tim Media Pena Katolik dan Youth Dominikan didampingi Suster Benedita OP dan Suster Charito OP.

Rangkaian pertemuan itu dibalut oleh permainan ‘pemaknaan’ tentang kesadaran ‘pentingnya peranan saudara dalam satu komunitas’. Komunitas yang sama itu sengaja diramu dalam satu pertemuan yang dibagi berdasarkan kelompok-kelompok yang sudah ditentukan guna melebur semangat, kedekatan dan pikiran mereka dalam satu naungan Yayasan Martinus de Porres.

Baca Juga  Satgas Yonif 126/KC Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Masyarakat Di Perbatasan Papua

Persaudaraan dalam komunitas dan kesadaran akan pentingnya peranan saudara itu ‘diurai’ dalam kelompok kecil dalam permaian yang dipandu Kak Tina.

Menurut Romo Andreas Kurniawan OP, anak-anak yang diasuh dalam satu naungan di Yayasan Martinus de Porres harus didampingi sampai mereka lulus dalam pendidikan mereka. Kehadiran kelompok asuh ini juga bagian dari misi semangat Dominikan untuk mendampingi, mengarahkan, mendidik hingga mereka bertumbuh dewasa dengan kematangan moral dan berkarakter.

“Mereka harus dikumpulkan untuk berjumpa saudara-saudarinya, untuk saling menguatkan dan saling meneguhkan. Tak sekedar tahu nama melainkan kelompok ini sudah selayaknya disebut keluarga,” kata Romo Andre.

Romo Andreas Kurniawan OP menggarisbawahi pentingnya peranan saudara dalam satu kelompok dan membaur dalam satu persaudaraan untuk bergandengan tangan dan maju bersama. Oleh karenanya, sikap pengolahan diri, mental, kreativitas hingga kesatuan hati adalah tujuan dari pelayanan yang harusnya menjadi kunci utama dalam pertemuan anak asuh.

Baca Juga  Pemberian Penghargaan Kepada Personel Satgas Yonif 126/KC

“Mereka dari latar belakang yang berbeda, mereka adalah anak-anak yang mesti diperlakukan sama, ada yang mendengar, ada yang menguatkan, ada yang disembuhkan bahkan ada yang harus saling mendukung sehingga maju bersama-sama,” tungkas Romo Andre.

Seluruh rangkaian kegiatan temu anak asuh yang dilaksanakan di Rumah Retret St. Johanes Paulus II, kompleks Gua Maria Ratu Pencinta Damai ditutup dengan misa penutup oleh Romo Andre dan foto bersama dengan mengenakan kaos hitam dan putih bertuliskan Pena Katolik. Kemudian santap siang dan sayonara.(*Red/By. Samuel- Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak)

Share :

Baca Juga

Ahmad Ali Ketua Fraksi NasDem DPR RI

Headline

NasDem Tolak Bahas RUU HIP Jika Tap MPRS Tentang Larangan PKI Tidak Dicantumkan
Juliari P. Batubara dan Jokowi

Headline

ICW : Juliari Layak Dihukum Seumur Hidup
Megawati dan hasto

Headline

KPU Ungkap Tanda Tangan Megawati dan Hasto Dalam Surat PAW Harun
uang

Ekonomi

Tahun Ini BUMN Dapat Kucuran PMN Hingga Rp33,9 Triliun
rudal hipersonik 169

Headline

AS Kenalkan Rudal Hipersonik dan Akan Lewati Rusia & China
heru lantik 11 edit

Top News

11 Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov DKI Di Lantik Pj Gubernur Heru Budi Hartono
Alex Noerdin

Headline

Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin Ditahan Kejagung Terkait Kasus Pembelian Gas Oleh BUMD
Berfoto sebelum Sidang dimulai

Top News

YPDT Mempertanyakan Informasi Publik yang Tidak Diberikan BKPM