Home » Headline » Dugaan Korupsi Kebijakan Menkominfo, Tak Diusut, PERAK Adukan KPK ke Komisi Hukum DPR RI

Dugaan Korupsi Kebijakan Menkominfo, Tak Diusut, PERAK Adukan KPK ke Komisi Hukum DPR RI

dito 10 Okt 2022 183

NasionalPos.com, Jakarta– Saat ini terdapat fenomena sorotan masyarakat mengenai kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), dalam hal pelayanan terhadap pengaduan dari masyarakat, dan bahkan KPK era Firli terindikasi sangat buruk dalam melakukan kinerja penindakan, ketidakjelasan penuntasan tunggakan perkara, kegagalan meringkus buronan, problematika supervisi dan pengambilalihan perkara,

Serta tidak pernah menjerat satupun aparat negara, misalnya sdr Johnny Gerard Plate sebagai Menkominfo, diduga melakukan korupsi kebijakan yang berdampak menguntungkan pihak lain, dan merugikan kepentingan masyarakat, indikasi tersebut nampak pada kebijakan Menkominfo Johhny G Plate di bidang  platform digital melalui lahirnya keputusan tidak diblokirnya Platform Digital judi online, bahkan terdaftar dalam PSE, demikian disampaikan Abdullah Fernandes juru bicara Pergerakan Rakyat Anti Korupsi ( PERAK) kepada awak media, Senin, 10 Oktober 2022 di Jakarta.

“Ya, Kami menduga Menkominfo Jhonny G Plate melakukan praktek korupsi kebijakan, sehingga berdampak merugikan kepentingan masyarakat, ya, memang sih praktek korupsi kebijakan ini bisa saja karena itu membongkarnya harus melalui proses audit investigasi oleh KPK”ungkap Abdullah Fernandes.

Menurut Abdullah, Korupsi kebijakan dalam perspektif kriminologi termasuk kualifikasi white collar crime dengan turunannya yaitu occupational crime dan discretionary crime, Korupsi kebijakan lahir karena adanya jabatan tertentu dengan wewenang yang legitimate berdasarkan hukum akan tetapi terdapat kepentingan pribadi di tengah kepentingan masyarakat, Pada titik ini terlihat bagaimana hubungan kekuasan dengan praktek korupsi yang memiliki kecenderungan semakin besar kekuasaan maka potensi korupsi akan semakit tinggi, Korupsi kebijakan tersebut, misalnya pemberian ijin Platform Digital judi online

Baca Juga :  Dinilai Tidak Responsif, & Memboroskan Anggaran Negara, PERAK Desak DPR RI Bubarkan Kompolnas

“Korupsi kebijakan lebih berbahaya daripada korupsi dalam bentuk uang. Kalau (korupsi) uang bisa dihitung, tetapi kalau kebijakan dalam bentuk pemberian ijin dll, luar biasa tidak bisa dihitung nilai keuntungannya, dan juga luar biasa tidak bisa di hitung nilai kerugian terhadap kepentingan masyarakat, karena itu korupsi kebijakan itu harus dibongkar”tukas Abdullah Fernandes.

Dari dugaan tersebut, lanjut Abdullah, pihaknya sudah melakukan pengaduan kepada KPK, agar  KPK segera melakukan audit investigasi terhadap kebijakan yang di keluarkan sdr Johnny Gerard Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, namun sayangnya sudah selama 2 bulan pengaduan itu disampaikan ke KPK, tidak ada respon apapun dari KPK, bahkan didiamkan begitu saja, ini yang membuat dirinya bersama rekan-rekan sesame generasi milineal yang tergabung dalam Pergerakan Rakyat Anti Korupsi (PERAK) mengadukan hal ini ke Komisi III DPR RI agar segera mengevaluasi  kinerja KPK dan sekaligus memberikan teguran keras kepada Ketua KPK beserta jajarannya, yang kinerjanya terkesan diskriminatif , tidak professional, dan diduga melakukan pembiaran terhadap adanya dugaan korupsi kebijakan yang dilakukan terduga Menkominfo Jhonny G Plate tersebut, yang berdampak pada kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga :  Lima Unit Pemadam Atasi Kebakaran di Tanjung Priok

