Home » Nasional » Bangun IKN, Sepaku Maju dan Sejahtera

Bangun IKN, Sepaku Maju dan Sejahtera

Admin Nasionalpos 08 Agu 2022 205

NasionalPos.com,jakarta Festival Sepaku Ibu Kota Nusantara (IKN) diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-77. Festival Sepaku yang diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri LHK, Alue Dohong di Kecamatan Sepaku (8/8/2022).

“Festival Sepaku bertujuan untuk mengajak warga masyarakat Kecamatan Sepaku menyambut hadirnya IKN dengan kegembiraan, kebahagiaan dan suka cita. Mari kita semua sambut IKN dengan semangat optimisme” ujar Wakil Menteri LHK, Alue Dohong.

Panitia Festival Sepaku IKN sudah mempersiapkan berbagai pertandingan eksebisi dan kompetisi, seperti sepakbola, bulu tangkis, dan bola voli. Festival ini juga akan dimeriahkan dengan Pesta Rakyat, dimana akan ada lomba permainan anak, lomba panjat pinang dan juga pentas seni, serta yang tak kalah seru lomba kebersihan desa. Panitia juga akan mengajak masyarakat untuk melakukan penanaman pohon.

Wamen Alue menjelaskan jika sebagaimana telah diketahui bersama, dengan diundangkannya UU No. 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara Nusantara, proses pemindahan, pembangunan dan penyelenggaraan IKN Nusantara telah memiliki landasan hukum yang kuat.

Hal ini menjadi momentum penting untuk melakukan reformasi dan transformasi struktural dalam berbagai bidang termasuk membangun kehidupan dan peradaban ekologis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, yang tentunya juga akan dan harus dapat dinikmati oleh warga Sepaku, warga Kabupaten PPU, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Baca Juga :  Soal 5 Proposal Kenegaraan DPD RI, LaNyalla: DPD RI dan Stakeholder Bangsa Akan Desak MPR

Ibu Kota Nusantara (IKN) dirancang dengan konsep sebagai kota yang aman, modern, berkelanjutan dan berketahanan yang menjadi acuan (role model) bagi pembangunan dan pengelolaan kota di Indonesia dan dunia. Unsur-unsur penting kota berkelanjutan tersebut antara lain: 1) Mengelola sumberdaya secara efektif tepat guna; 2) Pemanfaatan sumberdaya air dan energi yang efisien dan efektif; 3) Pengelolaan sampah berbasis sirkular ekonomi; dan 4) Lingkungan alam dan binaan yang sinergis dengan konsep kota di dalam hutan (forest city) untuk memastikan kelestarian lingkungan dengan minimal 75 persen kawasan hijau serta menyeimbangkan ekologi alam, kawasan terbangun dan sistem sosial yang ada secara harmonis.

Pembangunan dan pengembangan IKN dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip antara lain: 1) Keseimbangan ekologi, yaitu mendesain Ibu Kota Nusantara sesuai dengan kondisi alam, termasuk memprioritaskan kawasan lindung dan ruang hijau; dan 2) Keberlanjutan pembangunan, yaitu mewujudkan IKN hemat energi, pemanfaatan energi terbarukan dan rendah emisi karbon.

Baca Juga :  Lagi-Lagi Kabupaten Pesisir Selatan Raih Nilai Terbaik, JDIH Diganjar Predikat AA Istimewa

Dalam dokumen Rencana Induk IKN Nusantara, visi IKN Nusantara adalah menjadi “Kota Berkelas Dunia untuk Semua” dengan unsur-unsurnya yang terkait dengan aspek lingkungan hidup dan kehutanan antara lain adalah: selaras dengan alam, IKN dengan Net Zero Emission, Sirkular dan Resilience.

“IKN akan memberikan manfaat bagi semua. Bangun IKN, Sepaku Maju dan Sejahtera, sebagaimana tema kegitan ini. Selepas pembukaan ini, kita akan melakukan jalan santai bersama” ungkap Wamen Alue.

Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati PPU Hamdam Pongrewa menyampaikan ucapan terima kasih yang setingi-tingginya kepada ibu Menteri LHK beserta jajaran atas dukungan kegiatan Festival Sepaku IKN.

“Kegiatan ini merupakan sinergi yang baik, dan berdampak positip bagi masyarakat. Kegiatan semacam ini sangat dinantikan oleh Masyarakat setiap tahunnya”, ujar Hamdam.

Hadir dalam pembukaan kegiatan Festival Sepaku IKN, Dirjen Gakkum LHK, Plt. Bupati Sepaku, Direktur PPH KLHK selaku Ketua Penyelenggara, Kepala Biro Humas KLHK, Kepala P3E Kalimantan, Tokoh Masyarakat Sepaku, Camat Sepaku dan unsur Forkopincam, mewakili unsur UGM dan Kagama, serta seluruh Kepala UPT KLHK Kalimantan Timur.(*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Dorong Percepatan Penanganan Gempabumi M 5.8, Kepala BNPB Terbang ke …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

x
x