Home » Headline » Soal Dugaan Keterlibatan Jhonny G Plate di Kasus Korupsi BTS, FPM- NTT : Sudah Ada Pengakuan Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka Terhadapnya??

Soal Dugaan Keterlibatan Jhonny G Plate di Kasus Korupsi BTS, FPM- NTT : Sudah Ada Pengakuan Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka Terhadapnya??

dito 15 Mei 2023 194

NasionalPos.com, Jakarta– Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi BTS Kominfo itu, Johnny G Plate sudah 2 kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu. Johnny G Plate yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem pertama kali diperiksa sebagai saksi oleh Kejagung dalam kasus itu pada 14 Februari 2023.

Sementara pemeriksaan kedua sebagai saksi digelar pada 15 Maret 2023, namun sampai sekarang, nggak ada kabar berita kelanjutan dari pemeriksaan terhadap Jhonny G Plate, demikian dikatakan Alex Pakur juru bicara Forum Persaudaraan Masyarakat NTT kepada awak media,Senin, 15 Mei 2023 di Jakarta.

“Padahal pihak Jampidsus sudah janji abis libur Hari Raya Idul Fitri 1444H bakal ada gelar perkara yang bisa merubah status hukum Jhonny G Plate, dari saksi menjadi tersangka, tapi nyatanya sampai sekarang mana? Ini kan aneh.”ungkap Alex Pakur.

Selain itu, lanjut Alex Pakur, sudah ada temuan sebagai alat bukti bahwa Johnny Plate diduga pernah meminta dana operasional Rp 500 juta per bulan kepada Direktur Utama Bakti Anang Achmad Latif, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Gunungapi Marapi Kembali Meletus, Bandara BIM Ditutup Sementara

Berdasarkan dokumen pemeriksaan, permintaan tersebut disampaikan Menteri Johnny Plate saat Anang menemuinya di ruang kerja Plate, di lantai tujuh Gedung Kementerian Kominfo, sekitar Januari dan Februari 2021,

Serta juga adanya pengakuan dari penyidik bahwa Jhonny G Plate sebagai pengguna anggaran (PA) perencanaan proyek BTS BAKTI, yang bersangkutan diduga memanipulasi pertanggungjawaban kemajuan proyek BAKTI, sehingga 100 persen dana bisa dicairkan lebih dulu.

“Menurut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 21/PUU-XII/2014 tanggal 28 April 2015, dimana dalam putusan tersebut dijelaskan bahwa penetapan tersangka harus berdasarkan (1) minimal 2 (dua) alat bukti, dalam perkara dugaan korupsi Tower BTS Kominfo, sudah ada 2 alat bukti yang mestinya bisa menjerat Jhonny G Plate menjadi tersangka,”tukas Alex

Persoalannya sekarang, sambung Alex, mengamati kondisi tersebut, pihaknya mencium adanya indikasi upaya permainan politik, tawar-menawar politik oleh pihak yang tidak menghendaki Jhonny G Plate menjadi pesakitan dalam perkara kasus tower BTS gate yang merugikan negara trilyunan rupiah,

Baca Juga :  Antusias Masayarakat 11 Desa MTQ Tingkat Kecamatan Parung panjang dan Santunan Yatim

Karena itu, pihaknya mendesak ke Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja Kejaksaan Agung, agar segera memanggil Jampidsus untuk meminta klarifikasi terhadap penanganan dugaan keterlibatan Jhonny G Plate, yang sudah ada pengakuan tapi belum ada penetapan tersangka terhadap yang bersangkutan.

“Kami paham ini tahun politik, tentunya ada dugaan tawar-menawar politik dalam penanganan kasus ini, ya, kalau tidak ada intervensi politik, segera tuntaskan donk, sudah ada pengakuan, mestinya ada penetapan sebagai tersangka terhadap yang bersangkutan (Jhonny G Plate), jangan ciderai rasa keadilan masyarakat dengan tawar-menawar politik, ayo Kejaksaan Agung, jangan ciderai rasa kepercayaan masyarakat terhadap korps Adyaksa dengan intervensi politik yang membuat yang bersangkutan tidak tersentuh hukum.”pungkas Alex.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
ASKLIGI dan Keprihatinan Kesehatan Gigi Indonesia

dito

02 Mei 2026

NasionalPos.com, Jakarta – ASKLIGI (Asosiasi Klinik dan Laboratorium Gigi Indonesia) dalam program prioritasnya mengupayakan turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi yang memprihatinkan. Data Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan menunjukkan, pada 2025 dari sekitar 36 juta orang yang diperiksa ternyata masalah terbanyak adalah penyakit gigi. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 ternyata 56,9% …

AWI DPC Banyuwangi Resmi Terbentuk, Mohamad Saiful Rizal : Momentum Perkuat Peran Pers

- Banyuwangi

02 Mei 2026

Banyuwangi, Nasionalpos.com – Pembentukan Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) DPC Banyuwangi menjadi momentum penting dalam memperkuat peran pers di tingkat daerah. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya menaungi para jurnalis, tetapi juga menjaga marwah profesi kewartawanan agar tetap independen, profesional, dan berpihak pada kebenaran. Aktivis masyarakat sipil sekaligus pegiat politik Banyuwangi, Mohamad …

Pemerintah Percepat Penertiban 4.046 Perlintasan Sebidang di Seluruh Indonesia

ardi

01 Mei 2026

Jakarta,NasionalPos – Pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban menyeluruh perlintasan sebidang di seluruh Indonesia guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mempercepat penertiban perlintasan sebidang dengan skala prioritas. “Sebagaimana …

Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Tragedi Little Aresha Yogyakarta, Catatan Penting Bagi Orang Tua, Masyarakat dan Pemerintah

dito

29 Apr 2026

Di tulis dan di sampaikan oleh Waspada,S. Ag, MM Dosen PG PAUD UNUSIA & Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor. Tragedi memilukan yang dilakukan oleh pengelola Daycare dan pekerjanya seperti di Daycare Little Aresha Yogjakarta, sesungguhnya bukan yang pertama kali. Sebelumnya telah terjadi hal serupa dibeberapa daerah, akan tetapi hal tersebut tidak membuat jera oleh oknum pengelola …

x
x