Dr, MS. Kaban
Home » Headline » MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law 01 Jun 2026 166

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur.

Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangakaian Msuyawarah KAHMI Rayon Unas (Universitas Nasional) di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2026).

Dalam Seminar Kebangsaan tersebut menghadirkan sejumlah nara sumber, diantaranya Dr. H. MS. Kaban, Prof. (assoc) TB. Massa Djafar, Dr. Marwah Daud Ibrahim dan Lynda K. Wardani, Ph.D yang dipandu moderator Drs. Budi Santoso.

Pernyataan Kaban bernada eufemisme itu saat menjawab pertanyaan peserta seminar tentang apa masalah utama negeri ini sehingga semakin terpuruk dan tertinggal dari negeri lain.

Baca Juga :  Batasi Mahasiswa Baru PTN hingga Juli, Mendiktisaintek Di Sorot DPR RI

Menurut Kaban. sebuah bangsa yang eksis atau bisa memberi warna tergantung pemimpin. “Jadi, yang membangun dan merubah peradaban sebuah bangsa menjadi sukses dan memiliki harga diri itu adalah pemimpinnya. Pertanyaannya, sudahkan Bangsa Indonesia mendapatkan pemimpin yang tepat?,” tutur Kaban.

Kaban menjelaskan, pemimpin yang tampil itu harus memiliki keyakinan atau ideologi sedangkan ideologi itu sendiri bisa dimaknai keimanan.

Selanjutnya, pemimpin itu harus punya ide dan cita-cita untuk melahirkan perubahan.

“Sehingga, keyakinan, keimanan dan gagasan itu tidak boleh terpecah,” jelasnya.

Masalahnya, lanjuta Kaban, bangsa ini lahir ditengah ideologi kebebasan yang sangat luar biasa yang disebut atau dikenal dengan ideologi indifidualisme, liberalisme, kapitalisme. Itulah yang mendominasi kehidupan.

Baca Juga :  Pembentukan Panitia Seleksi Calon Anggota KPID DKI Jakarta Dibahas Komisi A

“Ilustrasinya, kenapa semua yang dimusuhi Allah itu tumbuh subur di Indonesia. Per hari ini, narkotika, judi, LGBT itu semua musuh (Allah) yang mengundang bencana dan semua agama memusuhi itu. Dalam memori saya, di jaman Suharto ada narkotika 7 Kg ditangkap membuat geger, tapi saat ini (nakotika) yang ditangkap jumlahnya berton-ton, itu penyelendupan atau impor? Jumlah aparat di era terdahulu jumlahnya lebih sedikit dibandingkan sekarang, tapi kenapa penyakit masyarakat itu justru tumbuh subur?,” paparnya.

Dengan kondisi bangsa seperti itu, lanjutnya, apakah kita sudah menemukan pemimpin yang tepat?

“(Pemimpin) agak benar ada, hampir benar ada. Tapi, adakah yang tepat dan benar bisa memahami perintah konstitusi? Sementara sekarang konstitusi kita palsu, undang-undang (UUD 45) hasil amandemen diakui banyak cacatnya,” tandas Kaban. (x)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Investasi Masa Depan Jadi Lebih Mudah, Aman, dan Terjangkau, BRI Dorong Nasabah Manfaatkan Fitur Emas di Qita.

- Banyuwangi

30 Agu 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia. Melalui aplikasi super (super apps) Qita, BRI dengan aplikasinya Qita mempermudah nasabah dalam mengelola keuangan serta investasi jangka panjang, salah satunya dengan cara layanan investasi emas digital yang praktis, mudah, aman, dan terjangkau. …

Harapan Warga Nahdliyyin, Muktamar ke-35 NU dan Kesiapan NU Songsong Indonesia Emas 2045

dito

29 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- NU adalah organisasi yg didirikan oleh Para Ulama kharismatik diantara Muassis yg waro adalah Hadrotusy Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, setiap diadakan Muktamar pasti banyak manfaat yg dihasilkan, disamping mengevaluasi masa khidmat 5 th terakhir, membuat Program strategis 5 th kedepan, dan Rekomendasi unt semua yg terkait dengan keumatan,   Sedangkan manfaat utama Muktamar …

Ratusan Buruh FPE KSBSI Gelar Aksi Unras di Kantor Pusat PT. NNI, Tolak PHK Sepihak dan Union Busting

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ratusan orang Massa pekerja/buruh dari Federasi Pertambangan Dan Energi filiasi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI), menggelar aksi demo di Kantor PT. Nadesico Nickel Industry (NNI), di Gedung Noble House, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat , 28/8/2026.   Aksi demo tersebut dilatar belakangi, kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak, yang dilakukan …

Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Rakernas JKPI XII di Ternate

Andi Ledi Lubuk Linggau

28 Agu 2026

NASIONALPOS.COM – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) XII di Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (28/8/2026). Rakernas yang mengusung tema “Penyusunan Kebijakan dan Memperkuat Kolaborasi Dalam Pelestarian Kota Pusaka Secara Berkelanjutan” tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Baca Juga :  …

Blokir Nomor rekening Bank Tidak Bisa Sewenang-wenang, Ada Aturannya, Jika di langgar, Rentan Di gugat

dito

28 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Blokir rekening adalah tindakan pembatasan sementara terhadap akses rekening bank, sehingga kamu tidak bisa melakukan transaksi keluar seperti penarikan, transfer, maupun pembayaran.  Namun, saldo di dalam rekening tetap tercatat dan tidak serta-merta diambil alih oleh pihak berwenang.   Tujuan utama pemblokiran biasanya untuk mencegah aliran dana yang diduga terkait tindak pidana, sengketa perdata, …

Sengketa Tanah 52 Hektar Manggala: Bukti Hanya Fotokopi, Di duga Pemprov-Pemkot Makassar Melanggar Konstitusi dan Hukum Agraria

dito

27 Agu 2026

Nasionalpos.com, Makassar-  Masih terkait dengan Sengketa lahan seluas 52 hektar di Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, A. Darwin R Rangreng SH MH Kuasa hukum pihak pemilik sah, Hj. Magdalena de Munnik, Kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026 di Makassar, ia mengatakan kini perkara tersebut kembali mencuat ke permukaan setelah pihak pemilik sah, Hj. Magdalena …

x
x