Home » Nasional » daerah » Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Teroris Musuh Kemanusiaan Bukan Pejuang Agama

Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar, Teroris Musuh Kemanusiaan Bukan Pejuang Agama

dito 07 Des 2022 72

NasionalPos.com, Bandung– Seperti diberitakan berbagai media, yang menyebutkan adanya Aksi bom bunuh di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, terjadi Rabu, 7/12/2022, pukul 08.20 WIB, adapun dalam insiden itu, menurut saksi mata, menginformasikan bahwa Pelaku menerobos masuk ke tengah apel pagi untuk melakukan serangan.

Hingga saat ini, diperoleh informasi serangan bom bunuh diri tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal dunia, yakni pelaku bom bunuh diri dan seorang anggota polisi. Sementara, dua anggota polisi lainnya luka-luka.

Menanggapi insiden itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengajak para pelaku serangan terorisme agar menghentikan Aksi Bom Bunuh diri dan juga ideologi kekerasan. Menurutnya, aksi tersebut tak menguntungkan bagi siapapun.

“Hentikan segala ideologi kekerasan. Setop aksi bom bunuh diri. Apa untungnya bagi kita? Nggak ada, yang ada cuma merugikan semua,” tegas Moeldoko kepada awak media , Rabu (7/12/2022) di Jakarta

Moeldoko pun mengecam keras tindakan terorisme yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu pagi. Ia menegaskan, serangan bom bunuh diri  hanya mencederai nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  Apresiasi Peran PKK dan Dasawisma, Pj Gubernur Heru Hadiri Temu Kader PKK 2023

“Ini aktivitas yang merugikan. Bayangkan jika pelaku dan korbannya adalah keluarga kita,” kata Moeldoko.

Moeldoko menilai, peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar menyadarkan semua pihak bahwa ideologi yang berlandaskan kekerasan tidak bermanfaat, baik untuk perjuangan ideologi maupun bagi kehidupan masyarakat.

Moeldoko juga meminta semua pihak untuk melihat dan memaknai peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar sebagai kejadian yang tidak berguna dan hanya membawa kerugian bagi semua masyarakat.

Ia menilai, kejadian itu bukan sekedar aksi kekerasan tapi juga peristiwa kemanusiaan. “Kita perlu memperkuat modal sosial, keguyuban dan gotong royong sebagai peringatan dini untuk melihat lingkungan sekitar kita,” ujarnya.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta semua pihak untuk lebih waspada pascaledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Rabu 7/12/2022 pagi. Dia menyebut, teroris merupakan musuh bersama dan bukan pejuang agama apapun.

“Teroris itu adalah musuh kemanusiaan. Bukan pejuang agama apapun teroris itu. Itu adalah musuh kemanusiaan, musuh bersama, musuh semua penganut agama, itu teroris,” kata Mahfud di Bandung, Rabu sore.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonif 645/GTY Terima Penyerahan Senpi Rakitan dari Warga Perbatasan Berkat Komsos

Oleh sebab itu, Mahfud mengajak agar seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Sebab, jelas dia, jaringan teroris nyatanya masih ada hingga saat ini walaupun jumlahnya sudah mengalami penurunan.

“Ternyata jaringan teroris itu ya masih ada meskipun sebenarnya secara kuantitatif sudah jauh menurun sejak tahun 2018 sampai sekarang, itu sudah jarang-jarang terjadinya, sekali-kali terjadi. Tetapi, masih ada. Buktinya hari ini,” ujar dia.

Selain itu, Mahfud juga meminta pengertian masyarakat jika aparat keamanan melakukan penangkapan terhadap jaringan teroris. Dia mengimbau agar tindakan tegas ini tidak diartikan sebagai bentuk kesewenang-wenangan.

“Karena terkadang kan ada yang nyinyir. Kalau kita tangkap teroris dianggap sewenang-wenang. Tapi kalau tidak tangkap lalu dibilang bodoh, dibilang lalai, Oleh sebab itu, mari kerja sama. Saling pengertian menjaga negara ini. Kita melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya preventif, antisipatif, bahkan preemtif, kita kerja sama. Karena ini negara kita bersama,” tegas Mahfud.

 

 

 

 

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

FKPPI Kota Bandung Gelar Halal Bihalal dan Pererat Silaturahmi

Suryana Korwil Jabar

16 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos.com – Pengurus Cabang Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Kota Bandung menggelar kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi. Yang berlangsung di Aula Citra Bhakti Kodim 0618/Kota Bandung, Kamis (16/04/2026). Kegiatan tersebut di hadiri oleh Walikota Bandung, Komandan Kodim (Dandim) 0618/Kota Bandung beserta jajaran, Komandan Lanud Husein Sastranegara …

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta

Dewi Apriatin

16 Apr 2026

Plaza Haji Al Qosbah Hadirkan Sensasi Manasik Haji, Umrah, dan Naik Unta Kota Bandung// Destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung. Plaza Haji Al Qosbah yang baru dibuka pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Idulfitri lalu, kini mulai menarik perhatian masyarakat sebagai tempat manasik umrah yang terbuka untuk umum. General …

PSB Gelar Halal Bihalal Akbar, Perkuat Solidaritas Antaranggota di Bandung

Suryana Korwil Jabar

12 Apr 2026

Bandung, NasionalPos.com – Paguyuban Seaman Bikers (PSB) menggelar kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Akbar bersama anggota serta komunitas pecinta otomotif, Minggu (12/4/2026). Acara berlangsung meriah di Mercury Hotels Bandung City Center, Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung. Kegiatan ini di hadiri oleh Wakil Ketua Umum PSB Aditya beserta jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

x
x