Home » Headline » Soal Dugaan Keterlibatan Jhonny G Plate di Kasus Korupsi BTS, FPM- NTT : Sudah Ada Pengakuan Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka Terhadapnya??

Soal Dugaan Keterlibatan Jhonny G Plate di Kasus Korupsi BTS, FPM- NTT : Sudah Ada Pengakuan Kenapa Tidak Ada Penetapan Tersangka Terhadapnya??

dito 15 Mei 2023 228

NasionalPos.com, Jakarta– Diketahui, dalam kasus dugaan korupsi BTS Kominfo itu, Johnny G Plate sudah 2 kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu. Johnny G Plate yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem pertama kali diperiksa sebagai saksi oleh Kejagung dalam kasus itu pada 14 Februari 2023.

Sementara pemeriksaan kedua sebagai saksi digelar pada 15 Maret 2023, namun sampai sekarang, nggak ada kabar berita kelanjutan dari pemeriksaan terhadap Jhonny G Plate, demikian dikatakan Alex Pakur juru bicara Forum Persaudaraan Masyarakat NTT kepada awak media,Senin, 15 Mei 2023 di Jakarta.

“Padahal pihak Jampidsus sudah janji abis libur Hari Raya Idul Fitri 1444H bakal ada gelar perkara yang bisa merubah status hukum Jhonny G Plate, dari saksi menjadi tersangka, tapi nyatanya sampai sekarang mana? Ini kan aneh.”ungkap Alex Pakur.

Selain itu, lanjut Alex Pakur, sudah ada temuan sebagai alat bukti bahwa Johnny Plate diduga pernah meminta dana operasional Rp 500 juta per bulan kepada Direktur Utama Bakti Anang Achmad Latif, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga :  Dispora DKI Jakarta Menegaskan Tidak Akan Ambil Alih Gedung KNPI

Berdasarkan dokumen pemeriksaan, permintaan tersebut disampaikan Menteri Johnny Plate saat Anang menemuinya di ruang kerja Plate, di lantai tujuh Gedung Kementerian Kominfo, sekitar Januari dan Februari 2021,

Serta juga adanya pengakuan dari penyidik bahwa Jhonny G Plate sebagai pengguna anggaran (PA) perencanaan proyek BTS BAKTI, yang bersangkutan diduga memanipulasi pertanggungjawaban kemajuan proyek BAKTI, sehingga 100 persen dana bisa dicairkan lebih dulu.

“Menurut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 21/PUU-XII/2014 tanggal 28 April 2015, dimana dalam putusan tersebut dijelaskan bahwa penetapan tersangka harus berdasarkan (1) minimal 2 (dua) alat bukti, dalam perkara dugaan korupsi Tower BTS Kominfo, sudah ada 2 alat bukti yang mestinya bisa menjerat Jhonny G Plate menjadi tersangka,”tukas Alex

Persoalannya sekarang, sambung Alex, mengamati kondisi tersebut, pihaknya mencium adanya indikasi upaya permainan politik, tawar-menawar politik oleh pihak yang tidak menghendaki Jhonny G Plate menjadi pesakitan dalam perkara kasus tower BTS gate yang merugikan negara trilyunan rupiah,

Baca Juga :  Bamsoet Tegaskan FKPPI Benteng Ideologi dan Kedaulatan Bangsa

Karena itu, pihaknya mendesak ke Komisi III DPR RI sebagai mitra kerja Kejaksaan Agung, agar segera memanggil Jampidsus untuk meminta klarifikasi terhadap penanganan dugaan keterlibatan Jhonny G Plate, yang sudah ada pengakuan tapi belum ada penetapan tersangka terhadap yang bersangkutan.

