Home » Nasional » Bamsoet Tegaskan FKPPI Benteng Ideologi dan Kedaulatan Bangsa

Bamsoet Tegaskan FKPPI Benteng Ideologi dan Kedaulatan Bangsa

Dame.T 12 Feb 2022 158

NasionalPos,com,Jakarta – Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) sekaligus Kepala Badan Bela Negara FKPPI Bambang Soesatyo menegaskan, organisasi FKPPI sangat solid dibawah kepemimpinan Ketua Umum Pontjo Sutowo. Tidak terpecah dalam dualisme. Sebagaimana disampaikan Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo, menjelang pelantikan pengurus FKPPI 2021-2026, FKPPI memiliki empat program prioritas. Terdiri dari konsolidasi emosional, konsolidasi organisasi, konsolidasi kaderisasi dan konsolidasi wawasan.

“Keempatnya dibutuhkan dalam melanjutkan pembangunan FKPPI yang bersatu dan berdaulat, sekaligus meningkatkan perjuangan dalam mengamalkan dan mempertahankan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Kesemuanya itu merupakan bagian tidak terpisahkan dari Empat Pilar MPR RI,” ujar Bamsoet dalam rapat Badan Pengurus Harian Terbatas FKPPI, secara virtual di Jakarta, Sabtu (12/2/22).

Turut hadir pengurus FKPPI, antara lain Ketua Umum Pontjo Sutowo, Sekjen Anna. R Legawati, Bendahara Umum Fary Francis, para Wakil Ketua Umum antara lain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Indra Bambang Utoyo, Dudhie Makmun Murod dan Wakil Ketua Dewan Pakar Mayjen TNI (purn) I Dewa Putu Rai.

Baca Juga :  Eksepsi eks Kepala Balai KA Kasus Korupsi Besitang-Langsa Di Tolak Majelis Hakim

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menuturkan konsolidasi emosional dibutuhkan untuk membangun ikatan emosional yang kuat di antara para anggota FKPPI. Konsolidasi organisasi untuk menata pola hubungan FKPPI dengan Pembina dari jajaran TNI dan Polri. Karenanya dalam waktu dekat, sesuai hasil pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa minggu lalu sebagai orang tua dari FKPPI, mereka siap menerima kunjungan audiensi dari keluarga besar FKPPI.

“Konsolidasi kaderisasi dibutuhkan untuk memperluas cakupan keanggotaan FKPPI agar bisa mengajak lebih banyak lagi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri bergabung dalam keluarga besar FKPPI. Sedangkan konsolidasi wawasan, antara lain dibutuhkan untuk meningkatkan peran anggota FKPPI sebagai agen perekat ikatan kebangsaan yang senantiasa menjaga kedaulatan negara agar tetap tegak berdiri tegak sampai kapanpun,” kata Bamsoet.

Baca Juga :  Hadi Tjahjanto Janji Selesaikan Masalah Sertifikat Tanah, Beathor : Selamat Datang di Sarang Ular

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Keamanan dan Pertahanan KADIN Indonesia ini menjelaskan FKPPI akan memasifkan program bela negara yang tidak hanya dilakukan di tingkat pusat. Melainkan juga dilakukan di setiap daerah. Salah satunya membangun kerjasama dengan Kementerian Pertahanan agar anggota FKPPI bisa terlibat dalam pembentukan Komponen Cadangan Tahun 2022 yang ditargetkan mencapai 2.500 personel.

“Selain berkontribusi terhadap penjaga ideologi dan kedaulatan bangsa, FKPPI juga akan memasifkan kontribusi di bidang perekonomian. Seperti yang sudah dilakukan FKPPI Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan Ketua yang juga menjabat Bupati Muna, Rusman Emba, dan Ketua Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI) FKPPI Sulawesi Tenggara Rusmin Abdul Gani, yang aktif menggerakan anggota FKPPI Sulawesi Tenggara sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” pungkas Bamsoet. (*)

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Negara di Era Perang Narasi; Polarisasi Agama: Retak yang Dipelihara (3 – End)

Dhio Justice Law

29 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Polarisasi tidak selalu terjadi dengan sendirinya. Sering kali, ia dibentuk—lalu dipelihara. Dalam lanskap politik kontemporer, konflik jarang lahir dari ruang hampa. Ia dirancang melalui narasi, diperkuat oleh repetisi, lalu dilegitimasi oleh emosi kolektif. Di titik inilah agama menjadi variabel yang paling sensitif sekaligus …

Lomba Baca Puisi Tingkat SD dan Talk show Sastra Di Gelar Jaker Kudus

dito

29 Apr 2026

NasionalPos.com, Kudus- Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) Kabupaten Kudus menggelar diskusi/talkshow sastra bertajuk “Sastra Untuk Negeri” dalam rangka memperingati Bulan Puisi 2026, Sabtu (25/4/2026), di Sidji Coffee, Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kudus.   Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini mengangkat Tema Sastra (Puisi) Untuk Negeri Sub tema “Menemukan Makna Dalam Setiap Karya”   Serta …

Negara di Era Perang Narasi: Disinformasi: Senjata Tak Kasat Mata Yang Melumpuhkan (2)

Dhio Justice Law

28 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia – LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Perang modern tidak selalu dimulai dengan serangan fisik. Ia sering kali dimulai dari sesuatu yang tampak sepele: informasi yang dipelintir. Di era digital, peluru pertama bukanlah rudal—melainkan narasi. Dan yang ditembak bukan tubuh, tetapi persepsi. Disinformasi bekerja tanpa suara, tanpa jejak yang kasat …

DPD Partai Hanura Jabar Gelar Musda 2026 di Bandung

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026 di Hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan No. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat Partai Hanura, Ketua DPD …

Partai Hanura Gelar Musda 2026 di Bandung, Fokus pada Regenerasi Kepemimpinan

Suryana Korwil Jabar

28 Apr 2026

Kota Bandung, NasionalPos – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2026. Yang berlangsung di sebuah hotel Horizon, Jalan Lingkar Selatan, no. 121, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan lima tahunan ini di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., perwakilan pengurus pusat …

Negara di Era Perang Narasi: Negara Kalah karena Kehilangan Narasi (1)

Dhio Justice Law

26 Apr 2026

Oleh: Ridwan Umar (Direktur Lentera Keadilan Indonesia- LAKI)   NasionalPos. Com, Jakarta – Negara jarang runtuh karena kekurangan kekuatan. Ia runtuh ketika kehilangan kendali atas makna. Hari ini, kekuasaan tidak lagi semata ditentukan oleh siapa yang menguasai wilayah, sumber daya, atau aparat keamanan. Kekuasaan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu mengendalikan persepsi publik—siapa yang dipercaya, …

x
x