- daerahDinas Perpustakaan Kota Bandung Gelar Gala Final Pemilihan Duta Baca 2026
- daerahAktifitas Lapangan Padel Dianggap Mengganggu, Jalan Sutami Mengadu Ke Komisi I
- HeadlineNegara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)
- HeadlineLomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus
- Top NewsKomisi IV DPR RI Terima Audensi Siap Perjuangkan Nasib Pembudidaya Benih Lobster

Susilo: Sudah Saatnya Kita Melakukan Upaya Serius Selamatkan Bumi
NasionalPos.com, Jakarta,- Pada Peringatan 50 Tahun Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Stockholm tanggal 5 Juni 2022 dibicarakan tiga masalah lingkungan hidup yang mendesak untuk diperhatikan dewasa ini, yaitu : pemanasan global dan perubahan iklim, kehancuran alam dan hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi, khususnya polusi udara, Adapun tema dari Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 kembali diperingati dengan tema yang sama seperti 50 tahun lalu, yakni “Only One Earth” (Sustainably in Harmony with Nature), sedangkan di Indonesia, diperingati dengan tema“Satu Bumi untuk Masa Depan.”
Berkaitan dengan momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup se-dunia ke-50 tahun tersebut, Ketua LSM Lingkungan Hidup dan Pemberdayaan Masyarakat Biru Voice, Suryo Susilo, kepada pers yang menghubunginya, ia mengatakan bahwa momentum peringatan Hari Lingkungan hidup ini, dapat menjadi suatu refleksi untuk mengakui dengan jujur dan tulus bahwa kita belum sungguh peduli dalam menjaga bumi sebagai rumah bersama, bahkan di kalangan masyarakat masih terdapat cara berpikir bahwa alam ciptaan hanya sekadar sarana, sehingga dapat menjadi pembenaran dari watak serakah manusia untuk melakukan eksploitasi sumber daya alam yang akan berujung pada rusaknya keseimbangan ekosistem. Pada gilirannya kerusakan itu akan membuat manusia menderita.
“Di Peringatan Hari Lingkungan Hidup ini, untuk melestarikan dan menjaga bumi dari kerusakan sudah saatnya kita melakukan upaya serius untuk menyelamatkan bumi,” ucap Suryo Susilo kepada pers, Minggu, (5/6/2022) di Jakarta.
Menurutnya, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengajak warga Bumi, untuk menyadari bahwa di antara jutaan galaksi yang ada di alam semesta, jutaan planet di galaksi, hanya ada satu Bumi yang menjadi tempat tinggal manusia, karena itu suka atau tidak suka diperlukan adanya kesadaran bagi para warga bumi untuk merawat bumi, agar bumi ini tetap lestari, bukan hanya untuk masa kini saja melainkan untuk masa mendatang, dan juga bukan hanya untuk generasi sekarang saja, melainkan untuk generasi mendatang.
“Oleh karena itu diperlukan perubahan cara berpikir, sikap maupun habitus kita yang merupakan bentuk upaya mewujudkan pertobatan ekologis, dengan bukan hanya menyuarakan keprihatinan saja, melainkan juga perlu melakukan sesuatu yang nyata konkrit, secara sadar melakukan aktivitas menyelamatkan bumi kita ini dari krisis ekologis” tukas Suryo Susilo
Susilo juga mengingatkan bahwa pemanasan global dan perubahan iklim yang ramai dibicarakan sejak dirilis film Inconvenient Truth sekitar 16 tahun yang lalu, adalah prediksi yang telah dirasakan secara nyata beberapa tahun ini, sementara itu, di sisi lain, keberadaan Indonesia sangat kaya dengan keanekaragaman hayati, namun bahkan tidak disyukurinya apalagi menjaganya, sehingga memicu munculnya fenomena perilaku yang merusak dengan mengeksploitasi alam secara tidak terkendali.
“Kita perlu melakukan pertobatan ekologis sebagai komitmen yang merujuk pada perubahan dari dalam diri, sehingga melahirkan refleksi kritis tentang norma dan nilai atau prinsip moral yang dikenal umum selama ini dalam kaitan dengan lingkungan hidup, sehingga manusia tidak keliru dalam cara pandang dan bertindak dalam menjaga Bumi yang telah dipercayakan Tuhan kepadanya. Mari kita merawat Bumi sebagai rumah kita bersama, agar tetap nyaman untuk dihuni tidak hanya oleh kita sekarang ini, tetapi juga oleh anak cucu kita di masa mendatang” pungkas Suryo Susilo.(*dit)
Dhio Justice Law
29 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …
dito
29 Apr 2026
NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya” Serta …
dito
29 Apr 2026
Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …
Dhio Justice Law
28 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …
Dhio Justice Law
26 Apr 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI) NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …
- Banyuwangi
25 Apr 2026
Banyuwangi, Nasionalpos.com – Sekitar 5000 massa direncanakan akan turun ke jalan dalam sebuah aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 Mei 2026 di Depan Kantor Bupati Banyuwangi. Aksi ini digelar sebagai bentuk tuntutan masyarakat yang mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi segera mengundurkan diri dari jabatannya. Koordinator aksi,Mohamad Amrullah,S.H.M.Hum. menyampaikan bahwa …
21 Nov 2024 1.755 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.430 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.312 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.248 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.241 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.200 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.103 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.