- Top NewsSekda Buka Sosialisasi Manfaat Program BPJS ketenagakerjaan Bagi Koperasi Merah Putih
- Top NewsStaf Ahli I Hadiri Haflatut Tasyakur Wal Ikhtitam Ponpes Ittihadul Ulum Kota Lubuk Linggau
- daerahDP3A Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dalam Keluarga
- Top NewsKemenag Muratara-STAIS BS Tandatangani PKS Bidang Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
- Top NewsSekda Hadiri Pelantikan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan dan Cabang Khusus Kota Lubuk Linggau * Masa Bakti 2026-2030

Pengamat : Diduga Presiden Jokowi Memazulkan Diri Sendiri
NasionalPos.com, Jakarta– Pengajuan pasangan Capres dan Cawapres adalah hak partai politik yang diatur dalam undang undang.
Oleh karena itu, seorang presiden yang sedang menjabat sama sekali tidak punya hak dan kewajiban untuk menentukan pasangan capres dan cawapres yang akan berkontestasi pada Pemilu (dalam hal ini Pilpres 2024).
“Karena itulah, maka akan menghadapi Pilpres 2024, Presiden Jokowi tidak punya wewenang apapun untuk campur tangan apalagi untuk memaksa parpol menetapkan capres dan cawapres yang secara pribadi diinginkan oleh Jokowi,” ungkap Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah, menyikapi langkah politik Presiden Joko Widodo, Minggu (30/4/2023) seperti dilansir dari Realita Indonesia.
Dengan kata lain, lanjut Amir, keterlibatan Presiden Jokowi dalam mengatur atau mendorong parpol untuk menetapkan capres dan cawapres yang dikehendakinya merupakan tindakan politik dan kebijakan yang melanggar konstitusi.
Demikianlah maka ketika Presiden Jokowi sibuk dan secara serius mengumpulkan parpol untuk menyusun skenario guna pencapresan Ganjar Pranowo dan menetapkan cawapresnya adalah tindakan melanggar konstitusi.
“Dengan sikap dan kebijakan yang melanggar konstitusi seperti ini maka sebenarnya Presiden Jokowi telah memakzulkan dirinya sendiri,” tegas Amir.
Begitu pula halnya, karena DPR RI dan MPR RI tidak mempunyai keberanian dan kemauan politik untuk mengoreksi pelanggaran konstitusi oleh Presiden Jokowi maka kedua lembaga ini sebenarnya sudah men-delegimitasi dirinya sendiri.
Kondisi seperti ini bisa menimbulkan kesimpulan bahwa pemerintahan Jokowi sudah berada dalam kondisi dan status demisioner.
“Tanpa ada solusi penyelenggara pemerintahan kita akan semakin amburadul,” kata Amir.
Ketakutan
Banyak pihak berpendapat, sebagai pimpinan nasional sejak 2014 sampai menjelang masa akhir jabatannya pada 20 Oktober 2024 nanti, Presiden Jokowi sering menetapkan kebijakan yang tidak sesuai dengan apa yang diatur dalam konstitusi.
Kebijakan – kebijakan investasi seperti pengolahan penambangan nikel baik di Sulawesi maupun di Maluku Utara, ternyata sangat jauh bertentangan dengan cita – cita nasional untuk menyejahterakan kehidupan bangsa malah sebaliknya melahirkan kemiskinan rakyat dan hanya memperkaya pihak asing.
Demikian pula halnya, yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan ekonomi dan stabilitas moneter yang terus menerus terganggu.
Penyelenggaraan otonomi daerah jangan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Antara lain terlihat pada hambatan – hambatan yang lahir dari kebijakan Presiden Jokowi sehingga berbagai peraturan yang berkaitan dengan hubungan penyelenggaraan urusan rumah tangga daerah juga menjadi buntu.
Pengelolaan sumber daya alam daerah juga hanya melahirkan keuntungan bagi kalangan oligarki ekonomi yang punya hubungan akrab dengan Presiden Jokowi namun rakyat daerah sulit memperoleh kesempatan untuk nenikmati hasil pengolahan sumber daya alam tersebut.
“Kondisi seperti inilah yang nampaknya telah melahirkan ketakutan dalam diri Presiden Jokowi tentang bagaimana nasib diri dan keluarganya setelah tidak menjadi Presiden lagi,” ujar Amir.
Untuk mengatasi rasa ketakutan inilah Presiden Jokowi memanfaatkan sisa waktunya untuk melakukan penataan berupa skenario agar pasangan capres/cawapres yang akan terpilih pada Pilpres 2024 nanti adalah mereka yang mau memanfaatkan kekuasaannya untuk menjamin keselamatan Preaiden Jokowi dan keluarganya setelah tidak lagi menjabat sebagai Presiden.
Tatangan Global
Masih menurut Amir, ada pemikiran bahwa skenario yang sedang dirumuskan Presiden Jokowi bila berjalan dengan mulus maka hal ini bisa menjamin keselamatan diri dan keluarganya setelah keluar dari lingkungan pemerintahan.
“Namun Presiden Jokowi jangan lupa tantangan global yang berkaitan dengan keselamatan diri dan keluarganya juga masih mengintai,” sebut Amir lagi.
Salah satu tantangan global itu adalah soal dana ilegal sebesar Rp349 trilyun yang beberapa waktu lalu secara vulgar dinarasikan Menkopolhum Mahfud MD.
