Home » Ekonomi » 140 UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi LPER, Startup Campus & Bank Indonesia

140 UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi LPER, Startup Campus & Bank Indonesia

Dewi Apriatin 13 Des 2024 100

NasionalPos.com, Jakarta – Sebanyak 140 UMKM hadir memadati Mula, Mall Citos di Jakarta guna mengikuti workshop Akselerasi UMKM Go Digital yang diselenggarakan oleh LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat), Startup Campus dan Bank Indonesia (BI) dengan tujuan mempercepat digitalisasi UMKM, sejalan dengan target nasional untuk mengajak 30 juta UMKM Go Digital.

Prof. Dr. Francisca Sestri selaku Sekjen LPER dan sekaligus Rektor Unipi Tangerang, dalam sambutan pembuka menegaskan pentingnya digitalisasi UMKM,” UMKM menyumbang lebih dari 61% PDB dan menciptakan 97% lapangan kerja di Indonesia. Namun transformasi digital masih menjadi tantangan besar. Maka melalui program ini, kami ingin membantu UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang di era digital. Hal ini selaras dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Keamanan, Pemerataan Pendapatan, Kesejahteraan, dan Pengentasan Kemiskinan.” ungkapnya.

Mendukung hal tersebut, Akmaluddin Suangkupon, Asisten Direktur Bank Indonesia, mengungkapkan tantangan yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM, yakni ketidakseimbangan informasi antara UMKM dan lembaga keuangan. “Kendala utama UMKM dalam mengakses pembiayaan adalah informasi yang tidak simetris. Dengan pencatatan keuangan yang baik dan transparan, masalah ini bisa diminimalisir. Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan akses pembiayaan UMKM, salah satunya dengan menyediakan aplikasi digital seperti SIAPIK, serta menyediakan database profil UMKM yang berpotensi dibiayai dan melaksanakan program Business Matching untuk mempermudah UMKM dalam mendapatkan pembiayaan yang dibutuhkan,” jelas Akmaluddin.

Maryati, CEO Startup Campus, menambahkan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga mindset yang tepat. “UMKM perlu melakukan positioning bisnis yang jelas, memahami target pasar, mengidentifikasi keunggulan produk, dan memanfaatkan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Di Tengah Sektor Manufaktur AS Terus Berekspansi

Maryati juga mengungkapkan antusiasme para peserta. “Acara ini seharusnya dapat diikuti 400 UMKM. Namun, karena keterbatasan kapasitas, jumlah peserta akhirnya dibatasi menjadi 140 UMKM terpilih.”

Tak hanya membahas pentingnya UMKM Go Digital, para peserta pun diberikan workshop untuk praktik langsung bagaimana menyiapkan konten digital marketing yang baik dan mengikuti perkembangan zaman. Diawali dengan pemaparan bagaimana mencari “positioning” setiap usaha, hingga membuat konten di sosial media. Workshop ini amat menarik bagi para pelaku UMKM, karena mereka bisa langsung latihan dan menerapkan langsung di akun media sosial miliknya.

Dalam penjelasannya, Nay sebagai Marketing Lead – Startup Campus memberikan gambaran, bahwa digital marketing harus selalu upgrade dan update. Saat ini ada banyak pilihan sosial media, banyak pilihan e-commerce, banyak pilihan format konten dan desain, namun tidak semuanya harus serta merta dieksekusi. Cukup dipilih mana yang memungkinkan dilakukan secara konsisten dan memudahkan operasional UMKM. “Kita jualan tempe, tetangga kita bisa jualan tempe, lalu bagaimana positioningnya? Seperti ayam geprek, dia jual ayam fried chicken, yang membedakan saat awal muncul, ayam ini ditambah sambal bawang dan digeprek. Ada inovasi, ada nilai tambah, bisa viral dan semua orang ikutan bikin”

Selain itu, peserta juga dibekali informasi mengenai pentingnya sertifikasi seperti BPOM, Halal MUI, P-IRT, dan sertifikasi BNSP, yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Semua sertifikasi tersebut disarankan untuk dicantumkan tidak hanya pada kemasan produk, tetapi juga di media sosial untuk memperkuat nilai jual.

Baca Juga :  GrasiaCare Gandeng SJ Vibe, Tingkatkan Kemudahan Akses Layanan Medis ke Korea bagi Warga Indonesia

Startup Campus turut berperan dalam mendukung pengembangan UMKM dengan menyediakan pelatihan dan sertifikasi BNSP. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan UMKM dalam bidang data keuangan, digital marketing, serta berbagai bidang lainnya yang dapat memperkuat pengelolaan dan perkembangan usaha mereka.

