Dr, MS. Kaban
Home » Headline » MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law 01 Jun 2026 76

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur.

Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangakaian Msuyawarah KAHMI Rayon Unas (Universitas Nasional) di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (31/5/2026).

Dalam Seminar Kebangsaan tersebut menghadirkan sejumlah nara sumber, diantaranya Dr. H. MS. Kaban, Prof. (assoc) TB. Massa Djafar, Dr. Marwah Daud Ibrahim dan Lynda K. Wardani, Ph.D yang dipandu moderator Drs. Budi Santoso.

Pernyataan Kaban bernada eufemisme itu saat menjawab pertanyaan peserta seminar tentang apa masalah utama negeri ini sehingga semakin terpuruk dan tertinggal dari negeri lain.

Baca Juga :  Kiprah ORARI Daerah Di Penghujung Tahun 2022

Menurut Kaban. sebuah bangsa yang eksis atau bisa memberi warna tergantung pemimpin. “Jadi, yang membangun dan merubah peradaban sebuah bangsa menjadi sukses dan memiliki harga diri itu adalah pemimpinnya. Pertanyaannya, sudahkan Bangsa Indonesia mendapatkan pemimpin yang tepat?,” tutur Kaban.

Kaban menjelaskan, pemimpin yang tampil itu harus memiliki keyakinan atau ideologi sedangkan ideologi itu sendiri bisa dimaknai keimanan.

Selanjutnya, pemimpin itu harus punya ide dan cita-cita untuk melahirkan perubahan.

“Sehingga, keyakinan, keimanan dan gagasan itu tidak boleh terpecah,” jelasnya.

Masalahnya, lanjuta Kaban, bangsa ini lahir ditengah ideologi kebebasan yang sangat luar biasa yang disebut atau dikenal dengan ideologi indifidualisme, liberalisme, kapitalisme. Itulah yang mendominasi kehidupan.

Baca Juga :  Komisi VI Ingatkan BNI Tingkatkan Keamanan Data Transaksi Digital

“Ilustrasinya, kenapa semua yang dimusuhi Allah itu tumbuh subur di Indonesia. Per hari ini, narkotika, judi, LGBT itu semua musuh (Allah) yang mengundang bencana dan semua agama memusuhi itu. Dalam memori saya, di jaman Suharto ada narkotika 7 Kg ditangkap membuat geger, tapi saat ini (nakotika) yang ditangkap jumlahnya berton-ton, itu penyelendupan atau impor? Jumlah aparat di era terdahulu jumlahnya lebih sedikit dibandingkan sekarang, tapi kenapa penyakit masyarakat itu justru tumbuh subur?,” paparnya.

Dengan kondisi bangsa seperti itu, lanjutnya, apakah kita sudah menemukan pemimpin yang tepat?

“(Pemimpin) agak benar ada, hampir benar ada. Tapi, adakah yang tepat dan benar bisa memahami perintah konstitusi? Sementara sekarang konstitusi kita palsu, undang-undang (UUD 45) hasil amandemen diakui banyak cacatnya,” tandas Kaban. (x)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
MBG dan Pesta Babi Kekuasaan

Dhio Justice Law

11 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI)  NasionalPos.com, Jakarta – Program makan bergizi gratis (MBG) awalnya dijual sebagai wajah belas kasih negara. Sebuah janji tentang kepedulian terhadap rakyat kecil, tentang anak-anak yang harus diselamatkan dari lapar dan ketimpangan. Tetapi di tengah munculnya dugaan keterlibatan keluarga sejumlah pejabat tinggi dalam pusaran proyek MBG, publik …

H. Bagus Machdiantoro Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua Umum BBC Periode 2026-2031

Suryana Korwil Jabar

07 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – H. Bagus Machdiantoro kembali dipercaya memimpin organisasi BBC untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam forum pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan yang digelar di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Minggu (7/6/2026). Terpilihnya kembali H. Bagus menjadi momentum penting bagi organisasi yang telah berdiri sejak tahun 1956 tersebut. Dalam wawancara usai …

Di perlukan Langkah cepat, tepat dan Kolaboratif Untuk Tanggulangi Jakarta Darurat Sampah

dito

06 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Jakarta kini berada dalam kondisi darurat sampah dengan produksi harian mencapai lebih dari 9.000 ton, di mana sekitar 7.500 ton di antaranya dibuang ke TPST Bantargebang. Kapasitas penampungan di Bantargebang telah berada di ambang batas kritis, demikian di sampaikan oleh Suryo Susilo Ketua LSM Biru Voice kepada wartawan, Sabtu, 6 Juni 2026 di …

AWI-BCW Datangi Pesona Osing, Minta Kejelasan Status Perizinan

- Banyuwangi

06 Jun 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi, Indra, bersama Ketua Banyuwangi Watch Corruption (BCW), Masruri, menyoroti Dugaan persoalan perizinan yang berkaitan dengan operasional Hotel Pesona Osing di Jalan KH. Ahmad Kholil, dusun Krajan Yosomulyo, Kecamatan Gambiran Banyuwangi. Sorotan tersebut muncul setelah adanya Dugaan bahwa izin yang digunakan hotel tersebut perlu diperjelas, apakah …

LSM Garuda Nasional Desak Kejari Painan Usut Dugaan Pungli PPK Pertanian Pessel Terkait Program OPLAH 2025

Primadoni,SH

06 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Nasional secara resmi melaporkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) PPK Pertanian, Hendro Kurniawan dalam pelaksanaan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar), kepada Kejaksaan Negeri Painan. Laporan tersebut diajukan menyusul munculnya dugaan pemotongan dana bantuan sebesar 15 persen yang diterima …

Mobil Siaga Kelurahan Kampung Melayu Sulit Diakses, Warga Terpaksa Minta Bantuan Ambulans Dompet Dhuafa Banyuwangi

- Banyuwangi

05 Jun 2026

BANYUWANGI, NASIONALPOS.COM – Pelayanan mobil siaga kesehatan atau ambulans di Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah seorang warga mengaku kesulitan mendapatkan kendaraan operasional tersebut saat keluarganya dalam kondisi sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, Minggu (07/06/2026). Peristiwa itu dialami keluarga Astutik, warga Lingkungan Jajang Penatu RT/RW : 02/02, Kelurahan Kampung Melayu Banyuwangi. Saat …

x
x