Namun mengapa ketika situasi politik menyangkut Pilpres 2024 semakin ramai, narasi tersebut langsung berhenti.
Pertanyaannya apakah Menkopolhukam Mahfud MD memang diperintahkan untuk menghentikan pembahasan masalah ini atau mungkin pula ada ada faktor – faktor lain yang menjadi penyebab berhentinya narasi dana ilegal ini.
“Jika kita melihat dari kebijakan keuangan dan moneter dalam negeri mungkin agak sulit untuk mengetahui akar permasalahannya dan juga tentang siapa saja yang terlibat didalamnya.
Namun bagi mereka yang mengetahui bahwa kebijakan keuangan dan moneter suatu negara (khususnya Indonesia) sangat dipengaruhi oleh kinerja Komite 300 yang disentralisasikan pada Bank of England (BoE) maka akar permasalahannya mampu mengetahui mereka yang terlibat dalam skandal dana ilegal ini dapat diketahui dengan mudah.
“Saya melihat bahwa memang Pak Mahfud MD punya kearifan untuk tidak melanjutkan narasi tentang dana ilegal ini karena apabila diteruskan maka berbagai kepincangan dalam kinerja lembaga keuangan kita akan terbuka,” kata Amir yang juga sebagai Juru Bicara The Collateral House.
Menurut Amir, kondisi inilah dan juga menjadi sesuatu yang sangat ditakuti Presiden Jokowi pada saat tidak lagi menjadi Presiden sejak tanggal 20 Oktober 2024 nanti.
Apabila hal ini terkuak maka urusannya bukan lagi dengan KPK, bukan lagi dengan Bareskrim, bukan pula dengan Kejagung tapi akan menjadi urusan Interpol yang didukung sepenuhnya oleh British Inteligent, CIA, Mossad dan lembaga – lembaga intelijen negara lain yang ada dalam koordinasi Komite 300.
GCA Penyelamat
Bila kita mempelajari skema dan kinerja Komite 300 maka dapat diketahui bahwa munculnya masalah dana ilegal seperti yang dinarasikan Menkopolhukam Mahfud MD juga disebabkan oleh penggunaan dana GCA dengan Nomor Rekening 103 357 777 secara menyimpang dan tanpa izin dari pemiliknya, baik dilakukan secara bersama – sama maupun sendiri – sendiri.
Karena itulah maka solusi terhadap dana ilegal dimaksud adalah dengan memanfaatkan rekening GCA, meminta izin kepada pemiliknya dan tidak perlu bersandiwara dengan menyatakan pemilik rekening GCA sudah meninggal padahal kenyataannya masih hidup.
Keberadaannya sudah diakui oleh Ratu Elizabeth sebelum meninggal dunia dalam posisi sebagai Ketua Komite 300.
Tak hanya itu, pada waktu menjabat sebagai Presiden AS, Donald Trump juga telah berkomunikasi dengan pemilik rekening GCA. Demikian juga Joe Biden, seusai dilantik sebagai Presiden AS.
Belakangan ini sedang secara intensif dihubungi oleh keluarga Kerajaan Thailand serta Raja salah satu negara bagian di Malaysia.
“Jika Presiden Jokowi memerlukan nama dan alamat pemilik rekening GCA, dapat saya beritahu,” pungkas Juru Runding The Collateral House ini.
dito
15 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta Fair 2026 atau Pekan Raya Jakarta sudah di buka oleh Gubernur Pramono Anung pada tgl 12 Juni 2026 merupakan Event yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1968 silam, dan untuk tahun 2026 ini, merupakan pelaksanaannya ke 57 kalinya. Adapun untuk tahun ini, harga tiket masuk ajang pameran tahunan ini dibanderol mulai dari …
dito
14 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP PPM – LVRI) menggandeng pemerintah Turki dalam rangka menjalin kerjasama di bidang Pendidikan dan kebudayaan antar kedua negara sebagai bagian dari upaya PPM – LVRI menjawab peluang dan kebutuhan dalam masyarakat. Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan pertemuan silaturahmi yang dihadiri oleh Ketua Umum PP PPM – …
dito
12 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta- Di tengah semakin semarak nya situasi menjelang penyelenggaraan Muktamar NU yang rencananya di laksanakan pada tahun 2026 ini, Tersiar info, mengenai para kandidat calon Ketum PBNU, salah satunya, dikabarkan Gus Imin ketua umum PKB akan maju di muktamar NU, demikian di sampaikan Damuri Fikri pengamat politik kepada wartawan, Jumat, 12/6/2026 di Jakarta. …
Dhio Justice Law
12 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia-LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia saat ini, seorang politikus tidak harus terlihat negarawan untuk menjadi populer. Cukup viral. Fenomena lagu “Mas Bahlil Ganteng” memperlihatkan bagaimana politik perlahan bergeser dari arena gagasan menuju arena hiburan digital. Yang bekerja bukan lagi kedalaman visi, melainkan kekuatan algoritma. Bukan seberapa kuat argumentasi seorang …
Dhio Justice Law
11 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …
Suryana Korwil Jabar
07 Jun 2026
Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …
21 Nov 2024 1.967 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.563 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.409 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.355 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.321 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.285 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.177 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.