Mariska Pratiwi, salah satu pelaku UMKM yang punya bisnis Pipibayi Pillow, mengungkapkan antusiasnya mengikuti workshop ini. “Ilmu yang diberikan di sini sangat berharga, semuanya langsung bisa diterapkan. Saya belajar cara mengelola keuangan dengan lebih baik dan strategi untuk memasarkan produk saya. Semoga pelatihan seperti ini terus berlanjut dan lebih banyak UMKM yang bisa merasakan manfaatnya,” Ujarnya

Dengan dukungan dari LPER, Bank Indonesia, dan Startup Campus, Akselerasi UMKM Go Digital diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi lebih banyak pelaku UMKM Indonesia untuk bertransformasi dan menjadi kekuatan pendorong ekonomi digital Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan akses pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memperkuat daya saing UMKM di pasar lokal dan global.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
KKP Perkuat Empat Aspek Penataan Ruang Laut di Sumatra, Dukung Program Prioritas Nasional

Zulwandi

27 Sep 2026

Padang, Nasionalpos.com — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia memperkuat empat aspek penataan ruang laut di wilayah Sumatra guna mendukung pelaksanaan berbagai program dan kegiatan prioritas nasional di bidang kelautan dan perikanan. Penguatan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Penataan Ruang Laut dalam Mendukung Program dan Kegiatan Prioritas Nasional Bidang Kelautan dan Perikanan di …

Pengamat: Target Pertumbuhan Ekonomi 6% Antara Harapan, Peluang dan Tantangannya

dito

20 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada tahun 2027 sebagai target yang ambisius, tetapi masih realistis untuk dikejar. Namun, 6 persen tidak akan datang secara otomatis. Pemerintah harus menciptakan sumber pertumbuhan baru di luar konsumsi pemerintah dan belanja APBN, demikian di sampaikan oleh Jan Prince Permata seorang pengamat ekonomi, kepada NasionalPos.com, Kamis, 20/8/2026 di …

Lapak Ayam Badai Gurih Hadir Perdana di Kota Padang, Sajikan Kuliner Kaki Lima Bercita Rasa Hotel

Zulwandi

18 Agu 2026

  Padang, Nasionalpos.com — Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) resmi hadir perdana di Kota Padang, Sumatera Barat. Lapak kuliner tersebut berlokasi di Jalan Alai, tepatnya di depan SD 03 Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar), dan menawarkan beragam menu dengan cita rasa yang terinspirasi dari pengalaman kuliner hotel. Acara perdana Lapak Ayam Badai Gurih (ABG) digelar …

Kontribusi Pemikiran Anti Penjajahan Sumitro Djojohadikusumo Dalam Undang-Undang Perekonomian Nasional

dito

04 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Buku Soemitro Djojohadikusumo Anti Penjajahan: Pergolakan Pemikiran Ekonomi Politik Indonesia karya Agus Rizal dan Dedi Setiadi diluncurkan oleh Nusantara Centre pada tanggal 4 Agustus 2026 di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta.   Acara ini dikemas bersama simposium nasional untuk menggali kedaulatan ekonomi nasional.   Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali pemikiran Prof. …

Mujawar dan Warung Kejujuran di Sudut Jakarta

Dhio Justice Law

05 Jul 2026

NasionalPos. Com, Jakarta – Di sebuah sudut permukiman padat di Kelurahan Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berdiri sebuah Warung Madura yang tak pernah sepi dari warga sekitar. Warung sederhana itu bukan sekadar tempat membeli beras, gula, kopi, atau mi instan. Di sana, kepercayaan menjadi barang dagangan yang paling berharga.   Di balik etalase warung itu, …

Ketua DPN Bapermen Ajak Masyarakat Gunakan Jasa Syar’i Tour dan Travel untuk Umrah serta Haji Plus

Primadoni,SH

01 Jul 2026

Padang , Nasionalpos.com – Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Badan Advokasi Perlindungan Konsumen (BAPERMEN), Romi Yufhendra, S.H., CPM., CCPS., mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih biro perjalanan ibadah umrah dan haji plus. Ia merekomendasikan masyarakat menggunakan jasa Syar’i Tour dan Travel yang dinilai memiliki komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon jamaah. Menurut …

x
x