Home » Headline » Pengamat : Siapapun Pemenang Pilpres 2024 Bakal Hadapi Pekerjaan Rumah Tak Ringan

Pengamat : Siapapun Pemenang Pilpres 2024 Bakal Hadapi Pekerjaan Rumah Tak Ringan

dito 01 Mei 2023 192

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, ketika Romo Magnis Suseno, SJ menjadi salah seorang narasumber Webinar diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke 35 Yayasan Bhumiksara, dalam acara itu, Romo Magnis mengeluarkan pernyataan tentang siapapun capresnya bakal menghadapi lima tantangan global serius, yang ditayangkan di media mimbarrepublik.com.

Sontak, pernyataan itu mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat, salah seorang diantaranya adalah Setyoko pengamat politik.

Saat dihubungi wartawan, Setyoko mengatakan bahwa apa yang disebutkan oleh Prof Magnis itu suatu ungkapan fenomena yang terjadi di dunia International, dan itu suatu realitas yang tidak terbantahkan,

“Misalnya terkait Perang Rusia Ukraina — Rusia masih belum bisa ditentukan siapa pemenangnya, dan kapan perang tersebut berakhir belum dapat diprediksi. “ucap Setyoko kepada pers, Senin, 1 Mei 2023 di Jakarta.

Menurut Setyoko, selain itu, Prof Magnis dalam pernyataannya juga menyinggung soal “Oligarkhi” di seluruh dunia/universal, tentunya hal tersebut menjadi fenomena yang nampaknya semakin berkembang dengan subur di berbagai negara, dan menurut kacamata filsafat sosial, oligarkhi sebagai kekuatan ekonomi yang ditentukan oleh elite politik/pemerintahan di setiap negara.

Baca Juga :  Jalan Kembali Diakses Pascalongsor di Desa Satar Lenda, NTT

Kondisi kekuatan ekonomi tersebut, lanjut Setyoko sebagai materi pokok yang menentukan roda kehidupan politik di setiap negara di muka bumi ini.

“Nah mengenai Radikalisme, Ekstremisme Ideologis/Agamis, yang diungkap Prof Magnis sebagai tantangan global itu juga sudah menggejala dan serius harus dihadapi.”tukas Setyoko.

Setyoko juga mengatakan bahwa selain itu, ada masalah yang tidak kalah strategisnya, yakni masalah separatisme bersenjata dan juga masalah Terorisme International mengancam kedaulatan suatu negara yang diduga diciptakan oleh konspirasi global, hal itu mungkin luput dari tinjauan Prof. Magnis, padahal masalah tersebut, merupakan ancaman real yang bukan hanya terjadi di masyarakat International melainkan juga real terjadi di Indonesia, yang harus cepat diatasi oleh BIN, TNI-Polri, serta tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.

“Hal tak kalah urgen, disampaikan Prof Magnis, adalah soal keambrukan lingkungan alami serta artificial intelligence menurut saya bukan hanya tantangan strategis tp juga merupakan ancaman strategis .”ungkap Setyoko.

Masalah tersebut, sambung Setyoko, juga harus cepat ditangani dan tentunya bakal menjadi pekerjaan rumah yang mau tidak mau, suka tidak suka dihadapi dan harus dapat diselesaikan oleh siapapun Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga :  Dibalik Bencana Kebakaran Depo Plumpang, Antara Kepentingan Bisnis, Politik & Kemanusiaan?

Setyoko juga menegaskan mengenai toleransi dan intoleransi masih butuh perhatian ekstra dari pemerintah sekarang, dan juga pemenang pilpres 2024 nanti, sedangkan masalah perwujudan keadilan sosial perlu dipertegas kebijakannya serta dipercepat perwujudan Pasal 33 UUD’45,

“Selain itu perlu segera dipikirkan bagaimana soal kemungkinan dipercepatnya nasionalisasi Free Port, proyek pertambangan/perminyakan asing lainnya, Caltex, Stanvac, Exxon, dst, untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan sosial.”tegas Setyoko.

