Home » Headline » Petani Semarang Sebut Biosaka Bikin Cepat Panen

Petani Semarang Sebut Biosaka Bikin Cepat Panen

dito 27 Jul 2023 74

NasionalPos.com, Semarang – Kelompok Tani (Poktan) Ayem Tenang Semarang menyebutkan bahwa penggunaan larutan Biosaka yang dibuat sendiri sebagai ramuan penyubur tanaman membuat masa panen menjadi lebih cepat.

“Panen lebih cepet. Kalau tidak pakai biosaka kurang lebih tiga bulan, pakai biosaka 50 hari sudah siap panen,” kata anggota Poktan Ayem Tenang Jaimin, di Semarang, Kamis 27/7/2023.

Hal itu disampaikannya di sela kunjungan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk panen perdana padi berbiosaka yang ditanam Poktan Ayem Tenang di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Semarang.

Biosaka adalah gagasan dari Muhamad Anshar, petani asal Blitar, berupa ramuan larutan yang diramu dari minimal lima jenis tanaman seukuran satu genggaman tangan yang diperas dengan air.

Air hasil perasan ramuan dedaunan itulah yang dinamakan biosaka yang berperan sebagai elisitor yang dapat meningkatkan produktivitas tanaman, sekaligus perlindungan berbasis ekologi.

Baca Juga :  Jaringan Pengedar Narkoba Terjaring Lagi Oleh Satgas Pamtas RI-Mly Yonarmed 16/TK

“Biosaka itu saya tahu dari dinas (Dinas Pertanian), terus saya terapkan. Itu dari awal benih sampai panen, penyemprotannya tujuh kali. Pertumbuhannya jadi lebih bagus,” katanya.

Untuk kapasitas produksi padi yang berbiosaka itu, Jaimin belum bisa menyebutkan karena baru saja dipanen dan masih dilakukan perhitungan, tetapi jika dilihat dari masa panen sudah terlihat bedanya.

“Kalau dilihat masa panen yang berbiosaka sama yang tidak kan terlihat jauh ya bedanya. Saya gunakan biosaka 14 mililiter untuk dicampur dengan air satu tangki, 15 liter,” pungkasnya.

Ketua Poktan Ayem Tenang Zaenal Arifin mengakui bahwa manfaat biosaka sangat besar, yakni membuat tanaman lebih subur, sekaligus terhindar dari berbagai penyakit, terutama wereng. “Pemupukannya sangat hemat. Dengan biosaka bentuk tanaman sudah subur dan kokoh, nggak perlu dipupuk lagi. Kecuali, pertumbuhan agak kurang, baru dipupuk,” katanya.

Baca Juga :  Bazar Murah Bagi Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI

Untuk bahan yang digunakan, para petani Poktan Ayem Tenang biasa menggunakan tanaman yang ada di sekitar, seperti berbagai jenis rumput segar untuk diramu menjadi cairan.

“Daerah (pertanian) sini harus menggunakan rumput di daerah sini, tidak bisa dari daerah lain. Karena suplemen yang diserap tanaman bukan dari wilayahnya nggak bisa maksimal,” katanya.

Zaenal menyebutkan kapasitas produksi gabah kering di Poktan Ayem Tenang rata-rata 6 ton per hektare, tetapi untuk panen berbiosaka itu masih dalam penghitungan karena panen masih berjalan.

“Belum ditimbang, baru sampel tadi. Beberapa hari lagi baru bisa. Poktan ini beranggotakan 30 petani dengan luasan areal pertanian 20 hektare. Kalau pertanian satu Kelurahan Tambangan total 50 ha,” ujarnya.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
Dewas KPK Diminta Selidiki dan Klarifikasi Tudingan Terhadap Faisal Assegaf

Dhio Justice Law

18 Apr 2026

NasionalPos.com, Jakarta – Barang bukti disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diserahkan aktivis Faisal Assegaf terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Jendral Bea Cukai terus menuai polemik. Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas) Jakarta, Assoc. Prof, TB Massa Djafar mengungkapkan kekawatirannya terhadap KPK yang dicurigai publik telah diintervensi kekuatan politik untuk membungkam kelompok sipil …

Sorotan Publik Terhadap Sultan Madura, H.Her

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

NASIONALPOS.com | PAMEKASAN – Nama Khairul Umam atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Haji Her, pemilik dari Bawang Mas Group, kini menjadi sorotan publik usai dirinya diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada April 2026. Pemeriksaan ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik, terutama karena yang bersangkutan selama ini dikenal getol memperjuangkan terbentuknya …

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Perkuat Seluruh Pos Keamanan serta Rest Area di PT Freeport Indonesia

Kabiro Madura, Bambang Riyadi, S.H

17 Apr 2026

  NASIONALPOS.com | Papua – Pascaserangan mendadak dan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, TNI bahkan menyiagakan kendaraan tempur taktis, salah satunya panser Anoa Pindad, di sejumlah titik PT Freeport Indonesia. Dengan mengenakan senjata lengkap, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyambangi Rest Area Mile 50 PT Freeport …

Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka

Dewi Apriatin

11 Apr 2026

*Dua Tahun Tanpa Keadilan: Skandal Mandeknya Kasus Pengeroyokan Jurnalis Ivan Afriandi di Polres Majalengka*   Majalengka – Sebuah potret buram penegakan hukum kembali tersaji di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ivan Afriandi, seorang jurnalis dari media Jurnal Investigasi, hingga kini (11 April 2026) masih terkatung-katung dalam ketidakpastian hukum. Lebih dari dua tahun sejak laporan resmi dilayangkan …

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Dewi Apriatin

10 Apr 2026

Boyolali — Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma DH.SH. menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 dan Musyawarah Nasional Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (Munas SWI) 2026. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari panitia penyelenggara di Kantor DPRD Boyolali, pada kamis (09/04/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Boyolali menyambut baik agenda …

Hampir Setahun Jalan di Tempat, Laporan Dhofir di Banyuwangi Disorot Publik

- Banyuwangi

07 Apr 2026

BANYUWANGI,  NASIONALPOS.COM – Mandeknya Penegakkan hukum kembali mencuat. Kali ini datang dari penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik dan ancaman melalui media sosial yang dilaporkan oleh Dhofir, pemilik akun TikTok Pasopati Jatim. Hampir satu tahun berjalan, laporan tersebut disebut tak kunjung bergerak signifikan. Dalam keterangannya kepada awak media, Dhofir secara blak-blakan menilai kinerja penyidik Subdit …

x
x