- daerahBAZNAS Pesisir Selatan Serahkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Nagari Painan
- Top NewsPemkot Lubuk Linggau Peringati Harlah Pancasila 2026
- daerahPengukuhan dan Pelantikan LPM Kelurahan Se-Kecamatan Kiaracondong Masa Bhakti 2026–2031
- Top NewsKapolda Sumsel Perkuat Sinergi Empat Satker Dukung Asta Cita dan Stabilitas Nasional
- HeadlineSawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Pengamat : Siapapun Pemenang Pilpres 2024 Bakal Hadapi Pekerjaan Rumah Tak Ringan
NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, ketika Romo Magnis Suseno, SJ menjadi salah seorang narasumber Webinar diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke 35 Yayasan Bhumiksara, dalam acara itu, Romo Magnis mengeluarkan pernyataan tentang siapapun capresnya bakal menghadapi lima tantangan global serius, yang ditayangkan di media mimbarrepublik.com.
Sontak, pernyataan itu mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat, salah seorang diantaranya adalah Setyoko pengamat politik.
Saat dihubungi wartawan, Setyoko mengatakan bahwa apa yang disebutkan oleh Prof Magnis itu suatu ungkapan fenomena yang terjadi di dunia International, dan itu suatu realitas yang tidak terbantahkan,
“Misalnya terkait Perang Rusia Ukraina — Rusia masih belum bisa ditentukan siapa pemenangnya, dan kapan perang tersebut berakhir belum dapat diprediksi. “ucap Setyoko kepada pers, Senin, 1 Mei 2023 di Jakarta.
Menurut Setyoko, selain itu, Prof Magnis dalam pernyataannya juga menyinggung soal “Oligarkhi” di seluruh dunia/universal, tentunya hal tersebut menjadi fenomena yang nampaknya semakin berkembang dengan subur di berbagai negara, dan menurut kacamata filsafat sosial, oligarkhi sebagai kekuatan ekonomi yang ditentukan oleh elite politik/pemerintahan di setiap negara.
Kondisi kekuatan ekonomi tersebut, lanjut Setyoko sebagai materi pokok yang menentukan roda kehidupan politik di setiap negara di muka bumi ini.
“Nah mengenai Radikalisme, Ekstremisme Ideologis/Agamis, yang diungkap Prof Magnis sebagai tantangan global itu juga sudah menggejala dan serius harus dihadapi.”tukas Setyoko.
Setyoko juga mengatakan bahwa selain itu, ada masalah yang tidak kalah strategisnya, yakni masalah separatisme bersenjata dan juga masalah Terorisme International mengancam kedaulatan suatu negara yang diduga diciptakan oleh konspirasi global, hal itu mungkin luput dari tinjauan Prof. Magnis, padahal masalah tersebut, merupakan ancaman real yang bukan hanya terjadi di masyarakat International melainkan juga real terjadi di Indonesia, yang harus cepat diatasi oleh BIN, TNI-Polri, serta tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.
“Hal tak kalah urgen, disampaikan Prof Magnis, adalah soal keambrukan lingkungan alami serta artificial intelligence menurut saya bukan hanya tantangan strategis tp juga merupakan ancaman strategis .”ungkap Setyoko.
Masalah tersebut, sambung Setyoko, juga harus cepat ditangani dan tentunya bakal menjadi pekerjaan rumah yang mau tidak mau, suka tidak suka dihadapi dan harus dapat diselesaikan oleh siapapun Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.
Setyoko juga menegaskan mengenai toleransi dan intoleransi masih butuh perhatian ekstra dari pemerintah sekarang, dan juga pemenang pilpres 2024 nanti, sedangkan masalah perwujudan keadilan sosial perlu dipertegas kebijakannya serta dipercepat perwujudan Pasal 33 UUD’45,
“Selain itu perlu segera dipikirkan bagaimana soal kemungkinan dipercepatnya nasionalisasi Free Port, proyek pertambangan/perminyakan asing lainnya, Caltex, Stanvac, Exxon, dst, untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan sosial.”tegas Setyoko.
