Home » Headline » Ronny Bara Pratama Ketua DPD KNPI DKI Jakarta: Pemberdayaan Pemuda itu Butuh Sinergisitas & Kepastian Hukum

Ronny Bara Pratama Ketua DPD KNPI DKI Jakarta: Pemberdayaan Pemuda itu Butuh Sinergisitas & Kepastian Hukum

dito 15 Feb 2023 301

NasionalPos.com, Jakarta– Di Era digital saat ini dinamika perkembangan kepemudaan di Jakarta memang kian kompleks. Dinamika kepemudaan di Jakarta saat ini perlu disikapi ke arah peran kepemudaan sebagai kekuatan moral yang diwujudkan dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas dalam bertindak pada setiap dimensi kehidupan kepemudaan, demikian disampaikan Ronny Bara Pratama Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) DKI Jakarta kepada awak media, Rabu, 15/2/2023 di Jakarta.

“Jika pertanyaannya bagaimana upaya pemberdayaan kepemudaan yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta apakah sudah sesuai harapan dari organisasi kepemudaan, untuk pertanyaan ini saya rasa perlu ditanyakan kepada masing – masing Ketua OKP di DKI Jakarta, tetapi sebagai acuannya media bisa juga melihat dari alokasi APBD DKI Jakarta khususnya Dispora DKI Jakarta selama 5 tahun ini, saya rasa hal tersebut lebih objektif untuk kawan – kawan media mendapatkan jawaban dan kesimpulan dari pertanyaan tersebut” ucap Ronny Bara Pratama kepada wartawan.

Namun demikian, menurut Ronny, secara fundamental sudah mendukung pelaksanaan, tapi pemberdayaan pemuda di DKI Jakarta ini sudah terdapat PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG KEPEMUDAAN, akan tetapi dapat dioptimalkan melalui penerbitan Pergub yang berkaitan dengan masalah pemberdayaan kemudian tersebut, dalam artian bahwa Pergub tersebut merupakan penegasan terhadap beberapa bentuk kegiatan yang disusun oleh Pemda DKI terkait kepemudaan , serta juga merupakan implemtasi dari Perda tersebut, sehingga semua kegiatan itu membutuhkan dukungan regulasi yang pas untuk menghindari ketidakpastian hukum.

Baca Juga :  Circular Economy : Keberlanjutan Pembangunan Sebagai Asta Cita Indonesia

Lebih lanjut Ronny, juga mengingatkan bahwa pemuda memiliki potensi yang besar untuk ikut berkontribusi dalam setiap aspek pembangunan bangsa terutama dalam upaya memajukan perekonomian. Maka dari itu sudah sepantasnya pemuda mendapatkan kesempatan dan tempat utama untuk mengembangkan diri dan akhirnya hal tersebut dapat mempengaruhi lingkungannya, salah satunya melalui kegiatan wirausaha untuk mengurangi angka pengangguran dan mengurangi angka kemiskinan, terdorong dan juga terpanggil untuk turut berkonstribusi dalam membuat regulasi bagi pemberdayaan kepemudaan di Provinsi DKI Jakarta, serta adanya dukungan dari keluarga, rekan-rekan pemuda dan juga dukungan dari kalangan masyarakat yang selama ini sering berinteraksi dengan nya, maka dirinya berniat bakal maju sebagai calon legislative DPRD DKI Jakarta dari Partai Golkar pada Pemilu legislative tahun 2024 mendatang.

“Kebetulan saya dari kecil udah tinggal di jaksel, jadi kalo emang masyarakat dorong & Allah SWT kasih saya kemudahan Insyallah bakal maju di Dapil 7 DPRD DKI Jakarta, ya, ini niat saya untuk berkonstribusi dan berjuang di jalur politik untuk turut memberdayakan pemuda dalam segala bidang, terutama dalam hal adanya kepastian hukum dalam pemberdayaan pemuda beserta hasilnya, yang selama ini belum optimal”tukas Ronny.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Desak PPATK Serahkan Data Hasil Pemeriksaan Legislator Terlibat Judi Online

Sementara itu, selain sibuk berkecimpung dalam aktivitas organisasi kepemudaan maupun  sebagai seorang entrepreneur,  Bung Ronny, panggilan akrabnya, ternyata memiliki sikap kepedulian dan juga empati yang tinggi terhadap kondisi perekonomian masyarakat, dirinya ternyata juga menginisiasi berdirinya beberapa warung yang dikelola bersinergi bersama warga yang membutuhkan bantuan akibat dari merebaknya pandemik covid-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

“Soal Warung itu sudah ada,  saat pandemik Covid sekitar 2 tahun yang lalu sebelum saya menjadi Ketua DPD KNPI DKI Jakarta. Awalnya mau membantu masyatakat yang saat itu kita sama-sama tau saat pandemi membuat banyak masyarakat yang di PHK, saat itu saya berpikir bagaiman caranya warga ini bisa saya bantu tp bukan bantuan yang sifatnya jangka pendek, akhirnya muncul ide utk membuat gerakan mendirikan warung-warung itu. Selain untuk pemberdayaan ekonomi, saya juga punya keyakinan bahwa warung itu dapat menjadi ruang publik baru untuk  masyrakat bisa berkumpul, sesederhana itu aja sebetulnya, Saya berharap soal pemberdayaan kepemudaan dalam pelaksanaannya perlu adanya sinergisitas Pemerintah bersama berbagai Komponen pemuda maupun masyarakat, serta tentunya kepastian hukum dalam melindungi karya pemuda sebagai hasil pemberdayaan tersebut”pungkas Ronny

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

dito

23 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) menjadi tonggak historis dalam reformasi kebijakan ketenagakerjaan nasional. Setelah lebih dari dua dekade diperjuangkan, regulasi ini tidak hanya mencerminkan kemajuan legislasi, tetapi juga menjadi bentuk koreksi atas ketimpangan struktural yang selama ini menempatkan pekerja domestik dalam posisi rentan dan minim perlindungan. Secara empiris, urgensi kehadiran UU …

x
x