Home » Headline » Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito 25 Agu 2026 14

Nasionalpos.com, Jakarta-

Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.

 

 

Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman MA Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta kepada wartawan, Selasa, 25/8/2026 di Jakarta.

 

“Dalam konteks spiritual dan sosial, hikmah Maulid Nabi menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari” ungkap Dr KH Yusuf Aman MA.

 

Keteladanan Nabi Muhammad SAW, lanjut Ustadz Yusuf Aman panggilan akrabnya, tentunya dapat menjadi solusi bagi siapapun terutama di kalangan Genz yang saat ini di hadapkan pada krisis keteladanan,

 

Melalui hikmah Maulid Nabi, umat Islam terutama pada kalangan Genz diajak mengenal sosok Rasulullah lebih dekat, baik melalui kisah kelahiran, perjuangan, maupun akhlaknya yang sempurna.

 

“Dengan mengenal beliau, cinta akan tumbuh secara alami dan mendorong umat, utamanya di kalangan Genz untuk meneladani semua sisi kehidupannya di tengah masyarakat perkotaan kekinian yang sangat di pengaruhi dinamika peradaban yang cenderung di pengaruhi budaya hedonis, , gaya hidup konsumeris, individualisme dsb, hingga berdampak pada munculnya krisis akhlaq” tutur Dr KH Yusuf Aman MA.

 

 

Selain itu, sambung Dr KH Yusuf Aman MA, bahwa dalam setiap abad, umat Islam memaknai Maulid dengan lantunan syair, majelis ilmu, dan doa. Namun, di balik ritual itu ada pesan filosofis yang jauh lebih dalam: kelahiran Nabi adalah simbol hadirnya cahaya moral di tengah kegelapan sosial.

Baca Juga :  Kongres PMKRI Di Ruteng, Ricuh, Ketua PMKRI Jakpus Di keroyok Hingga Alami Luka Berdarah

 

Bukan hanya itu saja, menurut Dr KH Yusuf Aman MA, bahwa di tengah hidup penuh paradoks. Ruang teknologi berkembang pesat,dan informasi tersedia dalam hitungan detik, namun dilain sisi, krisis moral semakin terasa. Hoaks jadi komoditas, perampokan uang rakyat merajalela, dan intoleransi tumbuh subur.

 

Situasi kekinian yang justru terjadi dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat, yang cenderung mirip dengan jahiliyah modern: maju secara material, tapi miskin nilai.

 

Justru di kondisi tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mengingatkan kita pada hadirnya cahaya moral yang abadi. “Sungguh, telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menjelaskan.” (QS. Al-Māidah [5]: 15).

 

” Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sungguh menjadi cahaya moral bagi masyarakat khususnya di kalangan Genz” tukas Dr KH Yusuf Aman.

 

Di kesempatan ini Dr KH Yusuf Aman MA, juga menjelaskan tidak dapat di pungkiri bahwa sosok Nabi Muhammad SAW adalah sosok pemimpin yg memiliki 4 sifat mulya, yakni Amanah Tabligh, Fathonah dan Sidik

 

Selain itu, Jejak Maulid Nabi bukan hanya ritual mengenang kelahiran seorang tokoh agung, tetapi refleksi filosofis atas makna kehadiran manusia pilihan dalam sejarah, terkait hal itu seorang Filsuf Perancis Roger Garaudy menyebutkan bahwa kelahiran Nabi sebagai “kelahiran peradaban kasih” yang menggantikan peradaban ketidakadilan. Artinya, Maulid adalah pengingat bahwa setiap zaman selalu membutuhkan cahaya nilai untuk menuntun manusia keluar dari kegelapan moral.

Baca Juga :  Persepsi The Fed Naikkan Suku Bunga Menekan Memperlemah Rupiah

 

Tidak hanya itu, imbuh Dr KH Yusuf Aman MA, seorang cendikiawan dari Eropa bernama Karen Armstrong menegaskan, Nabi Muhammad mewariskan nilai etika yang bersifat universal, yakni mengasihi sesama, menegakkan keadilan, dan menjaga perdamaian. Makna filosofisnya Maulid bukan hanya milik umat Islam, melainkan pesan kemanusiaan bagi semua.

 

Bahkan, ucap Dr KH Yusuf Aman, MA, seorang penulis bernama Michael H. Hart menempatkan Nabi Muhammad SAW di urutan pertama sebagai tokoh paling berpengaruh dalam sejarah dunia melalui bukunya yang berjudul “The 100: A Ranking of The Most Influential Persons in History”.

 

Sebab Nabi Muhammad Saw, sosok yang berhasil mengubah masyarakat Arab dari kaum terbelakang dan suku Badui yang sederhana menjadi kekuatan besar yang menyatukan nilai ukhrawi serta duniawi.

 

Dengan demikian penghayatan yang diwujudkan dalam tindakan nyata, peringatan Maulid dapat terus menjadi sarana penguatan spiritual dan moral dalam kehidupan masyarakat.

 

“Mari jadikan bulan Rabiul awal sebagai momentum untuk memperkuat penghayatan agama, dari peringatan yang bersifat seremonial menuju pengamalan nilai-nilai Islam yang semakin nyata melalui meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah berbangsa dan bernegara” pungkas Dr KH Yusuf Aman MA.

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Menkumham Di desak Andi Darwin R Rangreng SH MH, Segera Tutup Celah Hukum Pembentukan Organisasi Advokat Lewat Jalur ORMAS

dito

22 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan semakin menjamurnya organisasi advokat baru yang terbentuk di duga adanya celah hukum selama ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk membentuk organisasi advokat melalui jalur pendaftaran Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) berbasis perkumpulan. Maka kepada wartawan, Sabtu, 22/8/2026 di Jakarta, Praktisi hukum Andi Darwin R Rangreng SH MH, ia mengatakan bahwa dirinya …

Mukerda III MUI Provinsi Jakarta Sudah Sukses di Laksanakan, MUI Siap Siaga Menyongsong Lima Abad Jakarta

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pada tanggal, 18-19 Agustus 2026 bertempat di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta Barat, telah terselenggara Musyawarah Kerja Daerah ke 3 ( Mukerda III) MUI Provinsi DKI Jakarta dengan Mengusung tema “Khidmah Keumatan Menyongsong Lima Abad Jakarta”, acara ini menjadi agenda strategis untuk merumuskan program kerja dan memperkuat sinergi keumatan yang berada …

Dana USD 26 Juta Adalah Amanah Kemanusiaan Secara Hukum Terpisah dari Kasus Febrie Adrianyah,Harus di Kembalikan

dito

21 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Terkait dengan keberadaan dana sebesar USD 26.000.000 yang saat ini ikut menjadi barang bukti dalam penyidikan, kepada wartawan, Jumat , 21 Agustus 2026 di Masjid Almusyawaoroh Klapa Gading Jakarta Utara, Andi Darwin R. Ranreng, S.H. selaku kuasa hukum Agustino Boer, menjelaskan bahwa dana tersebut adalah dana amanah kemanusiaan murni yang secara hukum …

x
x