Home » Headline » BRIN: Bebaskan Sandera, Hentikan Tembak-menembak! Prioritaskan Negosiasi Pendekatan Kemanusiaan

BRIN: Bebaskan Sandera, Hentikan Tembak-menembak! Prioritaskan Negosiasi Pendekatan Kemanusiaan

dito 23 Apr 2023 81

NasionalPos.com, Jakarta- Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas gugurnya Prajurit TNI Pratu F dari Satgas Yonif R 321/GT.

Personel tersebut diduga tewas saat menyelamatkan pilot Susi Air Philips Mark Mertens di Distrik Mugi, Nduga, Papua Pegunungan.

“Almarhum gugur sebagai kusuma bangsa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima semua amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat yang layak di sisi Nya. TNI patriot NKRI,” ujar Yudo kepada pers, Minggu 23/4/2023 di Jakarta.

Sedangkan informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa gabungan TNI-Polri telah menemukan prajurit TNI Pratu F personel dari Satgas Yonif R 321/GT di Distrik Mugi, Nduga, Papua Pegunungan. Prajurit itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Jenazah almarhum Pratu F anggota Yonif R 321/GT langsung dievakuasi ke Timika,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda TNI Julius Widjojono dalam keterangan tertulis, Minggu, 23 April 2023.

Baca Juga :  Netty Aher: Kehadiran Perempuan di Kabinet Merah-Putih Harus Tercermin dalam Kebijakan

Sementara itu, Peneliti Papua dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) C. Pamungkas menilai sejak kasus penyanderaan pilot Susi Air oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) memakan korban, sudah seharusnya kedua belah pihak segera menghentikan tembak-menembak.

Penghentian tembak menembak, kata C.Pamungkas, dilakukan untuk evaluasi korban perang dari TNI maupun pihak KKB. “Untuk jangka waktu tertentu dengan tujuan evakuasi korban meninggal maupun terluka dan itu penghentian kekerasan itu bisa bersifat lokal di daerah tertentu misal di Nduga saja,” papar C. Pamungkas  kepada awakmedia, Minggu 23/4/2023.

C Pamungkas menegaskan misalnya  satu minggu diberi waktu untuk evakuasi korban. Harus ada pengumuman penghentian tembak-menembak dari yang disepakati kedua belah pihak.

Jadi perlu ada komunikasi antara kedua belah pihak, kedua belah pihak harus menyepakati bahwa pertempuran dihentikan sementara waktu untuk evakuasi korban kedua belah pihak di daerah-daerah yang ditentukan.

Baca Juga :  Pelaku KDRT Ditangkap Sat Reskrim Polres Pesisir Selatan di Painan

Yang kedua, lanjutnya,  TNI perlu melanjutkan komitmen operasi dengan mengedepankan ikatan kemanusiaan. Hal itu lantaran dengan pengiriman banyak pasukan justru akan memperburuk situasi dan meningkatkan konflik dan memakan korban kedua belah pihak.
Hal itu lantaran dengan pengiriman banyak pasukan justru akan memperburuk situasi dan meningkatkan konflik dan memakan korban kedua belah pihak.

“Itu kurang bijaksana. Pembebasan sandera harus pendekatan kemanusiaan karena nyawa sandera jadi ikut terancam,” tuturnya.

C. Pamungkas menilai pendekatan kemanusiaan akan menaikkan kredibilitas Indonesia di mata internasional. Sebaliknya, jika tetap memilih operasi militer bakal menurunkan kredibilitas TNI di mata internasional.

“Komunikasi dan negosiasi terus menerus harus dilakukan guna tujuan evakuasi dari kedua belah pihak,” tandasnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

PRJ 2026 Tak Berpihak ke Warga Jakarta, Poros Rawamangun Desak Pemprov DKJ Evaluasi PRJ 2026

dito

15 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya.   Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …

PPM – LVRI Gandeng Pemerintah Turki Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan, Kebudayaan dan Dunia Usaha

dito

14 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat.   Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …

Jelang Muktamar NU: Sebaiknya Cak Imin Fokus Besarkan PKB, Daripada Bertarung di NU

dito

12 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini,   Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …

‘Mas Bahlil Ganteng’ dan Transformasi Politik Golkar

Dhio Justice Law

12 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …

x
x