Home » Headline » Alasan Erick Disorot Usai Dukung Prabowo-Gibran Diungkap Peneliti BRIN

Alasan Erick Disorot Usai Dukung Prabowo-Gibran Diungkap Peneliti BRIN

dito 24 Jan 2024 156

NasionalPos.com, Jakarta- Peneliti senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli membeberkan alasan Menteri BUMN Erick Thohir banyak disorot publik usai mempertegas dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Menurut dia, Erick Thohir disorot karena masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama. Selain itu, Erick juga memiliki nilai tambah dibandingkan menteri atau pejabat lainnya.

“Erick Thohir diramaikan karena dia masih menjabat salah satu banon (badan otonom) di NU, yaitu Ketua Lakpesdam,” tutur Lili kepada awak media di Jakarta, Rabu, 24/1/2024

Menurut dia, kubu pasangan calon nomor urut 1 dan 3 menggunakan pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar NU Kiai Haji Yahya Cholil Staquf bahwa pengurus harus mundur apabila mendukung salah satu pasangan calon sebagai dasar untuk mempertanyakan sikap Erick Thohir.

Baca Juga :  Omzet Puluhan Juta di Jakarta Fair 2022 Diraih PT Food Station Tjipinang Jaya

“Ini tampaknya yang diributkan,” tuturnya.

Selain itu, Lili pun menyebut posisi Erick Thohir sebagai Menteri BUMN menjadi kekhawatiran bagi pasangan calon lain sebab dengan posisi tersebut, Erick berpotensi mampu meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran.

“Sebagai Menteri BUMN, kekhawatiran akan menggunakan sumber daya di BUMN yang tersebar luas dan memiliki pimpinan dan karyawan yang banyak,” ujar dia.

Salah satu contohnya, sambung Lili, kritikan yang bermunculan usai Prabowo Subianto dan Erick menghadiri acara perayaan Natal bersama Kementerian BUMN di Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin, 15 Januari 2024.

“Tentu itu bermuatan politik dan sebagai isyarat atau kode,” ujarnya.

Selain itu, Lili menilai dukungan Erick Thohir kepada Prabowo juga bisa menjadi salah satu alasan di balik rencana mundurnya calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud Md dari jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Baca Juga :  AHY Sambangi Surya Paloh Bahas Peluang Koalisi

“Untuk menunjukkan kepada menteri lain ketika maju harus mundur juga sebagai menteri, jangan tetap menjabat agar tidak terjadi abuse of power (penyalahgunaan kekuasaan),” kata Lili.

Sebelumnya, Erick Thohir muncul di barisan pendukung pasangan calon nomor urut 2 saat debat keempat Pilpres 2024 di Jakarta, Minggu (21/1). Erick berada di barisan belakang saat Gibran beradu visi dan misi bersama dua cawapres lainnya.

Sebelum menyambangi lokasi debat, Erick diketahui sempat mendatangi kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta.

Kepada awak media, Erick menegaskan bahwa kehadirannya di Kertanegara adalah sebagai bentuk dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita memilih pemimpin masa depan yang jelas untuk kita semua,” kata Erick.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Sawah, Kandang dan Laut: Ancaman Nyata bagi Oligarki

Dhio Justice Law

02 Jun 2026

Oleh: Ridwan Umar (Sekjen Garda Bumiputera) NasionalPos.com, Jakarta – Indonesia terlalu lama diajarkan bahwa kekuasaan hanya lahir dari partai politik, parlemen, dan istana. Padahal dalam sejarah bangsa mana pun, kekuasaan sejati selalu berdiri di atas penguasaan ekonomi. Dan hari ini, ekonomi Indonesia terlalu banyak dikuasai segelintir elite. Oligarki tidak selalu tampil dengan wajah menakutkan. Kadang …

Marwah Daud: Saatnya Gerakan Ekonomi Rakyat Rontokkan Oligarki

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan asisten peneliti Unesco dan World Bank, Dr. Marwah Daud Ibrahim menyerukan Rakyat Indonesia untuk bangkit dan melawan oligarki melalui Gerakan Ekonomi Rakyat. Seruan itu dilontarkan Marwah Daud saat menjadi nara sumber Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI …

TB Massa: Indonesia Gagal Bangun Demokrasi

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Prof. (assoc) TB. Massa Djafar menganggap Indonesia telah gagal membangun kehidupan demokrasi. Pernyataan itu disampaikan TB Massa sebagai nara sumber dalam sesi dialog Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi Dinamika Konflik Geopolitik yang digelar dalam rangkaian Musyawarah KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa …

Pancasila bukan untuk slogan, tapi untuk dijalankan

dito

01 Jun 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Proses lahirnya Pancasila tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan melalui adu gagasan yang intens dalam sidang PPKI. Namun, adu gagasan ini diselesaikan setelah dihilangkan kata kata kewajiban menjalankan syariat Islam bagi penganutnya. Suatu kompromi nasional saat itu, yang kemudian pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila yang Sah sebagai ideologi negara adalah …

MS. Kaban: Indonesia Belum Menemukan Pemimpin Yang Tepat

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Mantan Menteri Kehutanan, Dr. MS. Kaban menilai Bangsa Indonesia belum menemukan pemimpin yang tepat. Indikasinya, segala bentuk kejahatan dan yang dibenci Allah SWT semakin tumbuh subur. Hal itu dilontarkan Kaban yang juga dikenal senior KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) dalam Seminar Kebangsaan bertema Mengokohkan Pilar Kebangsaan dan Perdamaian Dunia Dalam Menghadapi …

Rochendi Terpilih Ketua KAHMI Rayon Unas Periode 2026-2030

Dhio Justice Law

01 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Rochendi Suryadinata terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Korps Alummni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rayon Universitas Nasional (Unas) periode 2026-2030 menggantikan Hamka, S.IP, M.si yang menjabat periode 2022-2026. Musyawarah KAHMI Rayon Unas yang digelar di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat pada Minggu (31/5/2026) kali ini bertema Merajut Silaturahim, Meneguhkan Kiprah Menyongsong Kepemimpinan Baru …

x
x