Home » Headline » Bahas Kebebasan Berpendapat Di Era Digital, Komisi I Dukung Implementasi HAM Dalam Pemilu 2024

Bahas Kebebasan Berpendapat Di Era Digital, Komisi I Dukung Implementasi HAM Dalam Pemilu 2024

dito 30 Mei 2023 160

NasionalPos.com, Jakarta- Komisi I DPR RI menerima kunjungan para perwakilan parlemen yang tergabung dalam ASEAN Parliamentarians for Human Rights (APHR). Membahas kebebasan berpendapat (freedom of speech) dalam dunia digital, Indonesia termasuk DPR berupaya menjunjung tinggi implementasi perlindungan hak asasi manusia (HAM), terutama jelang Pemilihan Umum 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi usai memimpin diskusi ‘Fact-Finding Mission on Internet Freedoms’ dengan para perwakilan parlemen APHR di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2023). Ia juga menambahkan Komisi I DPR turut mendukung terciptanya pemilu seperti yang tercantum dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Saat ini, Indonesia sudah sangat akomodatif dan juga tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia sesuai dengan konstitusi kita, jadi tadi dari diskusi sekiranya dapat menetapkan bahwa Indonesia sebagai negara yang sangat menjunjung tinggi HAM dalam spektrum digitalnya,” ucap Bobby kepada wartawan.

Baca Juga :  Kemenko Polhukam Dorong Wujudkan Pelayanan Publik Digital Terintegrasi

Terbukti, DPR melalui Alat Kelengkapan Dewan (AKD) telah memperbaharui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan mengusahakan Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP).

Sebab itu, ia berharap dukungan setiap elemen pemerintah untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Kami memastikan bahwa instrumen negara yang dibawah koordinasi kami (Komisi I DPR) yaitu BSSM, BIN, Kemenhan, Kominfo, dan Kementerian Luar Negeri  sudah siap untuk melaksanakan pesta demokrasi kita tahun 2024 dengan prinsip luber (langsung, bebas, dan rahasia) dan jurdil (jujur dan adil),” tandas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.

Sebagai informasi, selama diskusi berlangsung, Bobby turut didampingi oleh Anggota Komisi I DPR Junico BP Siahaan dan Anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan. Selain terdapat tiga perwakilan parlemen dari APHR yang turut hadir. Di antaranya, Anggota Parlemen dari Malaysia Yuneswaran Ramaraj, Anggota Parlemen dari Filipina Sarah Jane Elago, dan Anggota Parlemen dari Timor Leste Elvina Sousa Carvalho.

Baca Juga :  Pemprov DKI Raih Penghargaan Terbaik dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Selaras, masing-masing perwakilan delegasi menyatakan dukungan untuk terciptanya partisipasi publik agar masyarakat dalam sistem demokrasi merasa nyaman dalam mengekspresikan pandangan diri. Sehingga, dialog bermakna terwujud untuk masa depan negara yang lebih baik.

“Indonesia adalah salah satu negara demokratis dan menghormati hak asasi manusia di Asia Tenggara. Mempertimbangkan Indonesia sebagai Ketua ASEAN, maka Indonesia harus menjadi contoh dengan tidak mundur dalam memajukan demokrasi selama tiga dekade terakhir ini,” pungkas Anggota Parlemen dari Filipina Sarah Jane Elago itu.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x