Home » Top News » JARUM NTT Bersurat Ke Wantimpres, Agar Presiden Jokowi Copot Johnny G.Plate Sebagai Menkominfo

JARUM NTT Bersurat Ke Wantimpres, Agar Presiden Jokowi Copot Johnny G.Plate Sebagai Menkominfo

dito 17 Sep 2022 426

NasionalPos.com, Jakarta– Dampak dari kinerja Menkominfo Johnny Gerard Plate, terutama mengenai Keamanan siber Indonesia yang selalu dirundung  masalah. Terbaru, beredar viral di media sosial (medsos) informasi bocornya data pribadi Presiden Joko Widodo yang dilabeli rahasia, dan dokumennya dipegang Badan Intelijen Negara (BIN), selain itu masalah  dokumen lain yang diduga bocor adalah 105 juta data pemilih pemilu dan data warga pengguna SIM card telpon seluler yang jumlahnya mencapai 1,3 miliar.

Tentunya semua itu menimbulkan kecemasan di tengah kehidupan masyarakat, bahkan masyarakat sangat kuatir terhadap data pribadinya, yang seharusnya di lindungi oleh pemerintah dalam hal ini adalah  kemenkominfo, namun realitasnya Kemenkominfo tak mampu melindunginya dan bahkan data pribadi itu bocor dan diduga diperjual-belikan oleh pihak yang meraih keuntungan finance, politik dsb terhadap pemanfaatan data tersebut,  demikian disampaikan Ahmad Ritus Koordinator Jaring Muda Nusa Tenggara Timur (Jarum-NTT) kepada awak media, Sabtu, 17/9/2022 di Jakarta.

“Terpilih Johnny Gerard Plate salah seorang putra daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi Menteri Informasi dan Komunikasi Republik Indonesia, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami sebagai warga Provinsi Nusa Tenggara Timur, namun setelah dua tahun menjabat, minim prestasi tapi justru bikin gaduh masyarakat dengan kebijakan dan kinerjanya yang kontroversial”ungkap Ahmad Ritus Koordinator Jaring Muda Nusa Tenggara Timur (Jarum-NTT)

Baca Juga :  Jokowi Bakal Dianugerahi Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana

Menurut Ahmad Ritus, yang bersangkutan menjabat sebagai Menteri Komunikasi & Informasi, yang semestinya Kominfo bisa berperan sebagai jembatan. Kalau sebagai jembatan, maka ujungnya di dua belah pihak. Perkuatlah dua titik masing-masing, baik titik dari sisi pemerintah maupun titik di masyarakat, akan tetapi keberadaan Johnny Gerard Plate sebagai Menkominfo, justru tidak menjadikan Kemenkominfo sebagai jembatan yang memperkuat masyarakat, akan tetapi realitasnya justru memperlemah  dan tidak melindungi rakyat Indonesia, serta menciptakan kecemasan terhadap keamanan data pribadi masyarakat, padahal dalam sejarah masyarakat NTT, tokoh NTT yang terpilih sebagai pejabat negara, atau sebagai menteri, tidak pernah menciptakan kegaduhan, polemic, konflik dan bahkan kecemasan di masyarakat, justru mereka memiliki prestasi yang membanggakan masyarakat NTT, dan bahkan memberikan solusi, kedamaian dan persaudaraan di dalam bingkai NTT.

“Jujur, kami sebagai generasi muda NTT, merasa sangat malu terhadap kebijakan maupun kinerja Johnny Gerard Plate, sehingga berdampak pada terbentuknya persepsi di masyarakat, bahwa orang NTT tidak becus bekerja, padahal bukan orang NTT tidak becus bekerja melainkan Johnny Gerard Plate yang kebetulan dia lahir dari wilayah NTT, yang tidak becus bekerja”tukas Ahmad Ritus

Baca Juga :  Polsek Tempeh Jaga Keamanan SPBU Tempeh Lor, Cegah Antrean Panjang dan Gangguan Kamtibmas