“ Hari ini Senin, tanggal 10 Oktober 2022 kami sudah menyampaikan penggaduan ke Komisi III DPR RI agar memberikan teguran keras kepada KPK, agar segera melakukan audit investigasi terhadap dugaan korupsi kebijakan yang dilakukan Johnny Gerard Plate sebagai Menkominfo, karena bagaimanapun Komisi III DPR RI yang telah memilih komisioner KPK, maka sudah semestinya bertanggungjawab terhadap pilihannya, jika Komisi III DPR RI tidak berani mengevaluasi KPK, maka jangan salahkan rakyat menuntut pembubaran KPK, dan juga muncul mosi tidak percaya terhadap Komisi III DPR RI beranggotakan Perwakilan Parpol yang kan bertarung di Pemilu 2024 mendatang,”pungkas Abdullah Fernandes (*red)

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Karhula TNBBS Pesisir BARAT Disorot : 2 Hektare Terbakar, Kapolres Turun Langsung – Pembakar Hutan Jangan Berharap LOLOS!!!

- Banyuwangi

08 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, menjadi peringatan keras bahwa ancaman terhadap kawasan hutan tidak boleh dianggap sepele. Sekitar ±2 hektare kawasan hutan terdampak kebakaran, sementara dampak lingkungan masih dalam pendataan. Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, …

3 Hektare TNBBS Terbakar, Kapolres Pesisir Barat Turun Langsung: Jangan Main Api, Pembakar Hutan Bakal Diburu!!!

- Banyuwangi

07 Okt 2026

PESISIR BARAT, NASIONALPOS.COM  — Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di wilayah Pekon Rata Agung, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Sedikitnya ±3 hektare kawasan hutan dilaporkan terdampak, sehingga pengawasan dan pencegahan kebakaran susulan terus diperketat. Kapolres Pesisir Barat AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., …

Team PPI Siap Tegakkan Hukum Dukung Kapolri dan Polri Bersama Masyarakat

dito

07 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Terkait dengan adanya dugaan penyebaran berita hoax cenderung fitnah bahkan terkesan pembunuhan karakter terhadap pribadi Jendral Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru, maka Presidium Pemuda Indonesia telah membentuk team untuk menelusuri nya, demikian di katakan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia kepada wartawan, Rabu, 7/10/2026 di Jakarta.   “Kami sangat concern …

Andi Darwin R Ranreng, SH MH: Hormati Putusan MK, Hormati Pula Konsekuensinya

dito

07 Okt 2026

NasionalPos. com, Jakarta-  Final dan Mengikat, Tetapi TIdak bisa bisu   Praktisi Hukum Advokat Andi Darwin R. Ranreng saat di temui wartawan , Rabu, 7/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan bahwa semua pihak agar menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas perkara syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.   “Menghormati putusan tidak cukup dengan menerima amarnya …

Umi Calon Kades Nomor Urut Satu Ingin Menjadikan Desa Padaasih Lebih Maju dan Kuat

ardi

07 Okt 2026

NasionalPos.com,Subang — Calon Kades Sumiati Agus SKM,MEM atau lebih akrabnya disapa sehari hari oleh warga masyarakat Padaasih Umi indung Lembur Padaasih mengikuti pengundian nomor urut Calon Kades desa Padaasih di Sekretariat Pilkades Desa Padaasih Subang Jawa Barat .Selasa (06/10/26). Dalam pengundian nomor urut calon kepala desa Padaasih Umi mendapatkan nomor urut Satu (1) dan disambut …

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap pihak pihak yang Fitnah Kapolri Baru

dito

06 Okt 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Rudy Darmawanto SH Ketua Umum Presidium Pemuda Indonesia (PPI) saat di hubungi wartawan, Selasa, 6/10/2026 di Jakarta, ia mengatakan pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat …

x
x