“Kami paham ini tahun politik, tentunya ada dugaan tawar-menawar politik dalam penanganan kasus ini, ya, kalau tidak ada intervensi politik, segera tuntaskan donk, sudah ada pengakuan, mestinya ada penetapan sebagai tersangka terhadap yang bersangkutan (Jhonny G Plate), jangan ciderai rasa keadilan masyarakat dengan tawar-menawar politik, ayo Kejaksaan Agung, jangan ciderai rasa kepercayaan masyarakat terhadap korps Adyaksa dengan intervensi politik yang membuat yang bersangkutan tidak tersentuh hukum.”pungkas Alex.

 

 

 

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Polda Jabar Fokus Ungkap Fakta Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan

Suryana Korwil Jabar

25 Jun 2026

Bandung, NasionalPos.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana penyekapan dan penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh seorang berinisial TH. Untuk mengungkap kasus tersebut secara komprehensif, Polda Jabar telah membentuk satuan tugas (Satgas) gabungan yang melibatkan sejumlah direktorat terkait. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra …

Dapur MBG beserta Aktivitasnya di Pulogebang Permai, Resah kan Warga, Warga Tuntut Tutup

dito

24 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Meski dapur MBG di komplek Pulogebang Permai RT 01/RW 12 Kelurahan Pulogebang dalam tahap persiapan operasi namun pada realitas nya di duga justru menimbulkan keresahan masyarakat dilingkungan komplek tersebut .   Adapun keresahan itu muncul antara dari soal Amdal yang dicurigai akan berdampak kepada masyarakat sekitarnya, baik masalah Bau, maupun masalah sanitasi, serta …

Poros Rawamangun Peringatkan Sudin Dishub Jakarta Timur, agar Bijaksana Dalam Lakukan Penertiban

dito

20 Jun 2026

NationalPos.com, Jakarta- Peristiwa pengemudi ojek online (ojol) yang memohon-mohon hingga menangis histeris karena motornya diangkut petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudin Dishub) Jakarta Timur terjadi di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Kendaraan tersebut ditindak karena kedapatan parkir di atas trotoar yang melanggar aturan dan memicu kemacetan. Setelah video yang menayangkan Kejadian tersebut viral, hingga menuai respon simpatik …

KM Fortune Melimpah Disita, Nasib 1 Nahkoda dan 36 ABK Jadi Sorotan

- Banyuwangi

20 Jun 2026

Jakarta, Nasionalpos.com – Tim Kuasa Hukum PT Fortun Berkah Samudra menyampaikan keprihatinan atas penanganan perkara yang saat ini sedang berlangsung terhadap KM. FORTUNE MELIMPAH 99 GT 258. Perkara tersebut tidak hanya berdampak terhadap perusahaan sebagai pemilik kapal, tetapi juga berdampak langsung terhadap 1 (satu) orang nahkoda dan 36 (tiga puluh enam) Anak Buah Kapal (ABK) …

Klarifikasi Dugaan Pungli, SMAN 3 Painan Tegaskan Dana Orang Tua Merupakan Sumbangan Berdasarkan Kesepakatan Bersama

Primadoni,SH

19 Jun 2026

Pessel, Nasionalpos.com — Mencuatnya dugaan pungutan liar (pungli) di SMA Negeri (SMAN) 3 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), pihak sekolah bersama Komite Sekolah dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Sumatera Barat (Sumbar) memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Mereka menegaskan bahwa dana yang selama ini dibayarkan oleh orang tua siswa bukanlah pungutan liar, melainkan sumbangan yang …

Ketum PP- PPM Paramita: PPM Siap sebagai solusi Ketahanan Nasional di bawah naungan Bacadnas

dito

19 Jun 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP-PPM), Patriani Paramita Mulia, SH., LL.M, beserta jajaran dan rombongan diterima dengan sangat baik oleh Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Letjen TNI Gabriel Lema beserta seluruh pimpinan Bacadnas pada Kamis, 18 Juni 2026 di Markas Besar Badan Cadangan Nasional di Jakarta.   Pada kegiatan ini, Letjen …

x
x