Diakhir penuturannya, Setyoko berharap agar perkara pemberantasan korupsi perlu adanya suatu aturan tentang pembuktian terbalik bagi terduga korupsi, selain itu juga mengenai kinerja dan wewenang KPK dikembalikan seperti sebelum adanya UU KPK hsl revisi 2019 lalu, mslnya ada Dewan Pengawas KPK wajib dihapus keberadaannya, serta juga perlu dihapus Undang-Undang yang cenderung menguntungkan kekuasaan dan juga asing.
“Semua itu bakal menjadi pekerjaan rumah yang harus di hadapi dan diselesaikan oleh siapapun pemenang Pilpres 2024 mendatang.”pungkas Setyoko.
Dhio Justice Law
02 Jun 2026
Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …
dito
01 Jun 2026
Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …
Dhio Justice Law
01 Jun 2026
NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …
21 Nov 2024 1.925 views
NASIONALPOS.com II Banyuwangi, 20 November 2024 – Kasus penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan media Tribunnews kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang diduga bernama Noviar Arya Putra, bersama dengan kontak bernama Tiara, berhasil menipu korban melalui aplikasi WhatsApp. Modus yang digunakan kali ini mengarah pada ancaman penyebaran video asusila yang direkam secara video call (VC). …
19 Sep 2025 1.536 views
Pesisir Selatan, Nasionalpos.com — Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sukses digelar di Aula Kantor Camat Lengayang pada Kamis (18/9) siang. Acara tersebut dimulai pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan antar sesama insan pencak silat. Muskab kali ini …
17 Mei 2022 1.382 views
NasionalPos.com, Depok– Diperoleh informasi yang menyebutkan bahwa Pangdivif 1 Kostrad yang baru, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya menggantikan Mayjen TNI Dedy Kusmayadi akan masuki masa Pensiun, secara resmi di lantik langsung oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam suatu upacara serah terima jabatan (Sertijab) …
28 Jul 2025 1.322 views
NasionalPos.com, Jakarta- Koperasi Merah Putih, sebuah gerakan ekonomi berbasis desa yang diinisiasi oleh pemerintah, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Koperasi ini sungguh sungguh sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama yang bertinggal di wilayah pedesaan, dan bahkan bisa mengurangi ketergantungan pada tengkulak serta rentenir, demikian di sampaikan Faris Galuh Pratama Koordinator Gerakan Masyarakat Berdikari …
23 Jul 2025 1.301 views
NasionaPos.com, Jakarta- Diperoleh informasi yang menyebutkan adanya indikasi oknum Kementerian Perhubungan RI yang di duga menciptakan suasana tidak kondusif untuk menyelesaikan permasalahan di kalangan ojol, Sinyalemen itu nampak ketika bakal di gelar nya FGD yang di laksanakan oleh Kementerian Perhubungan RI yang nampak nya mengundang para pihak yang selama ini berkaitan erat dengan permasalahan …
09 Jul 2025 1.263 views
NasionalPos.com, Jakarta- Totok Ketua Forum Mahasiswa Jakarta Peduli Perumahan Rakyat, kepada wartawan, ia mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi telah terjadi kekerasan itu terjadi bukan hanya sekali, namun berulang kali dialami warga pemilik dan penghuni Rusunami Gading Nias Residence, Kelapa Gading (hanya sekitar 10% warga sesuai klaim dari Pengurus PPPSRS), dan nampaknya kejadian itu sudah berlangsung …
31 Okt 2024 1.162 views
Banyuwangi – Nasionalpos.com ll Gerah terhadap pemberitaan yang menyudutkan Muhammad Murni (35) warga Kelurahan Klatak Kecamatan Kalipuro Kab Banyuwangi dengan judul berita ” Aksi Koboy Warga Todong Menggunakan Senpi Ke Jukir” menggelar jumpa pers dengan beberapa awak media di Banyuwangi . Jumpa pers itu di geber , Kamis (31/10/2024) siang di warung Mbok Judges …



Comments are not available at the moment.