Karena itulah, lanjut Ahmad Ritus, dirinya bersama generasi milineal NTT, yang tergabung dalam JARUM NTT, pada hari jumaat, 16/9/2022 kemaren sudah bersurat ke Bapak Jendral TNI (Purn) Wiranto sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia beserta anggota, agar berkenan menyampaikan kepada Presiden Ir. Joko Widodo, supaya keberadaan sdr Johnny Gerard Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, segera di reshuffle dari Kabinet Indonesia Maju, Apabila Presiden Jokowi Tidak segera mencopot sdr Johnny Gerard Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, yang juga Sekjen DPP Partai Nasdem,

“Maka dapat mengakibatkan timbulnya preseden buruk dan menurunnya kepercayaan masyarakat, maupun mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat, terutama dari kami warga masyarakat Nusa Tenggara Timur pendukung setia Bapak Presiden Ir Joko Widodo- Ma’ruf Amin sebagai Wapres, yang merasa malu terhadap sikap, kebijakan maupun kinerja Johnny Gerard Plate yang justru menciptakan kegaduhan dan kecemasan di masyarakat”pungkas disampaikan Ahmad Ritus Koordinator Jaring Muda Nusa Tenggara Timur (Jarum-NTT)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sempat Kejar-kejaran di Kebun Sawit, Tim Tabur Kejari Pessel Akhirnya Berhasil Amankan DPO Terpidana Kasus Kehutan

Primadoni,SH

28 Agu 2026

Pessel , Nasionalpos.com — Operasi penangkapan Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana kasus tindak pidana kehutanan di Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (28/8/2026), berlangsung menegangkan. Tim Tabur Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan harus melakukan pengejaran hingga ke area kebun sawit setelah terpidana Marsedes Pgl. Sedes melakukan perlawanan saat hendak dieksekusi. Seperti diketahui, …

Pisah Sambut Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi Serahkan Kepemimpinan kepada Evide

Zulwandi

26 Agu 2026

Padang, Nasionalpos.com — SMAN 12 Padang menggelar acara pisah sambut kepala sekolah, Senin (24/8/2026), sebagai momentum serah terima kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (PLT) Kepala SMAN 12 Padang, Gusnaldi, M.Pd., kepada kepala sekolah definitif, Evidel, S.Pd. Acara tersebut dihadiri Kasi SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Alit Anugrah Maria, M.Pd., yang mewakili Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

TB Massa: Prabowo Pimpin Revolusi Atau Melanjutkan Pola Rezim Lama?

Dhio Justice Law

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Saatnya Presiden Prabowo Subianto memimpin revolusi untuk menjawab keraguan rakyat. Saat ini, ada sebagian masyarakat yang menilai Pemerintahan Prabowo hanya kelanjutan dari rezim Jokowi. Pengamat politik sekaligus Ketua Program Studi Doktor Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. TB Massa Djafar, mengatakan keresahan masyarakat terhadap berbagai persoalan nasional semakin meningkat. …

Dua Bulan untuk 13.044 SPPG: Mana Roadmap BGN?

dito

23 Agu 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Pius Luistrilanang mantan anggota BPK RI dan mantan kader Partai Gerindra    Pemerintah menyampaikan bahwa penyelesaian sekitar 13 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih berada dalam tahap persiapan membutuhkan waktu hingga dua bulan. Berdasarkan data BGN, jumlah tepatnya mencapai 13.044 SPPG Proses Persiapan. Selain itu, terdapat 27.469 …

MAPPI & Dosen Usakti Desak KPK Tangkap Ainun Naim atas Dugaan Keterlibatan Kasus Google Cloud

dito

19 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Sebanyak ratusan orang dari Masyarakat Aliansi Peduli Pendidikan (MAPPI) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 19/8/2026   Mengusung tuntutan agar Mendesak KPK agar segera memanggil Ainun Na’im Sekjen Kemendikbudristek 2019-2021, terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek di bawah kepemimpinan Nadim Makarim     ” Ya, …

x
x