Diakhir penuturannya, Setyoko berharap agar perkara pemberantasan korupsi perlu adanya suatu aturan tentang pembuktian terbalik bagi terduga korupsi, selain itu juga mengenai kinerja dan wewenang KPK dikembalikan seperti sebelum adanya UU KPK hsl revisi 2019 lalu, mslnya ada Dewan Pengawas KPK wajib dihapus keberadaannya, serta juga perlu dihapus Undang-Undang yang cenderung menguntungkan kekuasaan dan juga asing.

“Semua itu bakal menjadi pekerjaan rumah yang harus di hadapi dan diselesaikan oleh siapapun pemenang Pilpres 2024 mendatang.”pungkas Setyoko.

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Asisten II Hadiri Lomba Cepat Tepat Juara 2026, Dorong Generasi Muda Lubuk Linggau Berpikir Kritis

Andi Ledi Lubuk Linggau

30 Jul 2026

NASIONALPOS.COM/LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat melalui Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H Emra Endi Kesuma menghadiri Lomba Cepat Tepat Juara Tahun 2026 yang digelar di Gedung Embun Semibar Universitas PGRI Silampari (UNPARI), Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Linggau Pos Group tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang …

PMKRI CABANG JAKARTA PUSAT DIPERCAYA MENJADI TUAN RUMAH KONGRES XXXV DAN MPA XXXIV PMKRI TAHUN 2028

dito

29 Jul 2026

Nasionalpos.com, Ruteng-   Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jakarta Pusat Sanctus Robertus Bellarminus resmi dipercaya menjadi tuan rumah Kongres XXXV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIV PMKRI Tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) PMKRI yang dipimpin oleh Mandataris Terpilih Cristian A. D. Rettob, setelah forum memberikan kesempatan kepada …

Mengabdi pada Hukum dan Masyarakat : Kasat Reskrim Polres Pesibar Iptu Meidy Hariyanto Sandang Gelar Doktor

- Banyuwangi

28 Jul 2026

Pesisir Barat, Nasionalpos.com – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pesisir Barat, Dr. Meidy Hariyanto, S.H., M.H., resmi meraih gelar doktor usai berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor (S3) Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (28/7/2026). Dalam sidang promosi yang berlangsung di Ruang Sidang …

Yayasan Trisakti Tolak Keras Rencana Ubah Status Universitas Trisakti Jadi PTN-BH

dito

27 Jul 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Adanya isu yang beredar tentang rencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sain dan Teknologi RI untuk mengubah Status UNIVERSITAS TRISAKTI dari Perguruan Tinggi Swasta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, Badan Hukum (PTN-BH),       Menanggapi permasalahan tersebut, pada acara konferensi pers, Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Kantor Yayasan Trisakti di kawasan Rawasari Jakarta Timur. …

Tabur Bunga Peringatan 30 Tahun Malapetaka 27 Juli 96, Menjadi Momentum Refleksi Demokrasi Kekinian

dito

27 Jul 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Peringatan 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 diperingati oleh jajaran DPP PDI Perjuangan melalui aksi tabur bunga di gedung DPP PDI-P di Diponegoro no 58 Jakarta Pusat.   Acara tabur bunga ini dipimpin oleh fungsionaris partai di depan Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.   Sementara itu acara tabur bunga, Digelar …

PMKRI SOROTI DUGAAN PEMBIARAN POLRES MANGGARAI, PENANGANAN KASUS PENGEROYOKAN KETUA PMKRI JAKARTA PUSAT DINILAI TIDAK PROFESIONAL

dito

26 Jul 2026

Nasional pos.com, Ruteng- Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap Ketua Presidium PMKRI Cabang Jakarta Pusat, Yohanes Jonianus, menuai sorotan tajam.   Pasalnya hingga beberapa hari setelah laporan polisi dibuat, belum terlihat adanya langkah penegakan hukum yang memberikan kepastian kepada korban.   Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme Polres Manggarai dalam menangani perkara kekerasan yang terjadi …

x
x