Home » Headline » Pengamat : Siapapun Pemenang Pilpres 2024 Bakal Hadapi Pekerjaan Rumah Tak Ringan

Pengamat : Siapapun Pemenang Pilpres 2024 Bakal Hadapi Pekerjaan Rumah Tak Ringan

dito 01 Mei 2023 143

NasionalPos.com, Jakarta- Beberapa waktu lalu, ketika Romo Magnis Suseno, SJ menjadi salah seorang narasumber Webinar diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke 35 Yayasan Bhumiksara, dalam acara itu, Romo Magnis mengeluarkan pernyataan tentang siapapun capresnya bakal menghadapi lima tantangan global serius, yang ditayangkan di media mimbarrepublik.com.

Sontak, pernyataan itu mendapat tanggapan dari berbagai kalangan masyarakat, salah seorang diantaranya adalah Setyoko pengamat politik.

Saat dihubungi wartawan, Setyoko mengatakan bahwa apa yang disebutkan oleh Prof Magnis itu suatu ungkapan fenomena yang terjadi di dunia International, dan itu suatu realitas yang tidak terbantahkan,

“Misalnya terkait Perang Rusia Ukraina — Rusia masih belum bisa ditentukan siapa pemenangnya, dan kapan perang tersebut berakhir belum dapat diprediksi. “ucap Setyoko kepada pers, Senin, 1 Mei 2023 di Jakarta.

Menurut Setyoko, selain itu, Prof Magnis dalam pernyataannya juga menyinggung soal “Oligarkhi” di seluruh dunia/universal, tentunya hal tersebut menjadi fenomena yang nampaknya semakin berkembang dengan subur di berbagai negara, dan menurut kacamata filsafat sosial, oligarkhi sebagai kekuatan ekonomi yang ditentukan oleh elite politik/pemerintahan di setiap negara.

Baca Juga :  Legislator Desak Pemerintah Sediakan Vaksin Covid-19 Untuk Anak

Kondisi kekuatan ekonomi tersebut, lanjut Setyoko sebagai materi pokok yang menentukan roda kehidupan politik di setiap negara di muka bumi ini.

“Nah mengenai Radikalisme, Ekstremisme Ideologis/Agamis, yang diungkap Prof Magnis sebagai tantangan global itu juga sudah menggejala dan serius harus dihadapi.”tukas Setyoko.

Setyoko juga mengatakan bahwa selain itu, ada masalah yang tidak kalah strategisnya, yakni masalah separatisme bersenjata dan juga masalah Terorisme International mengancam kedaulatan suatu negara yang diduga diciptakan oleh konspirasi global, hal itu mungkin luput dari tinjauan Prof. Magnis, padahal masalah tersebut, merupakan ancaman real yang bukan hanya terjadi di masyarakat International melainkan juga real terjadi di Indonesia, yang harus cepat diatasi oleh BIN, TNI-Polri, serta tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.

“Hal tak kalah urgen, disampaikan Prof Magnis, adalah soal keambrukan lingkungan alami serta artificial intelligence menurut saya bukan hanya tantangan strategis tp juga merupakan ancaman strategis .”ungkap Setyoko.

Masalah tersebut, sambung Setyoko, juga harus cepat ditangani dan tentunya bakal menjadi pekerjaan rumah yang mau tidak mau, suka tidak suka dihadapi dan harus dapat diselesaikan oleh siapapun Presiden & Wapres hasil Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga :  Cegah Kecelakaan, Komisi V Minta KAI Pastikan Infrastruktur Kereta Aman Saat Cuaca Ekstrem

Setyoko juga menegaskan mengenai toleransi dan intoleransi masih butuh perhatian ekstra dari pemerintah sekarang, dan juga pemenang pilpres 2024 nanti, sedangkan masalah perwujudan keadilan sosial perlu dipertegas kebijakannya serta dipercepat perwujudan Pasal 33 UUD’45,

“Selain itu perlu segera dipikirkan bagaimana soal kemungkinan dipercepatnya nasionalisasi Free Port, proyek pertambangan/perminyakan asing lainnya, Caltex, Stanvac, Exxon, dst, untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran yang berkeadilan sosial.”tegas Setyoko.

Diakhir penuturannya, Setyoko berharap agar perkara pemberantasan korupsi perlu adanya suatu aturan tentang pembuktian terbalik bagi terduga korupsi, selain itu juga mengenai kinerja dan wewenang KPK dikembalikan seperti sebelum adanya UU KPK hsl revisi 2019 lalu, mslnya ada Dewan Pengawas KPK wajib dihapus keberadaannya, serta juga perlu dihapus Undang-Undang yang cenderung menguntungkan kekuasaan dan juga asing.

“Semua itu bakal menjadi pekerjaan rumah yang harus di hadapi dan diselesaikan oleh siapapun pemenang Pilpres 2024 mendatang.”pungkas Setyoko.

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Muscab PKB Kota Bandung 2026 Lancar, Target 10 Kursi DPRD 2029

Suryana Korwil Jabar

13 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bandung yang di gelar pada Minggu (12/4/2026) berlangsung mulus tanpa gejolak. Forum konsolidasi internal partai ini tak hanya menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, tetapi juga memunculkan arah baru PKB Kota Bandung menghadapi kontestasi politik 2029. Ketua DPC PKB Kota Bandung, Erwin, menegaskan seluruh rangkaian Muscab …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

Diduga Ilegal!!  Penebangan di Sempadan Sungai Kedaleman Rogojampi Disorot.

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAPOS.COM – Aktivitas penebangan pohon di tepi sungai Jalan Abu Hasan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, memicu sorotan tajam. Kegiatan tersebut Diduga kuat melanggar aturan sempadan sungai dan terindikasi berlangsung tanpa izin resmi, Selasa (07/04/2026). Awak media yang turun langsung ke lokasi mendapati sejumlah pekerja tengah melakukan Penebangan dan Pemotongan batang pohon menggunakan mesin …

SE Pemkab Banyuwangi Disorot Tajam : LDKS PIJAR Tantang DPRD Bertindak, Satpol PP Dituding Tumpul!!!

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI, NASIONAL POS.COM – Kebijakan Surat Edaran (SE) Pemkab Banyuwangi Nomor: 00.8.3/442/429.107/2029 yang mengatur jam operasional dan kepatuhan regulasi pelaku usaha kini memantik gelombang kritik keras. Lembaga Diskusi Kajian Sosial (LDKS) Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (PIJAR) mendesak DPRD Banyuwangi tidak setengah hati dalam mengevaluasi kebijakan yang dinilai menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Ketua Umum LDKS …

x
x