Home » Headline » Komunitas Milineal Desak Surya Paloh, Non-aktifkan DIP dan JGP Sebagai Petinggi Partai Nasdem

Komunitas Milineal Desak Surya Paloh, Non-aktifkan DIP dan JGP Sebagai Petinggi Partai Nasdem

dito 30 Jun 2022 254

NasionalPos.com, Jakarta  — Dalam rangka menegakkan disiplin organisasi di dalam tubuh Partai Nasdem, sesuai dengan hasil Rakernas Partai Nasdem, di pertengahan bulan Juni 2022 lalu, serta untuk menjaga marwah perjuangan dan performance Partai Nasdem di masyarakat maupun di saat mempersiapkan diri menghadapi pemilu 2024 mendatang, tentunya seluruh elit Partai Nasdem, beserta kader, pengurus maupun anggotanya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, berlomba-lomba bersikap yang bisa menarik simpati masyarakat, bahkan dengan berbagai cara berusaha membangun basis dukungan dan kepercayaan dari masyarakat, demikian disampaikan Anwar S. Koordinator Garda Milineal Nasional Demokrat yang tergabung di Koalisi Gerakan Milineal Lintas Parpol,  Kamis, (30/6/2022) di Jakarta.

“Tapi ironisnya, justru terindikasi adanya petinggi Partai Nasdem, yang bikin kegaduhan, dan bahkan melakukan tindakan yang bertentangan dengan semangat restorasi yang selama ini didengungkan oleh Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem,”ungkap Anwar yang juga salah seorang partai Nasdem tersebut.

Menurut Anwar, dari hasil penelusurannya, telah ditemukan dugaan terjadinya praktek kolusi tersebut adalah bahwa DIP  ketua umum ORARI terpilih hasil Munas XI ORARI Lanjutan di Bengkulu tersebut yang melanggar AD/ART ORARI, adalah seorang kader Partai yang juga salah satu ketua DPP Partai Nasdem, dan salah seorang staf ahli di Kementerian Komunikasi & Informasi RI, sedangkan JGP Menteri Komunikasi & Informasi RI yang juga masih sebagai Sekjen DPP Partai Nasdem, adapun perbuatan tersebut diduga melanggar pada ketentuan yang tercantum di Undang-Undang UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme, dalam Undang-Undang ini, disebutkan bahwa Menteri adalah merupakan penyelenggara negara, sedangkan dalam Undang-undang tersebut tindakan kolusi permufakatan atau kerja sama secara melawan hukum antar Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat, dan atau negara, adapun dalam permasalahan  ini di duga Jhonny G Plate Menteri Komunikasi & Informasi RI melakukan permufakatan dengan Donny Imam Priambodo dkk) yang merugikan keluarga besar ORARI, dan bahkan memperuncing terjadinya konflik di ORARI.

Baca Juga :  Dukung Budaya Transparansi, BRIN Luncurkan Aplikasi WBS

“Nah jelas sekali, tindakan kedua orang kader tersebut terindikasi tidak sejalan dengan Visi Missi Partai Nasdem, yang menjunjung tinggi nilai-nilai restorasi, demokrasi, kejujuran dan juga menentang adanya kolusi maupun nepotisme”tukas Anwar.

Hal senada juga disampaikan Abraham Bonar Manurung Koordinator Ikatan Generasi Milineal Beringin Karya, juga tergabung di Koalisi Gerakan Milineal Lintas Parpol, kepada awak media, ia mengatakan bahwa Partai Nasdem merupakan asset demokrasi, mestinya para petingginya atau bahkan seluruh kader, pengurus maupun anggotanya, itu menunjukkan performance perilaku, sikap dan tindakan yang etis, tidak melanggar aturan serta tidak merugikan kalangan tertentu, namun kenyataannya, justru diabaikan oleh JGP sebagai sekjen Partai Nasdem dan DIP salah seorang Ketua DPP Partai Nasdem, melalui sikap maupun tindakan mereka berdua ini, berdampak pada perpecahan di tubuh ORARI.

Baca Juga :  Terkait Pemberantasan Judi Online, Pengamat Pertanyakan Komitmen Stakeholder

“Ya, terkait masalah itu, Kami sudah bersurat ke DPP Partai Nasdem mendesak Surya Paloh sebagai Ketua Umum DPP Partai Nasdem, agar bersikap konsisten terhadap komitmen untuk menjaga konstitusi Partai Nasdem dan sekaligus disiplin Partai Nasdem terhadap kadernya, dengan menon-aktifkan mereka berdua tersebut, kalau tidak segera penon-aktifkan kepada keduanya, maka rakyat akan menilai Partai Nasdem Restorasinya basa-basi, dan enggan mencoblosnya di Pemilu 2024 mendatang, jika ini terjadi jangan bermimpilah Partai Nasdem bisa mengajukan capres, kasihan capres yang di dukung Partai Nasdem, terindikasi Partai Nasdem memelihara kadernya yang di duga menciptakan kegaduhan di kalangan masyarakat tertentu”pungkas Abraham Bonar Manurung (*dit)

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di Momentum Hari Musium Nasional, H. Waspada SAg MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Himbau Musium Bisa Jadi Ajang Edukasi Anak

dito

13 Okt 2026

NasionalPos.com, Bogor- Pada setiap tanggal 12 Oktober, di peringati sebagai peringatan Hari Musium kemarin, oleh karena itu, terkait dengan hal tersebut, kepada wartawan, H. Waspada MK, S.Ag, MM Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor dan Dosen PG PAUD UNUSIA Jakarta., Selasa, 13/10/2026 di Bogor, ia mengatakan bahwa tentu musium sangat bermanfaat dan sangat penting bagi anak …

Makan Anggaran Rp1,4 Miliar, Proyek Jalan di Pesisir Barat Malah Diduga Caplok Lahan Mantan Bupati

Taufik Hidayat

12 Okt 2026

Pesisir Barat — Pembangunan proyek jalan menuju rumah sakit di Kabupaten Pesisir Barat yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 senilai Rp1,4 miliar tengah menjadi sorotan publik. Proyek tersebut diduga dibangun di atas lahan pribadi milik mantan Bupati Pesisir Barat, H. Agus Istiqlal, tanpa izin. Protes Langsung di Lokasi Proyek Pemilik lahan, H. …

Pernikahan RINI ANGGRAENI dan AZHAR DZULFIQAR di BANDUNG Berlangsung Megah, Karangan Bunga Tokoh Publik Curi Perhatian

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANDUNG, NASIONALPOS.COM — Suasana penuh kebahagiaan dan kemeriahan menyelimuti pernikahan Rini Anggraeni, S.Tr.Kes., dan Azhar Dzulfiqar, S.T., yang berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Maison Grande, Bandung, Jawa Barat. Perhelatan istimewa ini menjadi momentum bersejarah bagi kedua mempelai untuk memulai perjalanan baru dalam membangun rumah tangga. Pernikahan tersebut berlangsung dengan nuansa elegan, memadukan kesakralan prosesi dengan …

Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector di Banyuwangi, WOM Finance Diminta Buka Dasar Hukumnya

- Banyuwangi

11 Okt 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS. COM – Penarikan satu unit mobil Toyota Avanza tahun 2009 bernomor polisi DK 1156 IS di wilayah Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, tepatnya di depan Masjid Arohman, menuai keberatan dari pemilik kendaraan, (RR). Mobil yang disebut dibeli melalui pembiayaan WOM Finance tersebut diduga telah ditarik paksa oleh pihak ketiga yang disebut sebagai debt …

Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

x
x