Home » Headline » Penanaman 1.000 Bibit Pohon Untuk Mitigasi Pascalongsor Cihanjuang

Penanaman 1.000 Bibit Pohon Untuk Mitigasi Pascalongsor Cihanjuang

dito 10 Jul 2023 191

NasionalPos.com, Jakarta- BNPB bersama BPBD Kabupaten Sumedang kembali melakukan penanaman 1.000 bibit pohon di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Provinsi Jawa Barat, Minggu (9/7). Kegiatan ini sebagai upaya mitigasi pascalongsor yang terjadi pada awal Januari 2021 lalu.

Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial, Ekonomi dan Sumber Daya Alam BNPB Eny Supartini menyampaikan penanaman bibit pohon ini merupakan fase rehabilitasi dan upaya pencegahan bencana tanah longsor ke depan. Eny menambahkan, acara pada hari Minggu (9/7) kemaren, merupakan rangkaian kegiatan budaya sadar bencana yang malam sebelumnya diselenggarakan di Alun-alun Sumedang.

“Ini semua merupakan bagian dari upaya pengurangan risiko bencana,” ujar Eny di hadapan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, perwakilan Komisi VIII DPR RI, Forkopimda Sumedang dan relawan.

Baca Juga :  Semangat Masyarakat Peduli Lingkungan Dapat Apresiasi dari Gubernur Pramono Anung

Eny mengajak semua pihak untuk belajar dari bencana tanah longsor Desa Cihanjuang. Saat itu, peristiwa longsor mengakibatkan 40 warga dan petugas meninggal dunia. Belajar dari kejadian tersebut, BNPB meminta masyarakat untuk menghijaukan wilayah Cihanjuang.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman di hadapan para relawan. Herman meminta semua pihak untuk peduli dengan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Sumedang mengucapkan terima kasih atas dukungan BNPB dalam penanaman bibit pohon di wilayahnya yang rawan tanah longsor.

Sementara itu, perwakilan Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menyampaikan pesan, manusia hidup di dunia ini harus melakukan atau menjalin hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam.

Baca Juga :  Aktivis Hukum & HAM Menilai RUU KUHAP Berpotensi Melanggar HAM

“Siapa yang menanam ia akan memanen hasilnya,” tambahnya.

Penanaman simbolis bibit pohon dipusatkan di sebidang tanah depan SMA Negeri 1 Cimanggung dan sekitar mesjid An-nur-Bojong Kondang. Sebelumnya BNPB telah menanam 2.000 bibit pohon dan rumput vetiver pada 2021 lalu sebagai upaya rehabilitasi lahan sekaligus upaya pencegahan dan mitigasi bahaya tanah longsor.

Kegiatan penanaman pohon tersebut melibatkan perwakilan organisasi relawan, di antaranya Tagana, PMI, Pramuka, serta murid-murid SMAN Cimanggung dan Komunitas Desa Cihanjuang.

BNPB turut mengundang unsur-unsur terkait Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Forum PRB Sumedang, serta pejabat tinggi pratama di lingkungan BNPB. Kali ini bibit pohon yang ditanam antara lain alpukat, nangka, cempedak dan cempaka kencana.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Di tengah di gelar nya Aksi 27 Agustus 2026, Botok Cs Berkesempatan Audiensi Dengan Pimpinan DPR RI Di Sidang Paripurna

dito

27 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Dari pantauan di lapangan di informasikan, massa aksi, sudah berdatangan ke depan gedung DPR RI sejak Pukul 08.30 WIB, massa yang datang nampak dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, serta dari kelompok masyarakat lainnya baik dari dalam Kota Jakarta maupun dari sekitar Bodetabek dan dari luar Bodetabek,   Sementara itu, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati …

Sekda Lubuk Linggau Hadiri Simposium Internasional Rakernas JKPI XII

Andi Ledi Lubuk Linggau

27 Agu 2026

Nasionalpos.com-Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau, H Trisko Defriyansa, menghadiri Simposium Internasional bertema “Pulau-Pulau Penghasil Rempah”, Kamis (27/8/2026), di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Kota Ternate. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakerna) JKPI XII yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Baca Juga :  Polda NTB Imbau Masyarakat Waspada Dampak Cuaca EkstrimSimposium diikuti kepala …

Saat RUU Perampasan Aset Jadi Ancaman Ekosistem Kekuasaan

Dhio Justice Law

26 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI)   NasionalPos.com, Jakarta – Mengapa RUU Perampasan Aset tak kunjung disahkan? Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena persoalan hukumnya rumit. DPR harus berhati-hati. Ada kekhawatiran penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak milik, pembuktian terbalik, hingga mekanisme perampasan aset tanpa putusan pidana. Terdengar semua alasan itu masuk akal. Tetapi …

Meneladani Akhlak Rosulullah SAW Sebagai Qudwah Berbangsa dan Bernegara

dito

25 Agu 2026

Nasionalpos.com, Jakarta- Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan penuh cinta dan penghormatan.     Momen ini dikenal sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW, yang tidak hanya menjadi perayaan sejarah kelahiran manusia agung, tetapi juga momentum untuk merenungi nilai-nilai kehidupan yang beliau ajarkan, demikian di sampaikan oleh Dr KH Yusuf Aman …

Kabinet Gagal, Reshuffle Menjadi Keharusan

Dhio Justice Law

24 Agu 2026

Oleh: Ridwan Umar Direktur Lentera Keadilan Indonesia (LAKI) NasionalPos.com, Jakarta – Seiring perjalanan, masalah besar dan sulit diabaikan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto: semangat perubahan yang dijanjikan belum sepenuhnya tercermin dalam kinerja kabinetnya. Publik mencatat, Prabowo datang dengan agenda besar  pemberantasan korupsi, kedaulatan ekonomi, efisiensi, penguasaan sumber daya alam, dan keberpihakan kepada rakyat. Namun visi …

Ojol jadi UMKM, ganti Istilah bukan Ganti nasib, Perpres no 27 tahun 2026 Rentan Di gugat Di batalkan

dito

23 Agu 2026

NasionalPos.com, Jakarta- Ojol bakal resmi menyandang status UMKM. Pemerintah bilang ini kabar baik. Tapi coba tanya: apa yang benar-benar berubah buat pengemudi di jalan?     Selama bertahun-tahun, status ojol ada di zona abu-abu, bukan buruh, bukan juga pengusaha. Sekarang lewat Perpres 27/2026, status itu “diselesaikan.” Jutaan pengemudi otomatis jadi pelaku usaha mikro. Tanpa daftar. …

x
x