Uji Coba Rudal, Korut Beralibi Untuk Pertahanan Diri dari Ancaman AS

- Editor

Sabtu, 8 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NasionalPos.com, PYONGYANG –Diperoleh informasi dikutip dari  Korea Central News Agency (KCNA), yang menyebutkan bahwa pemerintah yang dipimpin Kim Jong-un, telah melakukan uji coba rudal tidak membahayakan keselamatan negara dan wilayah negara tetangganya, namun uji coba rudalnya untuk pertahanan diri terhadap ancaman militer langsung Amerika Serikat (AS hal itu diucapkan pada hari Sabtu (8/10/2022) mengatakan).

Saat ini, Menurut hasl pantauan KCNA, Korut telah melakukan enam peluncuran rudal dalam 12 hari pada pekan ini saja. Peluncuran itu termasuk meluncurkan rudal jarak menengah di atas udara Jepang pada Selasa lalu.

Baca Juga :   Soal Anggota TNI Mendatangi Polrestabes Medan,Dandim 0204/DS Angkat Bicara.

“Uji coba rudal kami adalah tindakan pertahanan diri yang normal dan terencana untuk melindungi keamanan negara kami dan perdamaian regional dari ancaman langsung militer AS,” kata media pemerintah Korea Central News Agency (KCNA), Sabtu, 8/10/2022

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KCNA mengatakan, uji coba rudal tidak menimbulkan ancaman atau bahaya apapun terhadap keselamatan penerbangan sipil serta keselamatan negara dan wilayah tetangga. Uji coba dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan penerbangan sipil terlebih dahulu.

“Pesan itu sebagai tanggapan terhadap Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional yang mengutuk peluncuran rudal Korea Utara karena menimbulkan risiko keselamatan yang serius bagi penerbangan sipil internasional,” kata KCNA.

Baca Juga :   Soal Penyebab Kematian Ajudan Pribadi Kapolda Kaltara, Pihak Keluarga Desak Kepolisian Agar Transparan

Kementerian Pertahanan Korut memperhatikan dengan tegas perkembangan situasi saat ini, yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini merujuk mengenai latihan AS-Korea Selatan yang melibatkan kapal induk AS bertenaga nuklir USS Ronald Reagan.

AS dan Korea Selatan mengadakan latihan maritim bersama pada Jumat, sehari setelah Seoul mengerahkan jet tempur sebagai reaksi atas latihan pengeboman Korut. AS juga mengumumkan sanksi baru pada Jumat sebagai tanggapan atas peluncuran rudal terbaru Korut. (*Red/KCNA)

 

Loading

Berita Terkait

Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Kumpulkan 749.298 Dukungan untuk Maju di Pilgub Jakarta
Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Dasar Seni Alat Musik Angklung di TK Pir IV Papua
Ganjar: Perlu Ada Ruang “Check and balances” di pemerintahan
Wacana Penambahan Kementerian Harus Ubah Regulasi
Satgas Yonif 122/TS Menjadi Gadik Dan Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Generasi Muda di Papua
Kapolri Disarankan oleh Akademisi, Agar Evaluasi Anggota Polri Pada Tugas Pengawalan
Ketua DPRD Ingin BUMD Daerah Khusus Jakarta Ambil Posisi di Investment Summit Amerika 2024

Berita Terkait

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:30 WIB

Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Kumpulkan 749.298 Dukungan untuk Maju di Pilgub Jakarta

Senin, 13 Mei 2024 - 11:21 WIB

Satgas Yonif 122/TS Ajarkan Dasar Seni Alat Musik Angklung di TK Pir IV Papua

Minggu, 12 Mei 2024 - 18:06 WIB

Jumat, 10 Mei 2024 - 19:28 WIB

Ganjar: Perlu Ada Ruang “Check and balances” di pemerintahan

Rabu, 8 Mei 2024 - 10:15 WIB

Wacana Penambahan Kementerian Harus Ubah Regulasi

Selasa, 7 Mei 2024 - 11:13 WIB

Satgas Yonif 122/TS Menjadi Gadik Dan Berikan Materi Wawasan Kebangsaan Kepada Generasi Muda di Papua

Rabu, 1 Mei 2024 - 19:33 WIB

Kapolri Disarankan oleh Akademisi, Agar Evaluasi Anggota Polri Pada Tugas Pengawalan

Selasa, 30 April 2024 - 19:33 WIB

Ketua DPRD Ingin BUMD Daerah Khusus Jakarta Ambil Posisi di Investment Summit Amerika 2024

Berita Terbaru